Academy

Apa Itu $AMZN, Saham dari Amazon?

Published

on

Dari yang awalnya hanya dikenal sebagai perusahaan e-commerce, Amazon kini berkembang menjadi salah satu perusahaan terbesar di dunia dengan bisnis yang mencakup cloud computing, advertising, subscription, hingga layanan berbasis AI.

Amazon juga memiliki investasi strategis di Anthropic, perusahaan AI di balik Claude, sekaligus bekerja sama dengan Anthropic melalui AWS.

Sahamnya dengan ticker $AMZN sekarang menjadi bagian dari kelompok Magnificent Seven bersama Apple, Nvidia, Alphabet, Microsoft, Meta, dan Tesla.

Kira-kira, seperti apa saham Amazon yang memiliki kode AMZN ini? Yuk, kenali lebih dalam!

Apa Itu Saham AMZN?

Saham AMZN adalah kode ticker untuk Amazon.com, Inc., perusahaan teknologi asal Amerika Serikat yang awalnya dikenal sebagai pionir di bidang e‑commerce. Namun, seiring waktu, bisnis Amazon berkembang jauh melampaui toko online dan marketplace.

Kini, Amazon mengoperasikan ekosistem bisnis yang mencakup layanan cloud computing melalui Amazon Web Services (AWS), program berlangganan Prime, bisnis iklan digital, layanan streaming, perangkat elektronik, hingga solusi berbasis AI yang menopang berbagai sektor industri.

Amazon didirikan oleh Jeff Bezos pada 1994, dengan fokus awal menjual buku secara online. Kesuksesan model bisnisnya mendorong ekspansi ke berbagai kategori produk dan membuka marketplace bagi penjual pihak ketiga, menjadikan Amazon sebagai platform perdagangan global.

Pada 2006, perusahaan meluncurkan AWS, yang kemudian menjadi tulang punggung pertumbuhan Amazon di bidang teknologi dan layanan cloud.

Transformasi ini menjadikan Amazon bukan sekadar perusahaan ritel, melainkan raksasa teknologi multinasional yang berperan besar dalam membentuk ekonomi digital dunia.

Saham AMZN kini termasuk dalam kelompok “Magnificent Seven”, yakni tujuh saham teknologi besar yang mendominasi pasar Amerika Serikat bersama Apple, Microsoft, Google, Meta, NVIDIA, dan Tesla.

Baca juga: Bedah Underlying Asset Tokenized Stocks: Nvidia, Tesla, hingga ETF Nasdaq

Apa Saja Bisnis dan Produk Utama Amazon?

E‑Commerce dan Marketplace

Melalui toko online dan jaringan toko fisik, Amazon menjual berbagai kebutuhan, mulai dari elektronik, pakaian, perlengkapan rumah tangga, hingga bahan makanan.

Selain menjual produk sendiri, Amazon juga menyediakan platform marketplace bagi penjual pihak ketiga. Melalui program Fulfillment by Amazon (FBA), penjual dapat memanfaatkan layanan penyimpanan, pengiriman, pembayaran, dan berbagai alat bantu untuk mengelola bisnis mereka.

Model ini memungkinkan Amazon memperoleh pendapatan dari layanan yang digunakan para seller, bukan hanya dari penjualan produk langsung.

Menariknya, pada 2025 lebih dari 60% penjualan di Amazon Store berasal dari independent sellers.

Amazon Web Services (AWS) 

Amazon Web Services (AWS) AWS merupakan bisnis cloud computing milik Amazon yang menyediakan layanan komputasi, penyimpanan, database, jaringan, keamanan, analitik, hingga solusi artificial intelligence (AI) dan machine learning (ML).

Pelanggannya mencakup startup, perusahaan besar, lembaga pemerintah, hingga organisasi global. Berbeda dari bisnis retail, model pendapatan AWS berbasis penggunaan layanan. Pelanggan membayar sesuai kapasitas komputasi dan teknologi yang mereka gunakan, menjadikan AWS sebagai sumber pendapatan yang stabil dan berulang bagi Amazon.

Pada 2025, AWS mencatat penjualan sebesar US$128,7 miliar, atau sekitar 18% dari total net sales Amazon, menegaskan peran penting segmen cloud dalam struktur bisnis perusahaan.

Advertising

Amazon juga memiliki bisnis periklanan digital yang memanfaatkan trafik dan aktivitas belanja di ekosistemnya. Pengiklan dapat menggunakan Sponsored Products, Sponsored Brands, display ads, video ads, hingga Amazon DSP untuk menjangkau konsumen secara lebih efektif.

Sederhananya, ketika sebuah brand membayar agar produknya tampil lebih menonjol di hasil pencarian Amazon, itu termasuk bagian dari bisnis advertising Amazon.

Selain di halaman belanja, Amazon juga menawarkan inventory iklan melalui Prime Video, Twitch, Fire TV, perangkat Amazon, serta berbagai platform pihak ketiga lewat Amazon DSP.

Amazon Prime dan Layanan Digital 

Amazon Prime adalah layanan subscription yang menggabungkan berbagai manfaat dalam satu keanggotaan, mulai dari pengiriman cepat, Prime Video, live sports, hingga beragam benefit eksklusif lainnya.

Selain itu, Amazon juga menyediakan layanan digital seperti musik, e-book, audiobook, dan konten hiburan lainnya. 

Devices dan Smart Home

Amazon juga mengembangkan berbagai perangkat pintar yang terhubung dengan ekosistemnya, seperti Kindle, Fire TV, Echo, Ring, Blink, dan eero. Perangkat-perangkat ini mendukung layanan media dan konten digital Amazon, memperluas jangkauan perusahaan ke kehidupan sehari-hari pengguna.

Dengan demikian, Amazon tidak hanya hadir saat konsumen berbelanja, tetapi juga dalam aktivitas menonton, mendengarkan musik, mengontrol smart home, hingga mengakses konten digital, menciptakan pengalaman yang menyatu di seluruh ekosistemnya.

Bisnis Lainnya

Di luar segmen utama, Amazon terus berinovasi melalui berbagai lini bisnis tambahan, seperti:

  • Amazon Business → platform B2B untuk kebutuhan perusahaan.
  • Amazon Pharmacy → layanan farmasi dan pengiriman obat.
  • Amazon Leo → proyek internet berbasis satelit untuk memperluas akses konektivitas global.

Bagaimana Performa Jangka Panjang Amazon?

Dalam jangka panjang, pendapatan Amazon menunjukkan pertumbuhan yang cukup besar dari tahun ke tahunnya. Pendapatan tahunan perusahaan meningkat dari sekitar US$107 miliar pada FY2015 menjadi sekitar US$638 miliar pada FY2024 dan US$716,9 miliar pada FY2025.

Tren pendapatan Amazon (tahunan, US$). Sumber: Macrotrends.

Pertumbuhan tersebut tidak hanya berasal dari bisnis e-commerce, tapi juga dari beberapa produk laiin seiring Amazon memperluas AWS, advertising, subscription, dan layanan lainnya, sehingga sumber pendapatannya juga semakin beragam.

Perluasan ini tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga memperkuat kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang Amazon. Hal itu tercermin dari kapitalisasi pasar perusahaan yang terus menanjak.

Kapitalisasi pasar Amazon (US$). Sumber: CompaniesMarketCap.

Pada 3 Agustus 2026, kapitalisasi pasar Amazon untuk pertama kalinya mencapai US$3 triliun. Pencapaian ini terjadi ketika saham AMZN mencatat rekor harga baru, di tengah respons positif pasar terhadap pertumbuhan AWS dan prospek investasi Amazon di cloud computing serta AI.

Baca juga: Cara Investasi Tokenized Stocks di 2026

Bagaimana Kinerja Keuangan Terbaru Amazon?

Ringkasan hasil keuangan Amazon Q2 FY2026. Sumber: Amazon.

Pada kuartal kedua FY2026 yang berakhir pada 30 Juni 2026, Amazon mencatat net sales sebesar US$200,6 miliar. Angka tersebut naik 20% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pendapatan tersebut berasal dari berbagai kelompok produk dan layanan Amazon, mulai dari penjualan online, marketplace, advertising, subscription, hingga layanan cloud melalui AWS.

Jika dilihat berdasarkan produk dan layanan, online stores menjadi sumber pendapatan terbesar dengan US$70,4 miliar. Third-party seller services menyusul dengan US$46,8 miliar, sementara AWS mencatat US$42,2 miliar. Amazon juga memperoleh US$19,8 miliar dari advertising services dan US$13,7 miliar dari subscription services.

Pendapatan Amazon Q2 FY2026 berdasarkan segmen produk.

AWS menjadi salah satu lini dengan pertumbuhan paling tinggi. Pendapatannya naik 37% dibandingkan Q2 FY2025, dari US$30,9 miliar menjadi US$42,2 miliar. Advertising services juga tumbuh cukup cepat, naik 26% menjadi US$19,8 miliar. Sementara itu, online stores tumbuh sekitar 15% dan third-party seller services sekitar 16%.

Dari sisi profitabilitas, Amazon mencatat operating income sebesar US$27,5 miliar, naik 43% dari US$19,2 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. AWS sendiri menyumbang US$16,6 miliar terhadap operating income tersebut.

Sementara itu, net income Amazon mencapai US$62,6 miliar. Angka ini jauh lebih besar dibandingkan operating income karena Amazon mencatat keuntungan non-operasional yang besar pada kuartal tersebut, terutama dari perubahan nilai investasi perusahaan di Anthropic.

Baca juga: Apa Itu $GOOGL, Saham dari Alphabet?

Saham Tokenized Amazon (AMZNB) Bisa Dibeli di Tokocrypto

Pergerakan harga Amazon tokenized stock ($AMZNB/USDT) terbaru. Sumber: Tokocrypto.

Buat kamu yang ingin memiliki eksposur terhadap saham AMZN, sekarang kamu bisa mendapatkannya dengan mudah melalui versi tokenized stock, AMZNB, yang sudah tersedia di Tokocrypto.

AMZNB merupakan tokenized stock yang memberikan eksposur terhadap saham Amazon (AMZN) dan didukung saham asli dengan rasio 1:1.

Selain itu, pasar tokenized stock ini buka 24/7, dan kamu juga masih bisa mendapatkan dividen dari tokenized stock yang kamu miliki jika perusahaan tersebut membagikan dividen, lho!

Dapatkan eksposur saham Amazon Inc. lewat tokenized stock (AMZNB) di Tokocrypto di sini.

Kesimpulan

Saham AMZN adalah kode ticker untuk Amazon.com, Inc., perusahaan teknologi asal Amerika Serikat yang awalnya dikenal sebagai pionir di bidang e‑commerce, dan telah berkebang dengan berbagai bisnis seperti Amazon Web Services (AWS) di sektor cloud computing, periklanan digital, layanan streaming dan konten digital, serta pengembangan kecerdasan buatan (AI).

Bagi investor kripto yang ingin memiliki eksposur terhadap pergerakan saham $AMZN dengan cara yang lebih fleksibel, kini sudah tersedia versi tokenized stock melalui Amazon Tokenized bStocks (AMZNB) di Tokocrypto, dengan dukungan underlying 1:1 dan akses perdagangan 24/7.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Referensi:
Amazon: Q2 2026 Results
Amazon: Q2 2026 (SEC)
CompaniesMarketCap: Amazon Market Cap
Wikipedia: Amazon (company)
Umbrex: Amazon Strategy and Business Model

Trending

Exit mobile version