Market
Bitcoin Sitaan AS Tak Dijual, Siap Jadi Senjata Strategis Negara
Pemerintah Amerika Serikat selangkah lebih dekat merealisasikan U.S. Strategic Bitcoin Reserve setelah Departemen Kehakiman AS (Department of Justice/DOJ) menegaskan bahwa Bitcoin sitaan dalam kasus Samourai Wallet tidak akan dijual ke pasar.
Konfirmasi ini disampaikan oleh Patrick Witt, Executive Director President’s Council of Advisors for Digital Assets, yang menyebut DOJ telah memverifikasi status aset tersebut sesuai dengan Executive Order 14233. Dalam aturan tersebut, seluruh Bitcoin hasil penyitaan federal wajib ditahan dan tidak dilikuidasi.
Keputusan ini sekaligus membantah spekulasi yang sebelumnya beredar di berbagai media bahwa Bitcoin hasil penyitaan telah atau akan dijual, menyusul pengakuan bersalah pengembang Samourai Wallet dalam kasus hukum yang menjerat mereka.
Kekhawatiran Aksi Jual Pemerintah Mereda
Selama bertahun-tahun, praktik umum pemerintah AS adalah menjual aset kripto sitaan melalui lelang atau pasar terbuka. Langkah tersebut kerap menimbulkan tekanan jual mendadak dan meningkatkan volatilitas harga Bitcoin.
Namun, DOJ memastikan pendekatan itu kini berubah. Bitcoin sitaan Samourai Wallet akan tetap tercatat sebagai aset pemerintah AS dan berpotensi digunakan sebagai bagian dari cadangan strategis nasional.
Kebijakan ini sejalan dengan pandangan sejumlah tokoh industri, termasuk CEO ARK Invest Cathie Wood, yang sebelumnya memproyeksikan Bitcoin sebagai aset cadangan strategis jangka panjang.
Baca juga: Pemerintah AS Rencana Akuisisi Bitcoin, Hentikan Penjualan Aset Sitaan
Perubahan Paradigma Pengelolaan Aset Digital
Dilaporkan Coingape, keputusan menahan Bitcoin sitaan menandai pergeseran besar dalam cara pemerintah AS memandang aset digital. Bitcoin tidak lagi diperlakukan semata-mata sebagai barang sitaan untuk segera dijual, melainkan sebagai sumber daya strategis yang setara dengan komoditas dan cadangan negara lainnya.
Sejumlah anggota parlemen sebelumnya juga mengkritik praktik penjualan Bitcoin sitaan, termasuk Senator Cynthia Lummis yang menyoroti minimnya pengawasan serta dampaknya terhadap pasar.
Dengan kebijakan baru ini, pemerintah AS dinilai dapat mengurangi tekanan jual dari dompet Bitcoin milik negara yang selama ini diawasi ketat oleh investor global.
Dampak Global Mulai Terlihat
Langkah DOJ ini memperkuat koordinasi antara lembaga penegak hukum dan cabang eksekutif dalam menjalankan kerangka Strategic Bitcoin Reserve. Koordinasi semacam ini sebelumnya dinilai tidak konsisten.
Pengaruh kebijakan AS juga diperkirakan meluas ke tingkat global. Sejumlah negara kerap menjadikan kebijakan Amerika Serikat sebagai acuan, termasuk Taiwan yang dilaporkan tengah merancang strategi cadangan Bitcoin berbasis aset sitaan.
Jika pendekatan ini diadopsi secara luas, penahanan aset digital sitaan alih-alih melikuidasinya dapat menjadi standar baru global, sekaligus memperkuat posisi Bitcoin sebagai kelas aset strategis yang sah di tingkat negara.
Baca juga: Amerika Borong Bitcoin, China Tumpuk Emas: Perang Aset Dunia Dimulai?!
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Bitcoin News5 days ago600.000 Bitcoin Venezuela Akan Disita Trump, Apa Dampaknya?
-
Bitcoin News6 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Naik ke $92.160, Uji Momentum
-
Bitcoin News7 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Stabil di $90.624, Masih Konsolidasi
-
Market6 days agoInvestor Wajib Tahu! 5 Agenda Pekan Ini Bisa Ubah Arah Pasar kripto

