Bitcoin News

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Anjlok 4%, Koreksi Makin Dalam

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin turun lebih dari 4% ke area $70 ribu. Simak penyebab koreksi, level support penting, serta prospek harga Bitcoin terbaru.

Published

on

Pasar kripto kembali memasuki fase penuh tekanan setelah Bitcoin (BTC) mengalami koreksi tajam dalam perdagangan terbaru.

Harga Bitcoin hari ini berada di kisaran $70.471,61 per BTC, turun sekitar 4,3% dalam 24 jam terakhir dan membuat pasar kembali mempertanyakan apakah tren bullish masih aman atau justru mulai melemah.

Tekanan jual yang muncul sejak awal sesi perdagangan membuat BTC sempat jatuh ke level terendah harian di $70.119,98.

Padahal sebelumnya, aset kripto terbesar di dunia ini masih sempat menyentuh level $73.902,22 dalam rentang 24 jam terakhir.

Meski koreksi terlihat cukup agresif, Bitcoin masih mempertahankan statusnya sebagai aset kripto terbesar dunia dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,41 triliun dan volume transaksi harian yang tetap tinggi.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin ke $74K, Investor Pantau Support

Bitcoin Kehilangan Momentum Jangka Pendek

Dalam satu jam terakhir saja, Tokocrypto pada Selasa (2/6) mencatat bahwa harga BTC kembali turun sekitar 1,33%.

Kondisi ini mencerminkan tekanan jual belum benar-benar mereda dan investor masih cenderung mengambil posisi defensif.

Penurunan harian sebesar 4,3% juga memperpanjang tren negatif mingguan. Selama tujuh hari terakhir, Bitcoin telah kehilangan sekitar 8,41% nilainya.

Koreksi ini menjadi salah satu penurunan mingguan terbesar dalam beberapa waktu terakhir dan menandakan volatilitas pasar kembali meningkat.

Dari sisi psikologis pasar, level $70.000 kini menjadi area yang sangat krusial. Jika area ini gagal dipertahankan, potensi penurunan lanjutan bisa semakin terbuka.

Performa Bulanan Masih Tertekan, Tapi Tren Menengah Belum Rusak

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 2 Juni 2026. Sumber: Tokocrypto.

Meski kondisi jangka pendek terlihat kurang nyaman, gambaran yang lebih luas masih menunjukkan struktur pasar yang relatif stabil.

Dalam 30 hari terakhir, harga Bitcoin turun sekitar $8.012 atau setara minus 10,24%. Koreksi ini menunjukkan bahwa reli besar sebelumnya mulai mengalami pendinginan setelah pasar bergerak terlalu cepat.

Namun jika dilihat dari periode yang lebih panjang, kondisinya tidak sepenuhnya negatif. Selama 60 hari terakhir, Bitcoin masih mencatat kenaikan sekitar 5,67%. Bahkan dalam 90 hari terakhir, BTC masih menguat hampir 3%.

Data ini menunjukkan bahwa meskipun tekanan jangka pendek sedang besar, tren menengah Bitcoin belum sepenuhnya berubah menjadi bearish.

Volume Perdagangan Naik, Tanda Investor Masih Punya Minat

Salah satu hal yang menarik dari koreksi kali ini adalah tingginya aktivitas perdagangan. Volume transaksi Bitcoin dalam 24 jam terakhir mencapai $44,19 miliar.

Lonjakan volume saat harga turun biasanya menunjukkan dua kemungkinan: aksi panic selling dari investor jangka pendek atau justru fase akumulasi dari pelaku pasar besar yang memanfaatkan harga diskon.

Likuiditas yang tinggi membuat pergerakan harga menjadi lebih cepat sekaligus meningkatkan volatilitas. Inilah alasan mengapa pergerakan BTC saat ini terasa lebih agresif dibanding periode konsolidasi sebelumnya.

Area Support dan Resistance yang Wajib Dipantau

Secara teknikal, Bitcoin kini berada di area yang cukup sensitif.

Zona $70.000 menjadi support psikologis utama yang sedang diuji pasar. Jika area ini berhasil bertahan, peluang rebound menuju kisaran $72.000 hingga $74.000 masih terbuka.

Namun jika tekanan jual terus berlanjut dan BTC kehilangan support tersebut, area $68.000 hingga $69.000 bisa menjadi target berikutnya.

Sementara di sisi atas, resistance kuat berada di sekitar $73.900 hingga $74.500. BTC perlu kembali menembus area tersebut untuk memulihkan momentum bullish jangka pendek.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Melemah, Koreksi Berlanjut?

Awal Bearish atau Koreksi Sehat?

Berdasarkan analisa harga BTC hari ini, koreksi tajam sering kali membuat pasar panik, tetapi dalam siklus Bitcoin, penurunan 5–15% bukanlah hal yang asing.

Justru fase seperti ini sering muncul setelah reli besar sebagai bagian dari proses konsolidasi. Saat ini, pasokan beredar Bitcoin mencapai 20,04 juta BTC dari maksimum suplai 21 juta BTC.

Dengan suplai yang semakin terbatas dan dominasi pasar yang masih mencapai 95,42%, Bitcoin tetap menjadi pusat perhatian investor global.

Fokus utama sekarang ada pada bagaimana pasar merespons area $70.000. Jika bertahan, skenario pemulihan masih terbuka.

Namun jika jebol, trader perlu bersiap menghadapi volatilitas yang lebih tinggi dalam beberapa hari ke depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending

Exit mobile version