Bitcoin News
Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terkoreksi ke $75 Ribu, Tekanan Jual
Berdasarkan analisa harga BTC hari ini, investor menunggu katalis baru yang menentukan arah pergerakan Bitcoin dalam beberapa pekan mendatang.
Harga Bitcoin hari ini kembali mengalami tekanan setelah terkoreksi sekitar 1,2 persen dalam 24 jam terakhir. Berdasarkan data perdagangan terbaru, Bitcoin diperdagangkan di level $75.655 per BTC.
Pelemahan tersebut terjadi di tengah kondisi pasar kripto yang masih bergerak fluktuatif akibat aksi ambil untung dan meningkatnya kehati-hatian investor terhadap aset berisiko.
Meski mengalami koreksi harian, Bitcoin tetap mempertahankan statusnya sebagai aset kripto terbesar di dunia dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,51 triliun.
Dominasi pasar Bitcoin juga masih sangat kuat dibandingkan dengan cryptocurrency lainnya.
Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Melemah, Koreksi Berlanjut?
Daftar Isi
BTC Bergerak Volatil dalam 24 Jam Terakhir
Dalam perdagangan harian, Bitcoin sempat menyentuh level tertinggi di $77.990 sebelum akhirnya terkoreksi hingga ke area terendah $75.569, menurut laporan Tokocrypto pada Rabu (27/5).
Pergerakan tersebut menunjukkan volatilitas pasar yang masih cukup tinggi, terutama setelah BTC gagal mempertahankan momentum penguatan di atas level resistance psikologis $78 ribu.
Berikut pergerakan harga Bitcoin dalam beberapa periode:
- 1 jam: naik 0,05 persen
- 24 jam: turun 1,2 persen
- 7 hari: turun 1,31 persen
- 30 hari: turun 4,56 persen
- 60 hari: naik 14,31 persen
- 90 hari: naik 10,86 persen
Data tersebut memperlihatkan bahwa meskipun dalam jangka pendek Bitcoin mengalami koreksi, tren jangka menengah BTC masih berada dalam fase bullish.
Volume Perdagangan Bitcoin Tembus $35 Miliar
Aktivitas perdagangan Bitcoin masih tergolong sangat tinggi. Volume transaksi BTC dalam 24 jam terakhir tercatat mencapai $35,32 miliar.
Besarnya volume perdagangan tersebut menunjukkan minat investor terhadap Bitcoin masih kuat, baik dari kalangan trader jangka pendek maupun investor institusional.
Saat ini jumlah Bitcoin yang beredar mencapai 20,03 juta BTC atau sekitar 95,4 persen dari total maksimum suplai Bitcoin yang dibatasi hanya 21 juta koin.
Keterbatasan suplai inilah yang selama ini menjadi salah satu faktor utama yang membuat Bitcoin dianggap sebagai aset lindung nilai digital atau digital gold oleh banyak investor global.
Sentimen Makro Masih Membayangi Pasar Kripto
Koreksi harga Bitcoin kali ini tidak terlepas dari sentimen pasar global yang masih penuh ketidakpastian.
Pelaku pasar saat ini masih mencermati arah kebijakan suku bunga bank sentral global, pergerakan inflasi, serta kondisi ekonomi dunia yang mempengaruhi minat investor terhadap aset berisiko seperti kripto.
Selain itu, sebagian trader juga melakukan aksi profit taking setelah Bitcoin sebelumnya mencatat kenaikan cukup signifikan dalam dua bulan terakhir.
Walaupun demikian, banyak analis menilai tekanan yang terjadi saat ini masih tergolong wajar dalam siklus pergerakan pasar kripto.
Bitcoin Masih Jauh dari Rekor Tertinggi
Secara historis, harga Bitcoin saat ini masih berada di bawah rekor tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH) yang pernah mencapai $126.198.
Meski begitu, BTC masih menunjukkan daya tahan kuat dibanding banyak aset digital lainnya. Kapitalisasi pasar yang besar dan likuiditas tinggi membuat Bitcoin tetap menjadi aset utama di industri kripto.
Sejumlah investor institusional juga masih menjadikan Bitcoin sebagai instrumen investasi jangka panjang di tengah meningkatnya adopsi teknologi blockchain secara global.
Analisis Teknikal BTC: Support Penting di Area $75 Ribu
Dari sisi teknikal, area $75 ribu kini menjadi support penting bagi Bitcoin dalam jangka pendek.
Jika BTC mampu bertahan di atas level tersebut, peluang rebound menuju resistance $78 ribu hingga $80 ribu masih terbuka.
Namun apabila tekanan jual kembali meningkat, Bitcoin berpotensi mengalami koreksi lebih dalam menuju area support berikutnya di sekitar $73 ribu.
Analis pasar menyarankan investor tetap berhati-hati terhadap volatilitas tinggi yang masih mendominasi pasar kripto saat ini.
Baca Juga: Harga Bitcoin Turun ke $65.708, Tekanan Jual Berlanjut?
Bitcoin Tetap Jadi Aset Kripto Utama
Walaupun mengalami koreksi harian, Bitcoin tetap menjadi aset digital paling dominan dan paling diperhatikan oleh investor global.
Likuiditas besar, suplai terbatas, dan meningkatnya adopsi institusional membuat BTC masih dianggap sebagai tolok ukur utama pergerakan pasar kripto.
Dengan kondisi pasar yang masih dinamis, investor kini menunggu katalis baru yang dapat menentukan arah pergerakan Bitcoin dalam beberapa pekan mendatang.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
