Connect with us

Blockchain

Yuk, Simak Perbedaan Reksa Dana dan Crypto Sebelum Investasi!

Published

on

Kini sangat mudah menemui berbagai instrumen investasi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan tiap investor. Beberapa dari kita pasti sudah tak asing dengan investasi reksa dana, atau yang tengah banter terdengar saat ini yaitu investasi crypto. Tentunya kedua instrumen investasi ini sama-sama menawarkan cuan untuk para investornya. Namun, jika berbicara ketidaksamaannya, apa saja sih yang menjadi perbedaan antara reksa dana dan crypto? Nah, agar lebih jelas, yuk, simak artikel ini!

Kenalan dengan Investasi Reksa Dana

Instrumen investasi reksa dana memang sudah jauh ada sebelum crypto atau aset crypto hadir. Di Indonesia sendiri, reksa dana dikenal sejak tahun 1995 dan berkembang pesat di tahun 1996. 

Reksa dana adalah produk investasi berbentuk kumpulan dana yang kemudian dikelola sebagai modal investasi untuk diinvestasikan ke dalam berbagai jenis produk keuangan seperti saham, obligasi, serta instrumen investasi lainnya. Nah, nantinya dana tersebut dikelola oleh manajer investasi yang dipilih oleh nasabah sendiri. 

Kenalan dengan Investasi Crypto

Investasi aset crypto sendiri diperkenalkan pertama kali di dunia yakni pada tahun 2009. Aset crypto ini lahir dari canggihnya teknologi. Bagaimana tidak? Aset crypto adalah mata uang digital yang berjalan di sistemnya sendiri yang disebut kriptografi. Dengan begitu, aset crypto hampir tidak mungkin bisa dipalsukan. 

Walaupun aset crypto bisa dibilang lebih muda dibanding instrumen investasi lainnya, ia sudah mampu menarik perhatian investor baru, terutama millennials. Hal ini terjadi bukan tanpa alasan. Ketika pandemi COVID-19 berlangsung di awal tahun 2020, harga salah satu aset crypto yakni bitcoin mampu stabil, bahkan cenderung naik, padahal di instrumen investasi lainnya meluncur drastis. Dengan begitu, mereka percaya bahwa aset crypto juga merupakan salah satu instrumen investasi yang safe haven.

Perbedaan Reksa Dana dan Crypto

Setelah berkenalan dengan kedua instrumen investasi tersebut, berikut kami hadirkan perbedaan reksa dana dan crypto yang bisa Anda ketahui:

  • Instrumen 

Jika dilihat berdasarkan instrumennya, jelas keduanya memiliki perbedaan. Terdapat beberapa instrumen investasi pada reksa dana, seperti: deposito berjangka, sertifikat deposito, sertifikat Bank Indonesia (SBI), dan Sertifikat Berharga Pasar Uang (SBPU). Sedangkan pada aset crypto, Anda bisa menemui berbagai pilihan instrumen investasi seperti bitcoin, ethereum, litecoin, dogecoin dan masih banyak lagi. 

  • Pihak yang Mengelola 

Seperti yang sudah disebutkan di atas, reksa dana dikelola oleh manajer investasi terpilih. Nah, manajer investasi ini adalah sebuah manajemen atau lembaga profesional yang tugasnya mengelola kegiatan investasi Anda. Nantinya, sebelum Anda memulai investasi, manajer investasi akan membuat prospektus, yang didalamnya akan dijelaskan berbagai hal penting seperti kebijakan investasi, maupun legalitas dari pihak-pihak tertentu (seperti bank, kustodian, akuntan, dan kantor hukum).

Sedangkan pada aset crypto, semua keputusan dalam mengelola investasi ada di tangan investor sepenuhnya. Semua aktivitas jual beli aset dilakukan pada sebuah platform bernama exchange. Penyimpanan aset crypto sendiri pun dilakukan di wallet yang disediakan oleh exchange, sehingga dari proses pendaftaran hingga transaksi jual beli semua kendali ada di tangan Anda. 

  • Waktu Transaksi 

Reksa dana memiliki waktu transaksi yang terbatas karena mengikuti jam dan hari Bursa Efek Indonesia (BEI), yakni di hari Senin sampai Jumat. Untuk waktu pemesanan, pembelian, maupun penjualan dibatasi oleh waktu yang sudah ditentukan atau istilahnya cut off time. Cut off time untuk transaksinya sendiri adalah sampai dengan pukul 13.00 WIB setiap hari bursa. 

Berbeda dengan reksa dana, pada aset crypto, waktu transaksi yang ada sangatlah fleksibel. Anda bisa melakukan transaksi jual beli selama 24 jam di setiap harinya tanpa memandang hari libur. 

Kini Anda sudah tak perlu bingung lagi dengan perbedaan reksa dana dan crypto. Bagi Anda yang sudah memutuskan untuk berinvestasi aset crypto, yuk daftarkan diri Anda di Tokocrypto! Kunjungi www.tokocrypto.com segera untuk belajar, jual, beli, dan investasi aset crypto dengan mudah dan aman!

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Blockchain

Game Shiba Eternity Bikin Harga SHIB Naik, Bakal Rilis di Indonesia

Published

on

Ilustrasi game Shiba Eternity. Sumber: Twitter @ShytoshiKusama.

Gamers Indonesia kemungkinan besar akan mendapatkan pengalaman permainan video game baru dalam waktu dekat. Pasalnya, Shytoshi Kusama, pengembang utama token kripto, Shiba Inu, telah mengungkapkan bahwa game mereka yang telah lama ditunggu-tunggu Shiba Eternity, bakal sambangi Indonesia.

Dikutip The Crypto Basic, game Shiba Eternity sudah mulai tersedia untuk pengujian awal di Vietnam. Pengembang game tersebut mengungkapkan bahwa pengguna iOS yang tinggal di Vietnam dapat mengunduh game di iPhone mereka.

Menurut tweet yang dibagikan oleh Kusama, Vietnam hanya akan diperlihatkan fitur terbatas dari game, dengan rencana untuk segera meluncurkan lebih banyak fitur di masa depan dalam waktu dekat.

“Vietnam! Game Shiba Eternity sekarang tersedia untuk pengujian di negara Anda di iOS. Cari Shiba Eternity. Ini adalah pengujian awal dan lebih banyak fitur akan dirilis di versi selanjutnya. Selamat bereksperimen,” kata Kusama.

Baca juga: Dampak Positif Metaverse dalam Keseharianmu!

Shiba Eternity Mungkin Segera Diluncurkan di Indonesia

Kusama tidak menyatakan kapan orang Vietnam yang menggunakan Android akan memiliki akses untuk menguji Shiba Eternity.

Pengumuman pengujian itu terjadi kurang dari sebulan setelah Kusama menggoda warga Vietnam tentang suguhan khusus yang akan datang untuk para pendukung SHIB yang berbasis di negara itu.

Sementara itu, Kusama juga mengisyaratkan bahwa Indonesia mungkin menjadi negara berikutnya di mana Shiba Eternity akan diluncurkan.

Ilustrasi game Shiba Eternity. Sumber: Twitter @ShytoshiKusama.
Ilustrasi game Shiba Eternity. Sumber: Twitter @ShytoshiKusama.

Baca juga: Bahaya! Ini Alasan Kenapa Autentikasi SMS Bisa Bikin Akun Kripto Bobol

Apa Itu Game Shiba Eternity?

Shiba Eternity adalah Shiba Inu collectible card game (SHIB CCG). Game ini telah dikembangkan selama beberapa bulan. Pengembang game populer Australia PlaySide Studios akan membangun game tersebut.

Shiba Eternity tampaknya merupakan game pertempuran berbasis kartu online, mirip dengan game blockchain seperti Axie Infinity, tetapi akan dirilis di ponsel sebelum akhirnya ada di blockchain, menurut Kusama.

Bulan lalu, Kusama mengungkapkan dalam obrolan Discord yang bocor bahwa game tersebut akan sangat strategis. Selanjutnya, Gossip Shib membagikan video yang menunjukkan seperti apa game itu nantinya.

Menariknya, kabar pengujian game Shiba Eternity membuat harga token Shiba Inu, yang diperdagangkan sebagai SHIB, naik sampai 25% dalam 24 jam terakhir, membantunya menyalip Avalanche untuk menjadi kripto paling berharga ke-12 di dunia dengan kapitalisasi pasar US$ 9 miliar.

Continue Reading

Blockchain

Dampak Positif Metaverse dalam Keseharianmu!

Published

on

Ilustrasi metaverse.

Penulis: Angelia Wiradi

Metaverse kini tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat luas, baik dalam forum online maupun offline. Metaverse tidak hanya hadir untuk melengkapi Web3 saja, namun juga memiliki dampak positif buat keseharian kamu! 

Sebelum masuk ke dampak positif yang perlu kamu ketahui tentang dunia virtual ini, kita pahami dulu yuk, apa itu metaverse!

Menurut para ahli, metaverse adalah gerbang yang membawa masyarakat atau pengguna internet untuk merasakan berbagai pengalaman virtual atau digital. Jeffry Budiman, Group Chief Innovation Officer & Co-Founder WIR Group, menjelaskan pengertian dari metaverse adalah sebuah ruang virtual yang dapat digunakan bersama, ada dunia baru di mana para pengguna direpresentasikan melalui avatar untuk melakukan aktivitas, berinteraksi layaknya di dunia nyata. 

Berikut adalah beberapa dampak positif dari metaverse yang bisa dinikmati masyarakat di kehidupan sehari-hari: 

Perluas Relasi 

Di masa seperti ini, relasi sangat diperlukan baik untuk bisnis atau untuk sekedar menambah pertemanan secara online. Jika masih belum bisa bertemu secara fisik, pertemuan online adalah pilihan terbaik untuk memperluas relasi mu. 

Di metaverse, kamu bisa bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang baru dari belahan dunia manapun. Pertemuan virtual akan merasa lebih seru dan nyaman, karena menggunakan avatar yang ingin disukai dengan berbagai karakter. 

Peluang Hasilkan Cuan 

Media sosial saat ini sudah sangat berhasil untuk membantu menciptakan banyak sekali peluang bisnis dan cuan bagi para penggunanya, seperti Instagram dan Tiktok. Para kreator menemukan tempat bagi mereka untuk menyalurkan kreativitas, di samping mengembangkan bisnisnya. 

Dampak Positif Metaverse dalam Keseharianmu!
Dampak Positif Metaverse dalam Keseharianmu!

Baca juga: Regulasi Baru Bappebti Dorong Tingkat Keamanan Investor Kripto

Metaverse akan memberikan peluang yang lebih besar lagi bagi para kreator konten. Metaverse sangat memungkinkan untuk menjadi lahan lapangan pekerjaan yang besar dan beragam.

Untuk skala yang lebih besar, seperti Samsung yang berkolaborasi dengan platform avatar 3D Naver Zepeto meluncurkan MetaverseMy House’ (pameran teknologi tahunan) yang tembus 4 juta visitor selama kurang dari satu bulan. Adidas, Nike, dan HSBC juga mulai memasuki metaverse sebagai ladang baru memperluas bisnis mereka. 

Tingkatkan Produktivitas

Sejak pandemi berlangsung, semua kegiatan yang biasanya dilakukan offline harus bergeser ke online, terutama pekerjaan. Ternyata setelah di jalankan selama kurang lebih dua tahun masa pandemi, banyak orang merasa bekerja secara online membuat mereka lebih produktif dan lebih praktis. 

Metaverse memberikan pengalaman tersebut bagi para penggunanya, kegiatan bisa menjadi lebih atraktif, interaktif dan meningkatkan semangat juga kreativitas para pengguna. Selain bekerja, kegiatan belajar pun di dunia metaverse akan lebih engaging dan menarik karena banyak hal yang dapat dilihat lebih jelas dan terasa nyata. 

Baca juga: Bahaya! Ini Alasan Kenapa Autentikasi SMS Bisa Bikin Akun Kripto Bobol

Shopping NFT

Buat kamu yang suka shopping dan bosen dengan platform belanja yang sudah pernah kamu pakai, metaverse bisa menjadi salah satu opsi platform belanja online kamu loh! Di metaverse, kamu bisa membeli karya seni, pakaian, sepatu dan lain sebagainya dalam bentuk NFT, jadi kepemilikanmu juga terjamin. 

Karena metaverse merupakan salah satu bentuk adopsi blockchain, jadi sangat erat kaitannya dengan kripto yang merupakan alat transaksi yang akan kamu gunakan di dalam metaverse

Itu adalah beberapa dampak positif dari metaverse. Selama konsep dunia virtual ini terus berkembang, tidak menutup kemungkinan kegiatan yang biasanya kita lakukan di dunia nyata bergeser ke metaverse dan semakin banyak dampak positif yang dihasilkan. Tertarik untuk memulai kegiatan mu di metaverse

Continue Reading

Blockchain

Industri Kripto dan Blockchain Tetap Jadi Incaran Venture Capital

Published

on

Ilustrasi venture capital.

Industri aset kripto dan blockchain masih menjadi fokus utama para investor modal ventura atau Venture capital (VC), meski market sedang lesu. Bitcoin turun hampir 70% dari level tertingginya pada akhir tahun 2021, ketika VC menarik kembali investasi di sektor lain, aktivitasnya di startup kripto dan blockchain tetap sibuk seperti biasanya.

Menurut Dove Metrics, ada 160 investasi publik oleh VC kripto bulan Juli lalu dengan total pendanaan yang diraih mencapai US$ 1,91 miliar. JP Morgan mencatat sejauh ini pada tahun 2022, investasi VC di industri kripto dan blockchain telah mencapai US$ 18,3 miliar. Itu hampir tiga kali lipat jumlah yang diinvestasikan pada tahun 2020.

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO), Teguh Kurniawan Harmanda, mengatakan walau market aset kripto tengah bearish, minat pemodal untuk mendanai startup atau proyek blockchain masih tinggi. Menurutnya, saat ini adalah waktu yang tepat untuk menentukan startup atau proyek kredibel dan memiliki fundamental yang kuat untuk diinvestasikan.

Crypto winter tidak menumpulkan selera investasi venture capital. Saya melihat modal tersedia dan bisa digunakan untuk investasi di startup kripto atau blockchain lainnya. Namun, beberapa VC kini lebih selektif untuk menentukan startup atau proyek mana yang akan mereka danai,” kata pria yang akrab disapa Manda.

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda.
Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: Bukan Saham, Ahli Ungkap Karakter Bitcoin Kini Mirip Obligasi dan Emas

Investor Bakal Kalibrasi ulang fokus

Menurut Manda, saat ini VC akan semakin fokus untuk melakukan due diligence yang ketat dalam membuat keputusan menggelontorkan dana mereka. Perubahan perilaku VC ini sedikit berpengaruh melihat kondisi market dan risiko ekosistem kripto dan blockchain yang masih pada masa tahap awal perkembangan.

Pergeseran fokus ini berbeda pada bulan dan tahun sebelumnya, fakta bahwa satu atau lebih dana VC telah diinvestasikan dalam sebuah startup atau proyek yang biasanya cukup melihat perkembangan dari lonjakan nilai token kripto dalam ekosistemnya. Namun, saat ini tidak menjalankan metode seperti itu lagi.

“Saat ini VC harus lebih berhati-hati dalam melakukan pendanaan ke startup atau proyek kripto maupun blockchain. Banyak dari mereka telah melihat nilai investasi dan reputasi bisa anjlok, karena proyek yang mereka promosikan secara aktif mengalami kegagalan, seperti kasus Terra yang menghantam seluruh industri kripto,” jelasnya.

Ilustrasi startup. Foto: Pixabay.
Ilustrasi startup. Foto: Pixabay.

Baca juga: BlackRock Mantap Masuk ke Market Kripto Incar Investor Kaya

Banyak Institusi Masuk Industri Kripto dan Blockchain

Tidak hanya VC, perusahaan besar atau institusi lainnya juga mulai mantap memasuki industri kripto dan blockchain. Terbaru BlackRock yang kini siap memberikan klien investor institusionalnya mereka akses ke investasi aset kripto.

Di Indonesia sendiri, sudah ada beberapa perusahaan besar yang sedang menjajaki pengembangan bisnis dengan memanfaatkan teknologi blockchain yang memiliki keunggulan transparansi, kecepatan transfer data, tingkat keamanan yang tinggi dan interoperabilitas.

“Saat ini ada beberapa perusahaan besar dari berbagai sektor, mulai industri hiburan, media hingga perbankan di Indonesia yang bersama kami melakukan pendekatan kerja sama untuk meningkatkan bisnis mereka melalui pemanfaatan blockchain. Jadi, meski market kripto secara khusus sedang lesu, teknologi backbone-nya, yaitu blockchain masih menjanjikan untuk jangka panjang. Ini seperti revolusi internet di tahun 1990-an lalu,” pungkas Manda.

Continue Reading

Popular