Resesi Global Bisa Buat Bitcoin Diminati

0
63
Banyak ekonom dari seluruh dunia telah memperkirakan jika resesi global bisa terjadi tahun depan. Jika prediksi ini tepat maka semua mata uang kripto akan diminati dan mendapatkan permintaan yang lebih tinggi.

Laporan menyebutkan, analis di dealer utama cryptocurrency, SFOX mengatakan bahwa penurunan ekonomi di seluruh dunia bisa menjadi pemicu peningkatan permintaan Bitcoin diseluruh pasar.

Soalnya, harga pergerakan mata uang digial umumnya tidak terkait dengan pasar tradisional (stabil seperti Tether menjadi pengecualian) dan investor dapat memindahkan nilai ke dalam kelas aset untuk melindungi nilai jika pasar saham jatuh. Satu-satunya efek samping dari ini adalah cryptocurrency akan menjadi lebih stabil.

“ Mengingat kurangnya korelasi kripto dengan pasar saham, resesi dapat mendorong lebih banyak permintaan dan akibatnya volatilitas di sektor kripto meningkat terutama dalam kasus BTC,” tulis laporan tersebut.

Pengaruh resesi global terhadap cryptocurrency dianggap independen terhadap mereka yang menggerakan pasar tradisional. Beberapa pergerakan harga besar yang terjadi tahun lalu terutama dipicu oleh peristiwa yang secara langsung memengaruhi sektor ini. Kesaksian dari CFTC dan SEC di Komite Perbankan Senat pada awal Februari menyebabkan reaksi $200 miliar di pasar.

Meskipun begitu, tidak satupun dari peristiwa ini yang memiliki dampak nyata di pasar saham atau ruang kripto. Baik pasar saham dan ruang kripto tetap tidak berkolerasi.

Walaupun investor memiliki portofolio yang baik untuk kripto ataupun mata uang tradisonal, penilaian akan dilakukan berdasarkan pada hal-hal berbeda.

Baca juga : Survei: 40% Milenial Melirik Crypto Ketika Resesi

Hanya Menunggu Waktu Bitcoin untuk Diminati

Pasar saham telah mengalami kenaikan selama hampir sepuluh tahun, tetapi banyak juga yang berpikir bahwa itu menunjukan tanda-tanda melambat dan melakukan pembalikan.

Beberapa perusahaan besar seperti Facebook, Amazon, Apple, Google dan Netflix sama-sama menyaksikan triliunan dolar terhapus dari total kolektif mereka pada kuartal terakhir di tahun 2018.

Lawrence Summers (ekonom Amerika dan mantan Menteri Keuangan Amerika Serikat) telah memberikan beberapa tanda peringatan yang jelas untuk penurunan ekonomi.

” Ekonomi global lebih mungkin untuk menderita penurunan dua tahun ke depan,” ujarnya dilansir dari Cryptodaily.

Resesi Global ini bisa jadi keuntungan bagi aset kripto terutama Bitcoin lebih diminati dibandingkan saham yang rawan akan kemerosotan. Soalnya, aset kripto tidak terlalu terpengaruh dengan pergerakan mata uang tradisional yang sejauh ini masih digunakan oleh saham.

Sumber