Connect with us

Market

4 dari 10 Altcoin Nyaris di Titik Terendah, Pasar Kripto Sedang Tertekan?

Kondisi pasar altcoin saat ini menunjukkan tekanan yang cukup besar.
Tim Research Tokocrypto mengungkap pembacaan setinggi ini biasanya muncul saat pasar altcoin berada di fase stres berat dan sentimen investor terhadap aset spekulatif memburuk tajam.

Tivan

Published

on

Ilustrasi aset kripto bitcoin. Sumber: Shutterstock.

Kondisi pasar altcoin saat ini menunjukkan tekanan yang cukup besar. Data analisis on-chain terbaru menunjukkan sekitar 38% altcoin diperdagangkan mendekati harga terendah sepanjang masa atau all-time low (ATL).

Indikator yang dikenal sebagai “Altcoins near ATL” digunakan untuk mengukur persentase altcoin yang berada di dekat level harga terendah historisnya. Dalam metrik ini, altcoin mencakup seluruh aset kripto selain Bitcoin, Ethereum, dan stablecoin.

Angka tersebut menunjukkan bahwa hampir empat dari sepuluh altcoin berada di dekat titik terlemahnya di pasar.

Banyak Altcoin Masuk Fase Tekanan

Grafik yang dikembangkan oleh analis CryptoQuant Darkfost menunjukkan bahwa tingginya rasio altcoin dekat ATL biasanya muncul pada periode tekanan pasar yang kuat.

Ketika indikator ini meningkat, hal tersebut menandakan banyak altcoin berada dalam tren penurunan yang panjang. Pada saat yang sama, sentimen investor terhadap aset yang lebih berisiko juga cenderung melemah.

Kondisi ini membuat sebagian besar altcoin mengalami kesulitan untuk menarik permintaan baru dari pasar.

Menurut Tim Research Tokocrypto, pembacaan setinggi ini biasanya muncul saat pasar altcoin berada di fase stres berat dan sentimen investor terhadap aset spekulatif memburuk tajam.

“Namun secara historis, level ekstrem seperti ini juga sering muncul mendekati fase akhir tekanan jual, artinya banyak downside mungkin sudah terdiskon dan rotasi modal ke altcoin bisa kembali terjadi jika kondisi makro dan kekuatan BTC mulai stabil,” tuturnya.

Baca juga: 38% Altcoin Dekati Titik Terendah, Lebih Parah dari Krisis FTX?

Likuiditas Beralih ke Bitcoin

Salah satu faktor utama yang mendorong kondisi ini adalah konsentrasi likuiditas di Bitcoin.

Arus dana institusional yang masuk melalui produk seperti spot Bitcoin ETF telah menarik sebagian besar likuiditas pasar ke BTC. Sementara itu, banyak token dengan kapitalisasi lebih kecil kesulitan mendapatkan aliran modal baru.

Selain itu, jumlah aset kripto yang terus bertambah juga meningkatkan persaingan dalam menarik dana investor.

Dengan semakin banyak proyek kripto yang bermunculan, modal yang tersedia harus terbagi ke lebih banyak aset.

Faktor Makroekonomi Juga Berpengaruh

Kondisi ekonomi global juga berperan dalam tekanan terhadap altcoin.

Tingkat suku bunga yang tinggi dan likuiditas yang lebih ketat cenderung mengurangi minat investor terhadap aset berisiko. Dalam situasi seperti ini, investor biasanya lebih memilih aset yang dianggap lebih stabil atau memiliki kapitalisasi besar.

Akibatnya, aset spekulatif seperti altcoin menjadi lebih rentan terhadap tekanan jual.

Potensi Sinyal Akhir Siklus

Meski terlihat negatif, level ekstrem seperti ini dalam sejarah pasar kripto sering muncul menjelang tahap akhir suatu siklus pasar.

Ketika sebagian besar altcoin sudah berada di dekat harga terendahnya, sebagian tekanan jual biasanya telah tercermin dalam harga.

Jika kondisi pasar mulai stabil dan Bitcoin menunjukkan penguatan, modal investor dapat secara bertahap kembali mengalir ke altcoin.

Rotasi modal semacam ini dalam beberapa siklus sebelumnya sering menjadi awal dari fase pemulihan di pasar altcoin.

Baca juga: Waspada! 3 Altcoin Ini Bisa Picu Likuidasi Rp50 Triliun Lebih Minggu Ini


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending