Metaverse

BLACKPINK Menangkan Best Metaverse Performance di MTV EMA 2022

Published

on

BLACKPINK memenangkan penghargaan pertama untuk “Best Metaverse Performance” di MTV EMA 2022. Mereka membuat sejarah baru untuk musik K-pop dan dunia metaverse.

MTV European Music Awards tahun ini berlangsung pada 13 November di Dusseldorf, dengan sejumlah penampilan menarik dan banyak selebritas. Untuk tahun 2022, MTV memperkenalkan bukan hanya satu, tetapi dua kategori penghargaan baru termasuk “Best Longform Video” dan “Best Metaverse Performance.”

BLACKPINK dinominasikan bersama musisi dunia lainnya dalam kategori “Best Metaverse Performance,” seperti BTS, Charli XCX, Harry Styles, Justin Bieber, dan Twenty One Pilots.

BLACKPINK dan Metaverse

BLACKPINK memenangkan penghargaan pertama untuk “Best Metaverse Performance” di MTV EMA 2022. Foto: Yg Entertainment.

Baca juga: Vitalik Buterin Berbagi Pikiran Tentang Sam Bankman-Fried dan FTX

BLACKPINK tidak dapat menghadiri acara puncak MTV EMA tahun ini secara langsung, namun, dengan ramah menerima penghargaan dengan video yang sudah direkam sebelumnya. Bersamaan dengan penghargaan untuk penampilan digital mereka, BLACKPINK dinominasikan untuk Biggest Fans, Best K-pop dan Best Video for “Pink Venom.”

Sebelumnya, girlband Kpop fenomenal ini telah mendapatkan Best Metaverse Performance di MTV VMA berkat konser in-game “The Virtual” mereka, hasil kolaborasi dengan PUBG Mobile.

Advertisement

Acara spektakuler tersebut disaksikan hingga 15,7 juta kali di seluruh dunia. Konser tersebut berhasil menjadi yang teratas melawan enam bintang dan game terbesar di dunia lainnya, termasuk Ariana Grande di Fortnite, Charli XCX di Roblox, dan Justin Bieber di Wave.

Dikutip Cointelegraph, kategori penghargaan VMA pada tahun ini termasuk, “Video of the Year,” “Artist of the Year” dan “Song of the Year,” meskipun tahun ini, ada sentuhan Web3. VMA memperhitungkan kinerja pertunjukan musik di Metaverse dan menciptakan kategori penghargaan baru.

Metaverse Terus Mencuri Perhatian

Ilustrasi metaverse.

Baca juga: MTV Video Music Awards 2022 Bikin Kategori ‘Metaverse’, Apa Itu?

Kategori metaverse tahun ini muncul setelah VMA selama lima tahun berturut-turut mengalami penurunan penayangan. Ketika metaverse terus berkembang dan menarik audiens yang lebih muda, langkah MTV untuk memasukkan konsep dunia virtual ini dapat membantu membuatnya tetap up to date.

Industri musik kini penuh dengan integrasi Web3, karena telah berada di lintasan konsumsi digital yang meningkat selama bertahun-tahun setelah diperkenalkannya layanan streaming musik.

Artis mulai banyak merilis single sebagai non-fungible token (NFT), yang sekarang memenuhi syarat untuk diakui di tangga lagu internasional, sementara yang lain memanfaatkan blockchain untuk meningkatkan lisensi musik.

Advertisement

Popular

Exit mobile version