Market

Bitcoin dan Stablecoin Jadi Jalur Bantuan setelah Gempa Besar di Venezuela

Tim Research Tokocrypto mengatakan sebelum berdonasi, pengguna perlu memeriksa link resmi, melihat unggahan asli dari organisasi terkait.

Published

on

Ekosistem kripto bergerak cepat membantu Venezuela setelah gempa besar yang terjadi pada 24 Juni. Sejumlah organisasi kemanusiaan, exchange, dan komunitas mulai membuka kanal donasi menggunakan aset crypto.

Dalam situasi darurat, kecepatan pengiriman dana menjadi faktor penting. Kripto memungkinkan bantuan dikirim langsung antar-wallet tanpa harus melalui sistem perbankan tradisional.

Hal ini sangat relevan bagi negara yang sistem keuangannya sedang tertekan atau menghadapi hambatan internasional.

Gempa Besar Guncang Venezuela

Dilaporkan BeInCrypto, gempa berkekuatan 7,2 dan 7,5 magnitudo mengguncang wilayah tengah-utara Venezuela.

La Guaira menjadi salah satu area yang paling terdampak, dengan sejumlah apartemen runtuh dan tim penyelamat harus menggali puing secara manual karena keterbatasan alat berat.

Laporan PBB yang dikutip BBC menyebut sedikitnya 920 orang meninggal, lebih dari 3.300 orang luka-luka, dan lebih dari 50.000 orang masih hilang.

Krisis Lama Memperburuk Situasi

Dampak gempa menjadi semakin berat karena Venezuela sudah lama menghadapi krisis ekonomi, migrasi besar-besaran, dan penurunan kualitas layanan publik.

Gangguan listrik, air, komunikasi, dan transportasi membuat upaya penyelamatan menjadi lebih sulit.

Bantuan internasional mulai datang dari berbagai negara, termasuk Republik Dominika, Meksiko, El Salvador, Spanyol, Swiss, India, dan Kolombia.

Stablecoin Jadi Pilihan Utama

Dalam kondisi darurat, stablecoin seperti USDT dan USDC menjadi salah satu instrumen yang banyak dipilih.

Stablecoin membantu mengurangi risiko volatilitas harga yang biasanya terjadi pada aset crypto seperti Bitcoin atau Ethereum.

Selain itu, stablecoin lebih mudah digunakan untuk kebutuhan lokal seperti membeli makanan, obat-obatan, air bersih, alat medis, dan perlengkapan penyelamatan.

Donasi Crypto Bisa Menembus Batas Negara

Salah satu keunggulan crypto dalam krisis kemanusiaan adalah kemampuannya mengirim dana lintas negara dengan cepat.

Donasi dapat diterima dalam hitungan menit dan tidak selalu bergantung pada bank, jam operasional, atau proses transfer internasional yang panjang.

Bagi wilayah terdampak bencana, kecepatan ini dapat membantu mempercepat distribusi bantuan ke lokasi yang membutuhkan.

Binance Siapkan Bantuan US$3 Juta

Binance menjadi salah satu exchange besar yang mengumumkan respons korporat.

Perusahaan tersebut menyiapkan donasi US$3 juta untuk pengguna terdampak gempa, termasuk 20 kupon USDT dan penghapusan sementara biaya P2P.

Program ini mencakup tujuh negara bagian yang terdampak gempa 24 Juni.

El Dorado Buka Transfer Bebas Komisi

El Dorado, exchange P2P asal Amerika Latin, juga ikut membantu dengan mengoordinasikan bantuan ke wilayah paling terdampak.

Platform ini memiliki basis pengguna yang kuat di Venezuela, terutama karena banyak masyarakat lokal sudah terbiasa menggunakan stablecoin dalam transaksi bolivar.

El Dorado juga mengaktifkan transfer bebas komisi ke Venezuela bagi pengguna di luar negeri.

Ana Ojeda Caracas Gandeng Decaf

Kampanye yang dipimpin Ana Ojeda Caracas menjadi salah satu inisiatif paling terlihat di komunitas crypto Amerika Latin.

Sosok yang dikenal sebagai “Criptolawyer” Venezuela itu mengumumkan kerja sama dengan platform Decaf untuk menyalurkan donasi internasional kepada keluarga terdampak gempa.

Melalui Decaf Pay, donatur dapat memberi kontribusi menggunakan USDC, kartu, maupun transfer bank internasional.

Baca juga: Inggris Larang Donasi Kripto: Starmer Sebut Demi Demokrasi

Transparansi Donasi Jadi Nilai Tambah

Decaf Pay memungkinkan total dana yang terkumpul terlihat secara publik.

Platform tersebut juga memfasilitasi pembayaran lokal di Venezuela melalui infrastruktur Airtm agar proses konversi dan distribusi bantuan bisa berjalan lebih cepat.

Model seperti ini menunjukkan bagaimana crypto dapat digabungkan dengan sistem pembayaran lokal untuk mempercepat bantuan darurat.

BTC UCAB Academy Buka Emergency Fund

BTC UCAB Academy dari Universidad Católica Andrés Bello juga mengaktifkan Emergency Earthquake Fund Venezuela 2026.

Inisiatif ini menawarkan custody institusional dan transparansi on-chain.

Setiap donasi dan penyaluran dana akan dapat diverifikasi di blockchain serta dikomunikasikan melalui media sosial resmi.

Organisasi Internasional Ikut Terlibat

Organisasi kemanusiaan internasional seperti Mercy Corps dan World Vision juga menerima donasi crypto melalui The Giving Block.

Platform ini memungkinkan donasi dalam Bitcoin, Ethereum, USDC, dan berbagai aset crypto populer lain.

Keterlibatan organisasi global memberi opsi tambahan bagi donatur yang ingin menyalurkan bantuan melalui lembaga dengan pengalaman kemanusiaan internasional.

Komunitas Crypto Galang Bantuan Langsung

Selain lembaga besar, sejumlah inisiatif komunitas juga ikut bergerak.

Salah satu pengguna X dengan nama LIVRE menggalang dana dalam Bitcoin, Ethereum, Solana, SUI, dan USDC.

Dana tersebut ditujukan untuk membeli kebutuhan darurat seperti sarung tangan, kasa, alkohol, makanan, air, dan alat penyelamatan.

Risiko Donasi Crypto Tetap Perlu Diwaspadai

Meski crypto menawarkan kecepatan, risiko tetap ada.

Transaksi crypto bersifat irreversible, sehingga dana yang sudah dikirim tidak dapat dibatalkan jika salah alamat atau masuk ke campaign palsu.

Dalam situasi bencana, banyak penipu memanfaatkan urgensi emosional untuk membuat alamat palsu, screenshot tiruan, atau kampanye yang tidak dapat diverifikasi.

Donatur Perlu Verifikasi Kanal Resmi

Tim Research Tokocrypto mengatakan sebelum berdonasi, pengguna perlu memeriksa link resmi, melihat unggahan asli dari organisasi terkait, dan menghindari menyalin alamat wallet dari screenshot yang tidak jelas sumbernya.

“Donatur juga sebaiknya memilih organisasi yang memiliki rekam jejak, laporan penggunaan dana, dan transparansi publik,” jelasnya.

Untuk donasi on-chain, kemampuan melacak transaksi dapat menjadi nilai tambah, tetapi tetap perlu dikombinasikan dengan verifikasi identitas penerima dana.

Crypto Makin Relevan untuk Respons Bencana

Banyaknya inisiatif donasi untuk Venezuela menunjukkan bahwa crypto tidak lagi hanya dipandang sebagai aset spekulatif.

Dalam situasi krisis, Bitcoin dan stablecoin dapat menjadi infrastruktur bantuan global yang cepat, lintas negara, dan relatif mudah diakses.

Venezuela menambah daftar panjang bencana di mana crypto digunakan sebagai jembatan solidaritas internasional.

Baca juga: Coinbase Perluas Sektor Pinjaman Kripto USDC ke Inggris


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending

Exit mobile version