Altcoin News
XRP Tertekan di US$2,00, Akankah Harga Ripple Ambles ke US$1,77?
Harga aset kripto Ripple (XRP) berada dalam tekanan dan kembali menguji level support krusial di tengah melemahnya sentimen investor ritel, meskipun minat dari kalangan institusi mulai menunjukkan tanda pemulihan.
Pada perdagangan Jumat (1/9), XRP bergerak di kisaran US$2,00–US$2,10, bertumpu pada support Exponential Moving Average (EMA) 50-hari. Tekanan jual masih mendominasi seiring meningkatnya sentimen penghindaran risiko di pasar kripto global.
Kondisi pasar secara umum mencerminkan ketidakpastian yang tinggi. Indeks Ketakutan & Keserakahan (Fear & Greed Index) Kripto tercatat di level 27, mengindikasikan dominasi sentimen “fear” di kalangan investor. Padahal, indeks sempat naik ke level 55 pada awal pekan, namun gagal mendorong reli lanjutan dan justru berujung koreksi harga.

Jika sentimen pasar tidak segera membaik, XRP berpotensi melanjutkan pelemahan menuju US$2,00, bahkan membuka peluang turun ke level terendah Desember di US$1,77.
Permintaan Ritel Melemah, Derivatif XRP Kehilangan Daya Dorong
Dilaporkan FXStreet, tekanan pada harga XRP sejalan dengan melemahnya aktivitas investor ritel di pasar derivatif. Data CoinGlass menunjukkan Open Interest (OI) berjangka XRP turun menjadi US$4,15 miliar, dari puncaknya US$4,55 miliar pada Selasa lalu.
Penurunan OI secara bertahap ini mengindikasikan berkurangnya kepercayaan trader ritel terhadap pergerakan harga XRP dalam jangka pendek. Kondisi tersebut membuat XRP lebih rentan terhadap tekanan jual lanjutan.

ETF XRP Kirim Sinyal Positif dari Investor Institusi
Di tengah lesunya minat ritel, investor institusi justru mulai kembali masuk. ETF XRP tercatat membukukan arus masuk hampir US$9 juta pada Kamis, menandai kebangkitan minat institusional setelah sebelumnya mengalami arus keluar signifikan.
Menurut data SoSoValue, ETF XRP sempat mencatat arus keluar hingga US$41 juta pada Rabu. Namun, kembalinya arus dana masuk dinilai sebagai sinyal optimisme bahwa minat institusi terhadap produk XRP yang terdaftar di Amerika Serikat masih terjaga.

Analisis Teknikal: XRP Bertahan di Support, Tapi Risiko Masih Ada
Secara teknikal, XRP masih menghadapi hambatan kuat di sisi atas. EMA 100-hari di US$2,22 dan EMA 200-hari di US$2,34 menjadi resistance utama, sejalan dengan garis tren menurun yang telah menahan laju harga sejak rekor tertinggi US$3,66 pada Juli lalu.
Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di level 54 dan terus menurun dari area jenuh beli, menandakan momentum bullish mulai melemah. Meski demikian, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) masih mempertahankan sinyal beli sejak awal Januari, yang berpotensi menahan penurunan lebih dalam di bawah EMA 50-hari di US$2,07.

Apabila XRP mampu menembus dan bertahan di atas area resistance US$2,22–US$2,34, peluang penguatan menuju US$3,00 kembali terbuka. Namun untuk saat ini, pergerakan XRP masih sangat bergantung pada pemulihan sentimen pasar kripto secara keseluruhan.
Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

