Altcoin News
3 Altcoin yang Patut Dipantau pada Pekan Pertama Juli
Tim Research Tokocrypto menganalisa DEXE kini sedang mencoba menutup candle mingguan di atas resistance sekitar US$24.
Memasuki pekan pertama Juli, ETHGas (GWEI), Velvet (VELVET), dan DeXe (DEXE) menjadi tiga altcoin yang menarik perhatian pasar.
Ketiganya mencatat kenaikan kuat dalam beberapa hari terakhir. GWEI naik sekitar 50% dalam 24 jam, VELVET menguat sekitar 275% dalam tujuh hari, sementara DEXE naik hampir 40%.
Pergerakan ini menunjukkan bahwa meski pasar crypto masih penuh volatilitas, beberapa altcoin tetap mampu membentuk momentum teknikal yang kuat.
Daftar Isi
Setup Teknikal Mulai Menguat
Dilaporkan BeInCrypto, GWEI, VELVET, dan DEXE sama-sama menunjukkan pola breakout, support yang berhasil dipertahankan, serta sinyal momentum yang masih aktif.
Namun, kenaikan besar dalam waktu singkat juga membuat indikator mulai terlihat panas.
Karena itu, meskipun peluang continuation masih terbuka, risiko reversal cepat tetap perlu diperhatikan.
GWEI Incar Target US$0,24
ETHGas (GWEI) diperdagangkan di sekitar US$0,21 setelah mencatat kenaikan tajam sekitar 50% dalam 24 jam.
Pada chart harian, GWEI bergerak naik dalam pola broadening atau megaphone pattern.
Harga juga berhasil menembus dua level penting, yaitu US$0,10 dan US$0,16, yang kini berubah menjadi area support.
Support US$0,16 Jadi Penentu GWEI
Perubahan US$0,10 dan US$0,16 dari resistance menjadi support memperkuat struktur bullish GWEI.
Jika harga mampu bertahan di atas US$0,16, peluang menuju upper band pola di sekitar US$0,24 masih terbuka.
Namun, daily close kembali di bawah US$0,16 dapat melemahkan skenario bullish dan membuka risiko koreksi.
Baca Juga: 5 Altcoin yang Patut Dipantau untuk Siklus Pasar Berikutnya
RSI GWEI Masuk Area Bullish
RSI GWEI kembali naik di atas level 70, menandakan momentum beli masih kuat.
Di sisi lain, RSI di atas 70 juga menunjukkan bahwa harga mulai masuk area overbought.
GWEI kini mencoba membatalkan potensi bearish divergence yang sempat berkembang. Jika berhasil, reli dapat berlanjut, tetapi volatilitas tetap tinggi.
VELVET Naik 275% dalam Sepekan
Velvet (VELVET) menjadi salah satu top gainer pekan ini setelah naik sekitar 275% dalam tujuh hari terakhir.
Token ini diperdagangkan di sekitar US$1,67 setelah sempat mencetak all-time high di sekitar US$2,07.
Kenaikan besar tersebut menunjukkan minat beli yang kuat, tetapi juga membuat harga rentan terhadap aksi ambil profit.
Resistance VELVET Ada di Area US$2
Area US$2 kini menjadi resistance utama bagi VELVET.
Setelah mencetak all-time high di dekat US$2,07, harga mulai sedikit melemah dan tertahan di bawah zona tersebut.
Jika VELVET mampu menembus US$2 dengan volume yang kuat, peluang mencetak high baru masih terbuka. Namun, kegagalan menembus level ini dapat memicu koreksi jangka pendek.
Support Baru VELVET di US$0,60
Support penting VELVET saat ini berada di sekitar US$0,60.
Level ini sebelumnya menjadi resistance pada periode 13 Juni hingga 25 Juni, sebelum akhirnya berhasil ditembus.
Selama harga bertahan di atas US$0,60, struktur bullish masih tetap terjaga. Namun, jarak harga saat ini dengan support tersebut cukup lebar, sehingga potensi pullback tetap perlu diwaspadai.
Bearish Divergence Mulai Terlihat
RSI VELVET mulai menunjukkan tanda awal bearish divergence.
Meski indikator masih berada di wilayah bullish, sinyal ini menunjukkan bahwa momentum kenaikan mulai perlu dikonfirmasi ulang.
Jika harga gagal menembus resistance US$2 dan RSI terus melemah, risiko koreksi dapat meningkat.
DEXE Punya Setup Paling Matang
DeXe (DEXE) diperdagangkan di sekitar US$21,78 setelah naik sekitar 40% dalam tujuh hari terakhir.
Dibanding GWEI dan VELVET, setup DEXE terlihat lebih matang karena breakout terjadi dari pola cup-and-handle pada chart mingguan.
Pola ini biasanya dianggap sebagai struktur bullish lanjutan, terutama jika harga berhasil bertahan di atas resistance utama.
DEXE Menguji Resistance US$24
Tim Research Tokocrypto menganalisa DEXE kini sedang mencoba menutup candle mingguan di atas resistance sekitar US$24.
“Level tersebut menjadi area penting karena merupakan salah satu harga tertinggi DEXE dalam beberapa tahun terakhir,” jelasnya.
Jika weekly close berhasil bertahan di atas US$24, peluang kenaikan lanjutan akan semakin kuat.
Target DEXE di US$30 dan US$38
Target pertama DEXE berada di sekitar US$30, yang sejalan dengan Fibonacci extension 1,272.
Jika momentum berlanjut, target berikutnya berada di sekitar US$38, sesuai dengan Fibonacci extension 1,618.
Namun, target ini tetap membutuhkan konfirmasi volume dan kemampuan harga mempertahankan breakout di atas US$24.
Volume DEXE Mulai Menipis
Salah satu hal yang perlu diperhatikan dari DEXE adalah volume yang mulai menurun selama kenaikan harga.
Kontraksi volume dapat menjadi tanda bahwa pasar sedang menunggu ekspansi volatilitas berikutnya.
Namun, volume yang menipis juga bisa menjadi sinyal exhaustion jika buyer tidak mampu mendorong harga lebih tinggi.
Risiko Reversal Tetap Ada
Ketiga altcoin ini sama-sama menunjukkan momentum kuat, tetapi risikonya juga meningkat.
GWEI mulai masuk area overbought, VELVET menunjukkan tanda awal bearish divergence, sementara DEXE menghadapi kontraksi volume.
Karena itu, trader perlu memperhatikan support utama masing-masing aset sebelum menyimpulkan bahwa reli akan berlanjut.
Baca Juga: Kapitalisasi Pasar Altcoin Tersungkur Saat Bitcoin Memimpin
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
