Connect with us

Market

Aplikasi Palsu di App Store Kuras 5,9 BTC Milik Musisi AS

Aplikasi palsu yang menyamar sebagai Ledger Live berhasil menembus App Store Apple dan menguras aset kripto senilai sekitar 5,9 Bitcoin.
Tim Research Tokocrypto mengatakan itik paling rentan dalam keamanan kripto tetap ada pada sisi pengguna.

Tivan

Published

on

Sebuah aplikasi palsu yang menyamar sebagai Ledger Live berhasil menembus App Store Apple dan menguras aset kripto senilai sekitar 5,9 Bitcoin (sekitar $420.000) milik musisi Amerika Serikat, Garrett Dutton atau dikenal sebagai G. Love. Kasus ini kembali menyoroti meningkatnya risiko keamanan, bahkan di platform resmi sekalipun.

Dikutip CryptoNews, korban diketahui mengunduh aplikasi tersebut di perangkat MacBook barunya dan tanpa sadar memasukkan seed phrase ke dalam aplikasi palsu tersebut. Dalam waktu singkat, seluruh dana yang telah dikumpulkan selama hampir satu dekade langsung hilang.

Modus Lama, Dampak Besar

Penipuan ini menggunakan metode klasik, yaitu menyamar sebagai aplikasi resmi untuk mencuri data sensitif pengguna. Dalam kasus ini, pelaku berhasil meyakinkan korban untuk memasukkan recovery phrase, yang pada dasarnya memberikan akses penuh ke wallet.

Data on-chain menunjukkan bahwa dana yang dicuri langsung dipindahkan ke beberapa alamat yang terhubung dengan exchange KuCoin melalui sembilan transaksi berbeda, memperkecil peluang pemulihan aset.

“Kasus ini menegaskan bahwa titik paling rentan dalam keamanan kripto tetap ada pada sisi pengguna, terutama saat berinteraksi dengan aplikasi pihak ketiga,” ujar Tim Research Tokocrypto.

Mereka menekankan bahwa seed phrase adalah kunci utama yang tidak boleh dibagikan dalam kondisi apa pun. “Jika seed phrase sudah diberikan, maka kontrol aset sepenuhnya berpindah. Tidak ada mekanisme untuk membatalkan transaksi tersebut,” tambahnya.

Baca juga: Viral! Penipuan Kripto Manfaatkan Isu Perang

Ancaman Semakin Canggih

Insiden ini bukan yang pertama. Sebelumnya, aplikasi palsu serupa juga sempat muncul di Microsoft Store dan menyebabkan kerugian ratusan ribu dolar. Bahkan, metode penipuan kini semakin berkembang, termasuk melalui surat fisik yang dikirim ke pengguna hardware wallet.

Dalam skema tersebut, korban diarahkan untuk melakukan “verifikasi” melalui QR code yang mengarah ke situs palsu, lalu diminta memasukkan seed phrase. Begitu data dimasukkan, pelaku langsung mengambil alih wallet.

Risiko di Platform Resmi

Fakta bahwa aplikasi palsu ini bisa lolos ke App Store menunjukkan bahwa bahkan platform dengan sistem keamanan ketat pun tidak sepenuhnya bebas dari ancaman. Hal ini menjadi pengingat bahwa verifikasi manual oleh pengguna tetap menjadi lapisan keamanan terakhir.

Data dari FBI juga menunjukkan tren peningkatan kejahatan kripto, dengan total kerugian di AS mencapai 11 miliar dolar AS pada 2025, naik dari 9 miliar dolar AS di tahun sebelumnya.

Secara keseluruhan, kasus ini menjadi peringatan bahwa keamanan aset kripto tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kewaspadaan pengguna dalam menghadapi berbagai modus penipuan yang terus berkembang.

Baca juga: Paxos Tak Sengaja Cetak Stablecoin $300 Triliun untuk PayPal!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Trending