Academy
Crypto Futures Trading untuk Pemula: Hal yang Perlu Dipahami
Crypto futures trading menjadi salah satu instrumen trading paling populer untuk mendapatkan keuntungan dari Bitcoin, Ethereum, atau altcoin lain di pasar kripto.
Tak heran banyak pemula tertarik untuk mencoba, sebab crypto futures memberikan peluang untuk menghasilkan profit cepat, bahkan dengan modal kecil karena adanya leverage.
Namun, sebelum kamu benar-benar memutuskan untuk terjun dan mencoba crypto futures trading, ada baiknya kamu memahami apa itu futures trading. Artikel ini membahas semua yang perlu kamu ketahui sebagai pemula.
Daftar Isi
Apa Itu Futures?
Crypto futures merupakan kontrak keuangan yang memungkinkan kamu berspekulasi atas pergerakan harga aset kripto seperti Bitcoin (BTC) atau Ethereum (ETH), tanpa harus memiliki aset tersebut secara langsung. Berbeda dengan trading spot di mana kamu membeli aset secara langsung dan dapat menyimpannya, aktivitas trading futures menggunakan basis kontrak yang merepresentasikan nilai aset di masa depan.
Dalam kontrak futures, kamu membuat kesepakatan untuk membeli atau menjual aset pada harga tertentu di masa depan sesuai kesepakatan.
Bayangkan seperti ini:
Andi adalah penambang Bitcoin yang setiap bulan harus membayar listrik dan biaya perawatan mesin. Andi memperkirakan bahwa dia baru bisa mendapatkan 10 BTC 2 bulan ke depan, tapi karena takut harga Bitcoin turun, ia membuat kontrak futures untuk menjual 10 BTC di harga $60.000 tiga bulan ke depan setelah BTC miliknya cair.
Ketika waktunya tiba, harga pasar ternyata jatuh ke $50.000, nah karena ada kontrak futures tadi Andi tetap bisa menjual di $60.000 sesuai kontrak. Dengan begitu, ia aman menutup biaya operasional meski kehilangan peluang untung lebih besar jika harga naik.
Dalam praktiknya, di pasar kripto ada jenis futures:
- Dated Futures (futures biasa) → punya tanggal kedaluarsa.
- Perpetual Futures (perps) → tanpa tanggal kadaluarsa.
Dari kedua jenis tersebut, jenis yang paling umum digunakan di pasar kripto adalah adalah perpetual futures, yakni kontrak tanpa tanggal kedaluwarsa yang bisa dipegang selama margin mencukupi.
Perbedaannya sudah dibahas di artikel sebelumnya, baca di sini: Perpetual Futures Crypto: Apa Bedanya dengan Futures Biasa?
Istilah Penting yang Harus Dipahami Pemula
Berikut beberapa istilah yang perlu dipahami oleh pemula:
| Istilah | Penjelasan Singkat |
| Long | Posisi beli → untung jika harga naik |
| Short | Posisi jual → untung jika harga turun |
| Leverage | Pinjaman dana dari exchange (10x, 20x, bahkan 100x) |
| Margin | Modal jaminan yang disetor saat membuka posisi ber-leverage |
| Liquidation | Posisi otomatis ditutup jika kerugian terlalu besar |
| Funding Rate | Funding rate adalah biaya berkala yang dibayarkan antara pemegang posisi long dan short pada perpetual futures |
| Mark Price | Harga pasar yang menjadi acuan untuk menghitung unrealized profit/loss dan likuidasi posisi yang kamu miliki. |
Baca juga: Cara Kerja Perpetual Futures Crypto: Funding Rate & Mekanismenya
Kelebihan dan Risiko Futures
| Kelebihan | Risiko |
| Profit 2 arah: Bisa untung saat harga naik atau turun | Likuidasi: Salah dalam melakukan analisa arah bisa kehilangan seluruh modal |
| Modal kecil: Leverage memungkinkan eksposur besar dengan modal terbatas | Volatilitas: Pergerakan harga dengan leverage menjadi lebih volatil |
| Likuiditas tinggi: Volume transaksi besar karena adanya leverage | Funding fee: Biaya menahan posisi jangka panjang bisa membengkak |
| Hedging: Efektif untuk melindungi portofolio aset dari risiko fluktuasi harga yang merugikan. | Bukan untuk semua trader: Bagi trader muslim futures dianggap haram, selain itu futures tidak ramah pemula |
Tips Memulai untuk Pemula
- Pelajari dasar-dasarnya terlebih dahulu: Pahami konsep margin, leverage, funding rate, dan mekanisme likuidasi sebelum menyentuh uang nyata. Manfaatkan materi edukasi di platform atau komunitas trader.
- Mulai dengan leverage rendah: Jangan langsung pakai leverage tinggi. Leverage 2x–5x sudah cukup untuk belajar merasakan dinamika pasar tanpa risiko likuidasi yang terlalu besar.
- Terapkan manajemen risiko ketat: Gunakan fitur Stop Loss untuk membatasi kerugian. Jangan pernah menggunakan dana kebutuhan pokok untuk trading. Alokasikan hanya sebagian kecil portofolio per posisi.
- Fokus pada satu atau dua aset dahulu: Pelajari pergerakan BTC atau ETH secara mendalam sebelum mencoba aset lain. Jangan tergoda FOMO dari media sosial tanpa riset mendalam.
Kesimpulan
Crypto futures menawarkan peluang yang menarik karena fleksibilitasnya dalam berbagai kondisi pasar. Namun, instrumen ini juga memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi dibandingkan spot trading.
Bagi pemula, memahami konsep dasar seperti leverage, margin, dan likuidasi adalah langkah awal yang penting sebelum mulai trading.
Apa pun langkah yang diambil, selalu berhati-hati dalam mengambil keputusan trading dan pastikan menggunakan exchange terpercaya seperti Tokocrypto yang telah terdaftar resmi, serta berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Investasi dan trading crypto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset crypto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda.
Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Bitcoin News3 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun $66.098, Ada Apa?
-
Altcoin News3 days agoHarga Pi Network Turun 3%, Tertekan Arus Keluar ETF Bitcoin
-
Market3 days agoAudit Real-Time: BlackRock Integrasi Chronicle ke Fund BUIDL
-
Bitcoin News7 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Rebound $70.498, Bullish Terbentuk?

