Connect with us

Market

$400 Juta Menguap! MegaETH Tersandung Kesalahan Multisig Fatal!

Tivan

Published

on

MegaETH

MegaETH, proyek Layer-2 berbasis Ethereum, resmi mengumumkan akan mengembalikan lebih dari $400 juta dana pengguna setelah peluncuran stablecoin barunya, USDm, berakhir kacau. Keputusan pengembalian dana ini diambil setelah serangkaian kesalahan teknis, miskomunikasi internal, serta kekacauan operasional yang memicu melonjaknya setoran jauh di atas target awal.

Bridge Gagal, Dana Melonjak Tak Terkontrol

Dilaporkan Coinlaw, Pre-Deposit Bridge USDm awalnya dirancang mengumpulkan hingga $250 juta untuk mempersiapkan likuiditas menjelang peluncuran stablecoin tersebut. Namun rencana itu langsung tergelincir setelah terjadi:

  • Gangguan teknis pada penyedia bridge pihak ketiga yang membuat layanan tidak dapat diakses selama hampir satu jam.
  • Kesalahan SaleUUID dalam kontrak yang membuat transaksi gagal dan memaksa tim melakukan perbaikan lewat 4-of-6 multisig.
  • Pembatasan KYC oleh Sonar, yang membatasi lalu lintas dan membuat banyak pengguna tidak bisa ikut serta.

Setelah masalah pulih, deposit membanjir dan melampaui batas dalam hitungan menit. MegaETH sempat berusaha menaikkan batas hingga $1 miliar, namun situasi justru makin kacau.

Kesalahan Multisig Picu Pembukaan Bridge Lebih Awal

Saat mencoba menaikkan batas deposit, tim MegaETH melakukan kesalahan fatal: konfigurasi multisig yang keliru. Alih-alih 3-of-4, transaksi justru membutuhkan empat tanda tangan penuh, membuatnya dapat dieksekusi oleh siapa saja setelah lengkap.

Hasilnya, seseorang dari luar mengeksekusi transaksi 34 menit lebih awal, membuka kembali bridge sebelum waktunya dan membuat deposit meroket menembus $400 juta.

Upaya MegaETH untuk membatasi deposit ke $400 juta, lalu $500 juta, hingga membatalkan rencana ke $1 miliar, tidak bisa membendung kekacauan yang terjadi. Sebagian pengguna bisa masuk cepat, sementara yang mengandalkan informasi resmi justru tertinggal.

MegaETH Akui Kesalahan, Refund Siap Dimulai

MegaETH akhirnya mengakui adanya “sloppy execution” dan ketidaksinkronan antara tim internal dan publik. Meski menegaskan bahwa dana pengguna tidak pernah berada dalam risiko, mereka mengakui proses ini tidak adil.

Saat ini, kontrak pengembalian dana tengah diaudit, dan refund akan mulai diberikan setelah proses tersebut selesai. Meski tidak memberi tanggal pasti, MegaETH memastikan pengembalian akan dilakukan secepat mungkin.

Langkah Selanjutnya: Bridge Baru, Fokus ke Frontier Mainnet

Setelah insiden ini, MegaETH berjanji meluncurkan ulang bridge USDC ke USDm dengan pengawasan operasional yang lebih ketat sebelum memasuki fase beta Frontier mainnet.

MegaETH tetap menekankan visinya sebagai jaringan Layer-2 berperforma tinggi dengan:

  • hingga 100.000 TPS,
  • latensi sub-milidetik,
  • biaya transaksi di bawah $0.01,
  • serta model proof-of-stake dengan sistem insentif berbasis performa.

Fitur staking dan tata kelola DAO rencananya hadir 12–18 bulan setelah peluncuran mainnet.

Analisis Singkat

Pengamat industri menilai, keputusan MegaETH untuk melakukan refund penuh patut diapresiasi, meski peluncuran ini dinilai menjadi indikator bahwa tim perlu meningkatkan kesiapan operasional. Frontier mainnet menjadi kesempatan penting bagi MegaETH untuk mengembalikan kepercayaan komunitas.

Baca juga: Lonjakan Harga MBL 53% Dorong MovieBloc Masuk Radar Investor


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Trending