Connect with us

Altcoin News

Pendiri Solana:Upgrade Kunci Bertahan Hidup, SOL Bergerak di $142

Tivan

Published

on

Solana

Pendiri Solana Labs, Anatoly Yakovenko, menegaskan bahwa masa depan sebuah blockchain bergantung pada kemampuannya untuk terus berevolusi. Dalam pernyataannya baru-baru ini, Yakovenko menyebut bahwa tanpa pembaruan berkelanjutan, sebuah jaringan blockchain berisiko kehilangan relevansi dan akhirnya “mati”.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pembeda tajam antara strategi jangka panjang Solana dan filosofi Ethereum. Yakovenko menanggapi pandangan pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, yang sebelumnya menyebut bahwa Ethereum idealnya mampu bertahan puluhan tahun dengan keterlibatan pengembang yang minimal.

Menurut Yakovenko, pendekatan tersebut justru berbahaya. Ia menilai blockchain yang berhenti beradaptasi akan menjadi usang. “Jaringan harus terus menyesuaikan diri dengan kebutuhan pengembang dan pengguna. Jika tidak, relevansinya akan hilang,” tegasnya.

Yakovenko menekankan bahwa upgrade bukanlah pilihan tambahan, melainkan syarat bertahan hidup. Ia menyebut pembaruan protokol harus fokus menyelesaikan masalah nyata yang dihadapi pengembang dan pengguna. Namun demikian, ia juga menilai bahwa tidak semua permintaan fitur perlu dipenuhi. Solana, kata dia, harus tetap selektif dan berorientasi pada kegunaan, bukan popularitas.

AI dan Model Biaya Jadi Kunci Masa Depan Solana

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 18 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 18 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: ETF Tembus US$1,2 Miliar, Solana Dibidik Naik hingga US$168

Lebih lanjut, Yakovenko melihat potensi besar pada aktivitas transaksi Solana yang mampu menciptakan nilai ekonomi untuk mendanai pengembangan berkelanjutan. Model biaya (fee model) Solana dinilai dapat membantu pengembang menopang proses upgrade dalam jangka panjang.

Ia juga menyoroti peran kecerdasan buatan (AI), khususnya AI-assisted coding, yang diyakini dapat mempercepat pengembangan dan peningkatan ekosistem Solana. Selain itu, Yakovenko menegaskan Solana tidak boleh bergantung pada satu tim saja. Seiring kematangan jaringan, ia berharap akan muncul kontributor baru yang membangun versi Solana berikutnya. Bahkan, mekanisme tata kelola (governance) disebut berpotensi mendanai kebutuhan komputasi untuk pengembangan di masa depan.

Harga SOL Melemah, Tapi Outlook Masih Positif

Di sisi pasar, harga Solana (SOL) tercatat melemah dalam 24 jam terakhir. SOL diperdagangkan di kisaran USD 142,27 atau turun 1,28% secara harian. Meski demikian, kinerja mingguan masih mencatatkan kenaikan 4,62%. Kapitalisasi pasar Solana berada di sekitar USD 80,4 miliar dengan suplai beredar sekitar 570 juta token.

Dilaporkan Coinpaper, analis dari INSIDER menilai struktur grafik SOL masih mendukung prospek bullish jangka pendek. Solana disebut berhasil menembus garis tren turun mingguan setelah aksi jual tajam. Area harga USD 160–170 kini menjadi zona perhatian berikutnya, meski berpotensi memicu aksi ambil untung karena tekanan suplai sebelumnya.

Analis Samakan Fase SOL dengan Ethereum di Masa Lalu

Sementara itu, analis kripto curb.sol membandingkan fase konsolidasi panjang Solana dengan siklus Ethereum sebelum reli besar pada periode 2019–2020. Ia mencatat SOL telah bergerak dalam rentang USD 100–300 selama hampir dua tahun, pola yang menurutnya mirip dengan fase akumulasi ETH di masa lalu.

Curb.sol mengaku menggunakan fase tersebut untuk mengakumulasi Ethereum, dan kini menerapkan strategi serupa pada Solana. Ia bahkan menyampaikan pandangan jangka panjang bahwa harga SOL berpotensi menembus USD 1.000. Meski demikian, pelaku pasar tetap mewaspadai kemungkinan koreksi lebih dalam menuju area support di sekitar USD 100.

Baca juga: Resmi Meluncur Januari 2026, Token SKR Solana Mobile Siap Dibagikan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending