Crypto
Analisa Harga Ethereum Hari Ini: Turun 1,36% ke $2.576, ETH Tertekan Pasca Reli Besar
Meskipun harga Ethereum turun hari ini, data jangka menengah belum menunjukkan perubahan tren secara penuh.
Harga Ethereum kembali menghadapi tekanan setelah gagal mempertahankan momentum pemulihan dalam beberapa sesi terakhir.
Kini, harga ETH diperdagangkan di kisaran $2.576,52, atau turun 1,36% dalam 24 jam terakhir. Harga bahkan sempat menyentuh $2.540,59, sebelum bergerak sedikit lebih tinggi di tengah upaya pembeli menahan penurunan.
Koreksi tersebut membawa kapitalisasi pasar Ethereum ke sekitar $314,63 miliar, sementara volume perdagangan 24 jam mencapai $17,75 miliar.
Aktivitas transaksi yang cukup besar menunjukkan bahwa pasar masih aktif, tetapi tekanan jual membuat ETH kesulitan kembali ke level yang lebih tinggi.
Penurunan hari ini juga terjadi ketika Ethereum sebenarnya masih memiliki performa positif dalam jangka menengah. ETH mencatat kenaikan 3,10% dalam 30 hari, 34,57% dalam 60 hari, dan 45,,90% dalam 90 hari.
Namun, dalam tujuh hari terakhir ETH justru melemah 4,18%, menandakan bahwa momentum jangka pendek sedang berada di bawah tekanan.
Baca Juga: Analisa Harga Ethereum Hari Ini, Tekanan Jual Seret ETH ke $2.679a
Daftar Isi
ETH Mulai Kehilangan Tenaga Setelah Reli Berbulan-bulan
Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam membaca penurunan Ethereum adalah besarnya kenaikan yang sudah terjadi sebelumnya.
Dalam 90 hari terakhir, harga Ethereum masih menguat hampir 46%, sementara dalam 60 hari naik lebih dari 34%.
Kenaikan tersebut memberikan ruang bagi trader yang masuk lebih awal untuk mengamankan keuntungan.
Ketika momentum mulai melambat, sebagian pelaku pasar dapat memilih menjual sebagian asetnya. Tekanan profit taking seperti ini kemudian dapat membuat harga terkoreksi meskipun tren yang lebih panjang belum sepenuhnya berubah.
Kondisi tersebut cukup terlihat dari pergerakan ETH hari ini. Harga sempat mencapai $2.623,14, tetapi gagal mempertahankan area tersebut dan kemudian turun hingga $2.540,59.
Tekanan Mingguan Menjadi Sinyal yang Perlu Diperhatikan
Berbeda dengan performa 60 dan 90 hari yang masih positif, pergerakan Ethereum dalam satu minggu terakhir justru menunjukkan pelemahan.
ETH telah turun 4,18% dalam tujuh hari. Artinya, tekanan yang terjadi bukan hanya muncul dalam beberapa jam terakhir, tetapi sudah berlangsung dalam skala mingguan.
Kondisi ini menunjukkan bahwa pembeli masih kesulitan mengembalikan Ethereum ke tren naik jangka pendek.
Selama harga belum mampu membentuk pemulihan yang lebih kuat, penjual berpotensi tetap memiliki ruang untuk menekan harga setiap kali ETH mencoba naik.
Meski begitu, penurunan mingguan belum otomatis berarti tren jangka menengah berakhir. Kenaikan lebih dari 34% dalam 60 hari masih menjadi bantalan penting dalam membaca kondisi pasar saat ini.
Aktivitas Perdagangan $17,75 Miliar Perlu Dicermati
Volume perdagangan Ethereum dalam 24 jam mencapai sekitar $17,75 miliar. Angka tersebut menunjukkan bahwa aktivitas pasar tetap tinggi ketika ETH mengalami koreksi.
Volume besar dalam kondisi harga turun dapat menjadi indikasi bahwa transaksi jual cukup aktif. Namun, volume tersebut juga berarti likuiditas pasar masih tersedia untuk menyerap aksi jual apabila pembeli mulai kembali masuk.
Pergerakan berikutnya menjadi penting. Jika volume tetap tinggi tetapi harga berhasil kembali naik, kondisi tersebut dapat menjadi tanda bahwa pembeli mulai menyerap tekanan.
Sebaliknya, jika volume besar terus muncul bersamaan dengan penurunan harga, tekanan jual berpotensi masih dominan.
$2.540 Menjadi Benteng Penting Ethereum
Ethereum kini berada tidak jauh dari titik terendah 24 jam di $2.540,59. Level tersebut menjadi area penting untuk melihat apakah koreksi mulai menemukan pijakan.
Apabila ETH mampu bertahan di sekitar $2.540 dan mendapatkan respons pembeli, harga berpotensi mencoba kembali menuju $2.600. Pemulihan di atas level tersebut akan membantu mengurangi tekanan jangka pendek.
Sebaliknya, jika $2.540 ditembus dengan tekanan jual yang semakin besar, Ethereum berpotensi mencari support baru di bawah area tersebut.
Sementara itu, $2.623,14 menjadi resistance terdekat berdasarkan titik tertinggi dalam 24 jam terakhir. ETH perlu melewati area tersebut untuk menunjukkan bahwa pembeli mulai mendapatkan kembali kendali.
Tidak Ada Katalis Negatif Spesifik dalam Data Hari Ini
Berdasarkan data Tokocrypto pada Kamis (8/10), tidak terdapat informasi mengenai katalis negatif spesifik yang dapat dijadikan penyebab tunggal penurunan Ethereum hari ini.
Karena itu, pelemahan ETH lebih masuk akal dilihat sebagai kombinasi antara tekanan mingguan, profit taking setelah reli besar, dan kegagalan mempertahankan momentum di dekat $2.600–$2.623.
Ketika sebuah aset sudah naik hampir 46% dalam 90 hari, koreksi menjadi hal yang cukup wajar. Trader yang memperoleh keuntungan dari reli tersebut dapat mengurangi posisi ketika harga mulai kehilangan tenaga.
Tekanan tersebut kemudian semakin terasa karena ETH juga masih mencatat performa negatif selama tujuh hari terakhir.
Tren Jangka Menengah Belum Sepenuhnya Rusak
Meskipun harga Ethereum turun hari ini, data jangka menengah belum menunjukkan perubahan tren secara penuh.
Kenaikan 34,57% dalam 60 hari dan 45,90% dalam 90 hari masih memperlihatkan bahwa ETH berada jauh di atas level beberapa bulan sebelumnya.
Namun, pasar membutuhkan tanda pemulihan agar struktur tersebut tetap terjaga. Jika ETH mampu bertahan di atas $2.540 dan kembali melewati $2.600, tekanan jangka pendek berpotensi mulai mereda.
Sebaliknya, penurunan lebih dalam di bawah support dapat membuat koreksi berlangsung lebih lama, terutama jika volume perdagangan tetap tinggi dan pembeli belum menunjukkan respons yang kuat.
Baca Juga: Analisa Harga Ethereum Hari Ini: Turun 2,71%, Digerus Aksi Profit Taking
Analisa Harga Ethereum Hari Ini
Ethereum hari ini turun 1,36% ke $2.576,52 setelah gagal mempertahankan kenaikan menuju $2.623,14. Harga bahkan sempat turun hingga $2.540,59, menunjukkan bahwa tekanan jual masih cukup kuat.
Alasan utama penurunan ETH berdasarkan data yang tersedia kemungkinan berasal dari aksi ambil untung setelah reli besar dalam 60–90 hari dan melemahnya momentum jangka pendek.
Kenaikan hampir 46% dalam 90 hari membuat sebagian pelaku pasar memiliki ruang cukup besar untuk merealisasikan keuntungan.
Tekanan tersebut juga terlihat dari performa tujuh hari yang sudah turun 4,18%. Artinya, pelemahan Ethereum bukan hanya terjadi hari ini, tetapi merupakan bagian dari koreksi yang sudah berlangsung selama beberapa sesi.
Untuk jangka pendek, $2.540 menjadi level pertahanan utama, sedangkan $2.623 menjadi resistance penting.
Jika ETH mampu bertahan di atas support dan kembali menembus $2.600, peluang rebound masih terbuka. Namun, jika $2.540 ditembus, tekanan jual dapat semakin dalam.
Secara keseluruhan, Ethereum sedang mengalami fase pendinginan setelah reli besar.
Penurunan hari ini belum cukup untuk menyatakan tren jangka menengah berubah bearish, tetapi pembeli perlu segera menunjukkan respons agar koreksi mingguan tidak berkembang menjadi tekanan yang lebih panjang.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
