Ethereum News
Analisa Harga Ethereum Hari Ini Turun 2,98% ke $2.490, ETH Tertekan Setelah Koreksi Mingguan
Penurunan harga Ethereum hari ini dapat dibaca sebagai kelanjutan dari pelemahan yang berlangsung selama sepekan terakhir.
Harga Ethereum (ETH) kembali menghadapi tekanan jual setelah kehilangan sebagian nilainya dalam perdagangan 24 jam terakhir.
Saat ini, harga ETH berada di sekitar $2.490,68, turun 2,98% dalam sehari. Pelemahan ini membuat Ethereum semakin menjauh dari level $2.500, sekaligus memperpanjang tekanan yang terlihat sepanjang pekan ini.
Pergerakan harga menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi. Dalam 24 jam terakhir, ETH sempat turun hingga $2.406,15 sebelum bergerak naik ke titik tertinggi $2.575,13.
Pemulihan dari level terendah tersebut menandakan bahwa minat beli masih muncul, tetapi belum cukup kuat untuk mempertahankan harga di area yang lebih tinggi.
Tekanan jangka pendek juga terlihat dari kinerja mingguan Ethereum yang telah merosot 8,32% dalam tujuh hari.
Sementara itu, performa 30 hari nyaris tidak berubah, dengan penurunan tipis 0,01%. Kondisi ini memperlihatkan bahwa penguatan Ethereum dalam dua hingga tiga bulan terakhir mulai kehilangan sebagian momentumnya.
Baca Juga: Analisa Harga Ethereum Hari Ini Naik 0,03%, ETH Bertahan Setelah Reli Mingguan
Daftar Isi
Tekanan Jual Menguat Setelah Ethereum Kehilangan Momentum
Penurunan harga Ethereum hari ini dapat dibaca sebagai kelanjutan dari pelemahan yang berlangsung selama sepekan terakhir.
Koreksi 8,32% dalam tujuh hari menunjukkan bahwa tekanan jual tidak hanya terjadi dalam satu sesi perdagangan, tetapi telah membatasi kemampuan Ethereum untuk mempertahankan harga.
Salah satu penjelasan yang masuk akal adalah aksi ambil untung setelah Ethereum mencatat kenaikan cukup besar dalam periode yang lebih panjang.
Dalam 60 hari, ETH masih menguat 29,81%, sedangkan dalam 90 hari kenaikannya mencapai 38,64%. Kenaikan tersebut dapat mendorong sebagian trader merealisasikan keuntungan ketika momentum mulai melemah.
Ketika aksi jual meningkat dan permintaan beli tidak cukup kuat untuk menyerapnya, harga dapat bergerak turun lebih jauh.
Namun, data yang tersedia belum cukup untuk memastikan bahwa aksi ambil untung merupakan satu-satunya penyebab penurunan.
Belum ada pula bukti spesifik dalam data tersebut yang mengonfirmasi adanya katalis negatif dari sisi regulasi, kebijakan ekonomi, atau perkembangan jaringan Ethereum.
ETH Sempat Menyentuh $2.406 Sebelum Mendapat Respons Pembeli
Pergerakan Ethereum di antara $2.406,15 dan $2.575,13 memperlihatkan bahwa pasar masih mengalami tarik-menarik antara pembeli dan penjual.
Setelah menyentuh titik terendah harian, ETH berhasil memulihkan sebagian penurunannya, tetapi harga kembali berada di bawah $2.500.
Respons pembeli di sekitar $2.400 menjadi hal penting untuk diperhatikan. Area tersebut berpotensi menjadi pijakan sementara apabila tekanan jual kembali meningkat.
Meski begitu, satu kali pemulihan belum cukup untuk memastikan bahwa harga telah membentuk dasar koreksi.
Perubahan harga dalam satu jam terakhir tercatat positif sebesar 0,18%.
Angka ini mengindikasikan adanya pemulihan kecil dalam jangka sangat pendek, tetapi belum mengubah gambaran yang lebih luas karena Ethereum masih turun hampir 3% dalam 24 jam dan lebih dari 8% dalam sepekan.
Jika pembeli mampu mempertahankan momentum dan mendorong ETH kembali ke atas $2.500, peluang konsolidasi akan semakin terbuka.
Sebaliknya, kegagalan menjaga area $2.400 dapat membuat harga kembali menghadapi tekanan.
Volume Perdagangan Mendekati $20 Miliar
Menurut catatan Tokocrypto pada Jumat (9/10), aktivitas perdagangan Ethereum masih tergolong besar ketika harga mengalami penurunan.
Volume transaksi 24 jam tercatat sekitar $19,32 miliar hingga $19,74 miliar, sedangkan kapitalisasi pasar ETH berada di kisaran $304,13 miliar–$304,16 miliar.
Volume yang besar menunjukkan bahwa pasar tetap aktif selama koreksi berlangsung. Namun, volume tinggi tidak selalu berarti tekanan jual mendominasi seluruh transaksi.
Perlu dilihat bagaimana volume tersebut berkembang ketika harga turun maupun saat ETH mencoba memulihkan posisinya.
Apabila volume meningkat bersamaan dengan penurunan harga, kondisi itu dapat memperkuat indikasi bahwa tekanan jual masih berlangsung.
Sebaliknya, kenaikan harga yang didukung aktivitas perdagangan yang sehat dapat menunjukkan bahwa permintaan mulai kembali mengimbangi penawaran.
Dengan kondisi saat ini, pelaku pasar perlu memperhatikan apakah pemulihan dari area $2.406 dapat berlanjut atau justru kembali terhenti ketika Ethereum mendekati resistance.
Level $2.400 Menjadi Area Pertahanan Terdekat
Secara teknikal, area $2.400–$2.406 menjadi zona support terdekat yang perlu dicermati. Level tersebut mengacu pada titik terendah Ethereum dalam 24 jam terakhir dan angka psikologis $2.400.
Jika ETH mampu bertahan di atas zona ini, harga berpeluang memasuki fase konsolidasi setelah mengalami tekanan mingguan.
Pemulihan berikutnya dapat menguji area $2.500 sebelum bergerak menuju resistance yang lebih tinggi.
Di sisi atas, $2.575 menjadi resistance terdekat berdasarkan harga tertinggi harian.
Ethereum perlu kembali menembus area tersebut untuk menunjukkan bahwa pembeli mulai mengambil kendali dengan lebih meyakinkan.
Namun, apabila harga kembali turun di bawah $2.400, risiko koreksi lanjutan perlu diperhatikan.
Penembusan support tidak otomatis memastikan penurunan lebih dalam, tetapi dapat menjadi sinyal bahwa tekanan jual masih belum selesai.
Kenaikan 60–90 Hari Masih Positif, tetapi Momentum Melemah
Meskipun harga Ethereum sedang tertekan, gambaran jangka menengahnya belum sepenuhnya negatif. ETH masih membukukan kenaikan 29,81% dalam 60 hari dan 38,64% dalam 90 hari.
Angka tersebut menunjukkan bahwa harga masih lebih tinggi dibandingkan posisinya dua hingga tiga bulan sebelumnya.
Namun, perbedaan antara kenaikan jangka menengah dan koreksi mingguan menggambarkan perubahan momentum yang perlu diperhatikan.
Setelah mengalami penguatan cukup besar, Ethereum kini menghadapi tantangan untuk mempertahankan hasil kenaikan tersebut.
Harga ETH juga masih jauh dari rekor tertingginya di $4.953,73. Karena itu, performa positif dalam 60 dan 90 hari tidak menjamin harga akan segera pulih.
Arah berikutnya tetap bergantung pada kekuatan permintaan, respons pasar terhadap support, dan perkembangan sentimen yang memengaruhi aset kripto secara keseluruhan.
Baca Juga: Analisa Harga Ethereum Hari Ini: Kehilangan Pijakan, ETH Turun ke $2.619
Prospek Harga Ethereum Setelah Koreksi
Dalam jangka pendek, perhatian pasar tertuju pada kemampuan ETH mempertahankan area $2.400 dan merebut kembali level $2.500.
Jika pembeli berhasil mendorong harga naik dengan dukungan volume yang memadai, Ethereum berpeluang mengurangi tekanan setelah mengalami koreksi mingguan.
Sebaliknya, jika ETH kembali menembus ke bawah $2.400, risiko pelemahan lanjutan akan meningkat.
Koreksi mingguan sebesar 8,32% menunjukkan bahwa pemulihan masih membutuhkan konfirmasi yang lebih kuat sebelum perubahan tren dapat dinilai.
Secara keseluruhan, penurunan harga Ethereum hari ini mencerminkan tekanan jual jangka pendek yang berlangsung setelah penguatan besar dalam dua hingga tiga bulan terakhir.
Aksi ambil untung menjadi salah satu kemungkinan penjelasan, tetapi data yang tersedia belum membuktikan adanya satu katalis khusus yang memicu pelemahan.
Untuk saat ini, zona $2.400 menjadi pertahanan penting, sementara $2.500 dan $2.575 merupakan area yang perlu direbut kembali agar momentum pemulihan ETH semakin meyakinkan.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
