Apakah Bear Market Sudah Mulai Masuk? Bitcoin Menjebol Pertahanan di 8000 USD

0
42

Minggu ini, minggu kedua Maret 2020, harga bitcoin turun jauh dan akhirnya menyentuh support mingguan yang terbentuk saat ada “rally” di awal tahun 2020 lalu: yaitu area 7800-an USD.

AKANKAH HARGA BITCOIN KEMBALI NAIK?

Untuk menjawab pertanyaan itu, ada baiknya kita flashback dulu ke tahun 2019, lihat apa yang terjadi di sana, dan refleksikan pada pergerakan harga bitcoin kali ini.

Jika kita lihat, sejak pertengahan 2019 harga Bitcoin membentuk pola “falling wedge”

(Gambar 2: Ilustrasi Falling Wedge)

Idealnya, jika harga berhasil “breakout” dari pola ini, Bitcoin bisa saja menyentuh 12000-an USD. Namun pada kenyataanya, harga bahkan tidak mencapai 11000 dan sekarang turun ke bawah 8000 USD.

Mengapa bisa demikian?

ANATOMI SEBUAH BREAKOUT

Pada dasarnya, sebuah breakout bisa terjadi dengan 3 kemungkinan:

1. Breakout dan langsung menuju target, dan
2. Breakout, retest, menuju target
3. Breakout dan kembali tanpa menyentuh target

Gambar 3: 3 jenir skenario breakout:

Skenario 1 (hitam)
Skenario 2 (biru)
Skenario 3 (merah)

Apa yang dilakukan oleh harga bitcoin adalah perilaku yang wajar. Bictoin gagal melakukan tipe breakout nomor 1, dan itu hal yang normal mengingat breakout tipe 1 adalah hal yang sangat ideal dan di area 10000-10500 USD adalah resistance yang kuat

LALU AKANKAH BITCOIN BISA NAIK LAGI?

Melihat ekonomi dunia yang sedang penuh gonjang-ganjing, rasanya cukup wajar melihat pergerakan semua aset di dunia finansial seperti ini.

Secara teknikal, masih ada area yang belum dites ulang setelah breakout terjadi, yaitu 7500-7700 di zona biru (gambar). Selain itu, zona di bawahnya seperi 6500 (garis hitam), bahkan 6000 banyak disebut sebagai zona harga yang harus disentuh dulu oleh bitcoin sebelum bisa naik ke atas 10000 lagi.

Gambar 4: Beberapa area support yang kemungkinan akan “dikunjungi” oleh bitcoin sebelum bisa naik lagi

APAKAH SUDAH SAATNYA BELI BITCOIN?

Sebagai investor yang bijak, alangkah baiknya jika mempertimbangkan jangka panjang. Pasar aset crypto memang sangat volatile dibandingkan misalkan dengan saham. Pergerakan harga secara tiba-tiba bisa membuat mental investor atau trader kalah mental dan melepas posisinya dalam keadaan rugi. Namun jika dilihat di jangka panjang, dalam waktu 2-3 tahun ke depan, masa depan Bitcoin dan aset crypto lainya masih sangat cerah dan kemungkinan naik dan menghasilkan ROI yang besar masih ada, asalkan para investor kuat “menahan” goncangan harga yang setiap hari terjadi di pasar aset crypto