Bitcoin News
Analisa Harga BTC Hari Ini: Tekanan Jual Mulai Menguat, Bitcoin Turun 2,19% ke $77.086
Analisa harga BTC hari ini menyoroti berhentinya tren positif Bitcoin yang kembali berada di bawah tekanan setelah gagal mempertahankan momentum.
Analisa harga BTC hari ini menyoroti berhentinya tren positif Bitcoin yang kembali berada di bawah tekanan setelah gagal mempertahankan momentum penguatan di beberapa hari sebelumnya.
Berdasarkan data terbaru, Bitcoin diperdagangkan di sekitar $77.086,88 per BTC, turun 1,90 persen dalam 24 jam, sementara data perubahan harga menunjukkan koreksi harian sekitar 2,19 persen.
Penurunan ini terjadi setelah Bitcoin sempat menyentuh $78.801,15, menunjukkan bahwa aksi jual mulai muncul ketika harga mendekati area psikologis $79.000.
Meski terkoreksi dalam jangka pendek, struktur pergerakan Bitcoin belum sepenuhnya berubah menjadi bearish.
Pasalnya, BTC masih mencatat kenaikan 22,12 persen dalam tujuh hari, 17,96 persen dalam 30 hari, dan 23,02 persen dalam 60 hari.
Artinya, penurunan kali ini lebih terlihat sebagai fase pendinginan setelah reli yang cukup agresif.
Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Kembali Menguat, Tembus $77.984
Daftar Isi
Reli Besar Mulai Memicu Aksi Ambil Untung
Salah satu alasan paling logis di balik penurunan Bitcoin hari ini adalah meningkatnya aksi ambil untung.
Dalam tujuh hari terakhir, harga BTC telah melonjak lebih dari 22 persen, menurut catatan Tokocrypto pada Minggu (23/8).
Kenaikan sebesar itu membuat sebagian investor memiliki keuntungan yang cukup besar sehingga memilih merealisasikan profit.
Tekanan tersebut terlihat dari pergerakan intraday Bitcoin. Setelah mencapai titik tertinggi $78.801,15, BTC kemudian turun hingga $76.526,71.
Selisih tersebut menunjukkan bahwa tekanan jual cukup kuat ketika harga berada di area atas. Kondisi seperti ini merupakan hal yang umum setelah reli tajam.
Investor yang membeli Bitcoin pada harga lebih rendah cenderung meningkatkan penjualan ketika harga memasuki area resistance atau setelah keuntungan mencapai target tertentu.
Area $78.000 Menjadi Hambatan Jangka Pendek
Pergerakan hari ini juga memperlihatkan bahwa area sekitar $78.000 mulai menjadi zona yang sulit ditembus dengan mudah. Bitcoin sempat mendekati $79.000, tetapi kemudian mengalami pembalikan.
Kegagalan mempertahankan level tersebut dapat membuat trader jangka pendek menjadi lebih berhati-hati.
Ketika momentum mulai kehilangan tenaga, sebagian pelaku pasar memilih mengurangi posisi untuk menghindari risiko koreksi yang lebih dalam.
Untuk saat ini, $76.500 menjadi area yang menarik untuk diperhatikan karena menjadi titik terendah Bitcoin dalam 24 jam terakhir.
Jika level tersebut mampu dipertahankan, koreksi berpotensi berkembang menjadi konsolidasi sebelum Bitcoin kembali mencoba naik.
Sebaliknya, penembusan tegas ke bawah area tersebut dapat meningkatkan tekanan jual dan membuka ruang menuju support berikutnya.
Volume Perdagangan Masih Menunjukkan Aktivitas Tinggi
Bitcoin saat ini memiliki kapitalisasi pasar sekitar $1,547 triliun, dengan volume perdagangan 24 jam mencapai $39,18 miliar.
Besarnya volume menunjukkan bahwa koreksi berlangsung di tengah aktivitas pasar yang tetap tinggi.
Namun, volume besar tidak selalu berarti tekanan jual sepenuhnya dominan. Dalam kondisi volatilitas tinggi, volume juga menunjukkan adanya perpindahan posisi antara pembeli dan penjual.
Karena itu, arah berikutnya akan sangat bergantung pada siapa yang lebih agresif mempertahankan level harga saat ini.
Dengan pasokan Bitcoin yang beredar sekitar 20,07 juta BTC dari batas maksimum 21 juta, faktor kelangkaan tetap menjadi bagian penting dari narasi jangka panjang.
Akan tetapi, dalam jangka pendek, pergerakan harga lebih banyak dipengaruhi oleh sentimen, momentum, likuiditas, dan keputusan trader.
Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Gas Tipis-Tipis, Bitcoin Naik ke $64.432,95
Koreksi Belum Menghapus Tren Bullish
Meskipun Bitcoin turun sekitar 2 persen hari ini, data jangka menengah masih memberikan gambaran positif. BTC tercatat naik 17,96 persen dalam 30 hari dan 23,02 persen dalam 60 hari.
Bahkan dalam tujuh hari, Bitcoin masih membukukan kenaikan 22,12 persen. Dengan demikian, koreksi saat ini belum cukup untuk menyimpulkan bahwa tren bullish telah berakhir.
Justru, penurunan setelah reli besar dapat menjadi fase normal untuk menguji seberapa kuat permintaan di level yang lebih rendah.
Jika pembeli kembali masuk dan Bitcoin mampu merebut kembali area $78.000, peluang untuk menguji kembali $78.801 hingga $79.000 terbuka.
Namun, apabila tekanan jual berlanjut dan BTC kehilangan area $76.500, pasar perlu mewaspadai koreksi yang lebih dalam.
Bitcoin Memasuki Fase Uji Kekuatan
Penurunan Bitcoin hari ini terutama dapat dibaca sebagai kombinasi aksi ambil untung setelah reli besar, kegagalan menembus area resistance sekitar $78.000–$79.000, serta meningkatnya volatilitas setelah kenaikan lebih dari 22 persen dalam sepekan.
Untuk sementara, kondisi Bitcoin lebih tepat disebut sebagai koreksi dalam tren bullish daripada pembalikan tren. Kunci berikutnya berada pada kemampuan BTC mempertahankan area $76.500.
Jika support tersebut bertahan dan minat beli kembali meningkat, koreksi dapat menjadi pijakan untuk melanjutkan reli.
Sebaliknya, kehilangan support tersebut akan menjadi sinyal bahwa pasar membutuhkan fase konsolidasi yang lebih panjang sebelum Bitcoin kembali mengejar level yang lebih tinggi.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
