3 Hal Dasar Yang Perlu di Pahami Dalam Membaca Grafik

0
146

Pedoman dasar membaca chart harus dipahami betul oleh setiap trader. Apa yang kita bayangkan ketika melihat sebuah chart trading? Jika melihatnya sekilas, kira-kira informasi apa yang bisa kita peroleh di dalamnya? Di sinilah kemampuan kita untuk membaca chart diuji.

Kemampuan membaca chart adalah kemampuan dasar bagi seorang trader. Sangat jarang ada trader yang bertrading hanya dengan melihat deretan angka dalam bentuk tabel. Dengan adanya chart, seorang trader akan lebih mudah melihat pola pergerakan harga yang terjadi.

Sebelum membahas mengenai pedoman dasar membaca chart, kita perlu memahami terlebih dahulu jenis Aset yang tersedia dalam trading Kripto. Kebanyakan di Indonesia Jenis Aset Dipasangkan dengan mata uang Rupiah, contohnya adalah BTC/IDR Di sini, Bitcoin melambangkan Base Asset dan IDR merupakan Quote Currency. Apabila pada chart terdapat pair BTC/IDR misalnya 135.000.000, berarti 1 BTC saat itu adalah seharga 135.000.000 IDR. Lantas, apa saja pedoman dasar membaca chart yang perlu kita pahami? Simak selengkapnya berikut ini.

1. Ketahui Trend Yang Sedang Berlangsung

Pedoman dasar membaca chart pertama adalah mengetahui trend yang sedang berlangsung. Umpamakan ketika kita melakukan pembelian sebuah aset. Berarti untuk mendapatkan profit dari transaksi tersebut, tentu saja kita mengharapkan chart untuk naik, bukan? Dengan kata lain, trend yang bisa menguntungkan adalah uptrend/bullish.

Uptrend ditandai dengan nilai Base Asset yang menguat terhadap Quote Currency. Apabila kita membeli BTC/IDR, berarti kita mengharapkan BTC akan menguat terhadap Rupiah. Pastikan sebelum melakukan pembelian, kita telah mengidentifikasi uptrend tersebut melalui analisa fundamental atau analisa teknikal.

Apabila menggunakan analisis fundamental, pastikan seberapa besar pengaruh news terhadap penguatan atau pelemahan nilai mata uang yang bersangkutan. Jika menggunakan analisa teknikal, gunakan indikator bawaan dari platform trading untuk mengidentifikasi penguatan atau pelemahan pair yang dipilih. Contoh indikator yang bisa kita pakai yaitu Moving Average, Relative Strength Index, Oscillator, maupun indikator kustom lainnya.

2. Perhatikan Time Frame Yang Digunakan

Pengamatan terhadap pergerakan suatu Aset juga dipengaruhi oleh Time Frame yang kita pakai. Time frame merupakan kurun waktu tertentu yang ditentukan sebagai masa pengamatan pergerakan harga. Satuan time frame yang bisa dipilih antara lain: 1 Menit (M1), 5 Menit (M5), 15 Menit (M15), 30 Menit (M30), 1 Jam (H1), 4 Jam (H4), 1 Hari (D1), 1 Minggu (W1), dan 1 Bulan (MN). Perlu diketahui bahwa masing-masing time frame

3. Sesuaikan Chart Dengan Waktu Lokal Anda

Pedoman dasar membaca chart ini merupakan hal yang sangat penting bagi penganut News Trading. Seorang News Trader akan memperjualbelikan Aset di pasar finansial berdasarkan peluang trading yang muncul di sekitar perilisan suatu berita. Oleh karena itu, pastikan waktu yang tercantum pada chart sudah sesuai dengan waktu yang berlaku di wilayah Kita.

Kesimpulan

Itulah beberapa pedoman dasar membaca chart yang perlu kita pahami dalam trading Aset Kripto. Untuk tahap selanjutnya, silahkan pasang indikator yang sesuai dengan selera untuk memperoleh informasi tambahan dari chart yang dikelola.