Crypto

Arthur Hayes Borong Ethereum Senilai US$6,39 Juta, Harga ETH Malah Anjlok 5%

Tim Research Tokocrypto mengatakan pembelian terbaru ini melanjutkan aksi akumulasi yang dilakukan Hayes sejak pertengahan Juli 2026.

Published

on

Pendiri sekaligus mantan CEO BitMEX, Arthur Hayes, kembali menambah kepemilikan Ethereum (ETH) dengan membeli 3.298 ETH senilai sekitar US$6,39 juta. Namun, hanya beberapa jam setelah transaksi tersebut, harga Ethereum justru terkoreksi sekitar 5%, turun dari kisaran US$1.960 menjadi sekitar US$1.872.

Tim Research Tokocrypto mengatakan pembelian terbaru ini melanjutkan aksi akumulasi yang dilakukan Hayes sejak pertengahan Juli 2026. Berdasarkan data on-chain, sejak 15 Juli lalu ia telah mengoleksi total 7.213 ETH dengan nilai investasi sekitar US$13,87 juta atau pada harga rata-rata US$1.923 per ETH.

“Dengan harga Ethereum saat ini, posisi investasi Hayes diperkirakan masih mencatat kerugian yang belum direalisasi (unrealized loss) sekitar US$368.000,” jelasnya.

Strategi Kepemilikan Ethereum

Dilaporkan BeInCrypto, Hayes membangun kembali kepemilikan Ethereum secara bertahap melalui sejumlah transaksi over-the-counter (OTC). Aktivitas tersebut terpantau melibatkan beberapa perusahaan perdagangan aset digital, seperti Galaxy Digital, FalconX, dan Cumberland. Dalam setiap transaksi, jumlah pembelian berkisar antara sekitar 645 ETH hingga lebih dari 1.300 ETH.

Strategi tersebut menandai perubahan arah investasi Hayes. Pada akhir Juni lalu, ia diketahui sempat melepas seluruh kepemilikan Ethereum dengan kerugian sekitar US$606.000. Namun, ketika harga ETH mulai pulih ke atas level US$1.750 pada pertengahan Juli, Hayes kembali masuk ke pasar dan secara konsisten menambah kepemilikannya.

Langkah Hayes sejalan dengan pandangan sejumlah pelaku pasar yang masih optimistis terhadap prospek Ethereum dalam jangka panjang. Salah satunya datang dari Head of Research Fundstrat, Tom Lee, yang menilai institusi kini tidak lagi hanya memperdagangkan ETH sebagai aset investasi, tetapi juga mulai memanfaatkan jaringan Ethereum sebagai infrastruktur untuk berbagai layanan keuangan berbasis blockchain.

Lee sebelumnya menyoroti meningkatnya adopsi Ethereum melalui produk tokenisasi aset yang dikembangkan BlackRock serta pemanfaatan jaringan Ethereum oleh Robinhood sebagai bagian dari pengembangan layanan berbasis aset digital.

Meski demikian, sentimen jangka pendek terhadap Ethereum masih dibayangi tekanan pasar yang lebih luas. Koreksi harga ETH terjadi bersamaan dengan pelemahan mayoritas aset kripto menjelang berakhirnya rapat kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) pekan ini.

Baca Juga: Arthur Hayes Borong Ethereum Lagi, Padahal Baru Jual 6.000 ETH

Faktor Pergerakan Harga ETH Selanjutnya

Pelaku pasar saat ini menunggu sinyal mengenai arah suku bunga Amerika Serikat. Ketidakpastian tersebut mendorong investor cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko, termasuk aset kripto.

Dalam jangka pendek, perhatian investor kini tertuju pada kemampuan Ethereum untuk kembali menembus level psikologis US$1.900. Apabila berhasil pulih ke atas level tersebut, momentum bullish berpeluang kembali terbentuk. Sebaliknya, jika tekanan jual masih berlanjut, Ethereum berpotensi bergerak lebih rendah hingga muncul katalis baru dari kondisi makroekonomi maupun sentimen pasar kripto.

Arthur Hayes sendiri dikenal sebagai salah satu investor yang kerap mengambil posisi agresif di pasar aset digital. Dalam beberapa tahun terakhir, ia beberapa kali masuk dan keluar dari sejumlah aset kripto seperti Hyperliquid (HYPE), Zcash, hingga Worldcoin mengikuti perubahan sentimen pasar.

Meski aksi akumulasi Hayes kerap menjadi perhatian investor, pergerakan harga Ethereum dalam jangka pendek diperkirakan tetap akan lebih dipengaruhi oleh kondisi pasar secara keseluruhan, terutama hasil rapat The Fed dan arah pergerakan Bitcoin sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar.

Baca Juga: Token PORTAL Naik 13,63% Setelah Umumkan Peluncuran Portal V2


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Trending

Exit mobile version