Connect with us

Web3

Published

on

Web3 atau Web 3.0 telah menjadi istilah umum untuk visi internet di masa depan yang lebih baik. Pada intinya, Web3 menggunakan blockchain, aset kripto, dan NFT untuk memberikan kekuatan kembali kepada pengguna dalam bentuk kepemilikan.

Continue Reading

Business

Telegram Berencana Bikin Exchange dan Wallet Kripto Terdesentralisasi

Published

on

Ilustrasi Telegram. Foto: Shutterstock.

Telegram telah mengumumkan rencana untuk membangun exchange kripto terdesentralisasi atau Decentralized Exchange (DEX) setelah kegagalan FTX. Langkah Telegram ini disambut positif karena dapat membangun kepercayaan exchange kembali.

Founder an CEO Telegram, Pavel Durov, mengatakan perusahaannya akan merilis serangkaian produk aset digital terdesentralisasi, termasuk DEX dan wallet non-kustodian yang memungkinkan jutaan pengguna memperdagangkan kripto mereka dengan aman.

“Dengan cara ini kami dapat memperbaiki kesalahan yang disebabkan oleh sentralisasi berlebihan, yang mengecewakan ratusan ribu pengguna cryptocurrency,” kata Durov dikutip Kitco.

Solusi Keamanan

Ilustrasi Telegram. Foto: Shutterstock.
Ilustrasi Telegram. Foto: Shutterstock.

Baca juga: Brasil Rilis Aturan Legalkan Kripto Sebagai Metode Pembayaran

Dalam pengumumannya, Durov langsung mereferensikan exchange kripto, FTX dalam paragraf pembukanya, menyoroti fakta bahwa “banyak orang kehilangan uang mereka ketika FTX, salah satu bursa terbesar, bangkrut.”

Menurutnya perkembangan selama setahun terakhir telah menunjukkan bahwa ekosistem kripto secara keseluruhan perlu kembali ke akarnya yang terdesentralisasi.

“Solusinya jelas: Proyek berbasis blockchain harus kembali ke akarnya desentralisasi. Pengguna aset kripto harus beralih ke transaksi tanpa kepercayaan dan dompet yang di-hosting sendiri yang tidak bergantung pada pihak ketiga mana pun,” katanya.

Durov meminta pengembang untuk membantu mengarahkan industri blockchain menjauh dari sentralisasi dengan membangun aplikasi terdesentralisasi yang cepat dan mudah digunakan untuk banyak orang.

Telegram dan Kripto

Ilustrasi Telegram. Foto: Shutterstock.
Ilustrasi TON (Telegram Open Network) Foundation. Foto: Shutterstock.

Baca juga: Investor Institusi Tingkatkan Alokasi Dana Investasi Selama Crypto Winter

Telegram diketahui secara bertahap memasuki ranah aset digital. Itu telah menambahkan dukungan untuk pembayaran kripto, menurut tweet dari TON (Telegram Open Network) Foundation, pada bulan April. Token TON dapat digunakan untuk melakukan pembayaran aset kripto di Telegram.

550 juta pengguna Telegram kini telah terpapar teknologi blockchain dan kripto, berkat inisiatif tersebut. Namun, pengumuman baru telah muncul tentang aplikasi perpesanan instan. Sekarang berencana untuk meluncurkan non-custodial wallet dan decentralized cryptocurrency exchange.

Continue Reading

Crypto

Brasil Rilis Aturan Legalkan Kripto Sebagai Metode Pembayaran

Published

on

Brasil keluarkan aturan legalkan kripto sebagai metode pembayaran. Foto: Shutterstock.

Parlemen Brasil telah mengesahkan undang-undang yang akan mengatur penggunaan aset kripto sebagai alat pembayaran di seluruh wilayahnya. Kebijakan ini berpotensi memberikan dorongan menuju adopsi aset digital di kawasan Amerika Selatan.

Kamar Deputi Brasil menyetujui kerangka peraturan baru dengan kode PL 4401/2021 yang akan mencakup aset kripto dan rewards perjalanan rutin dari maskapai penerbangan atau yang disebut “miles” dalam definisi “perjanjian pembayaran” di bawah pengawasan dewan perwakilan negara dan bank sentral.

Meskipun ini membuat kemajuan yang signifikan untuk aset digital di Negeri Samba, undang-undang tersebut masih memerlukan tanda tangan presiden Brasil untuk dapat diberlakukan.

Kemajuan Adopsi Kripto

Ilustrasi aset kripto
Ilustrasi aset kripto

Baca juga: Raja Kripto Hong Kong Tiantian Kullander Meninggal Dunia

Pengesahan RUU tersebut tidak menjadikan aset kripto sebagai alat pembayaran yang sah di dalam negeri. Namun, RUU tersebut akan memasukkan aset digital dan program miles dalam definisi “metode pembayaran” yang berada di bawah pengawasan bank sentral negara tersebut.

Setelah disahkan menjadi undang-undang, pemerintah Brasil harus memutuskan lembaga mana yang akan membawahi pengawasan. Namun, kripto yang akan dianggap sebagai sekuritas akan tetap berada di bawah yurisdiksi Komisi Sekuritas dan Bursa Brasil (CVM).

Selain menunjuk kripto sebagai metode pembayaran, undang-undang memungkinkan pembuatan lisensi untuk platform exchange kripto dan untuk penyimpanan dan pengelolaan aset oleh pihak ketiga. Selain itu, undang-undang akan mewajibkan bursa untuk membuat perbedaan yang jelas antara dana perusahaan dan pengguna, untuk menghindari insiden lain seperti keruntuhan FTX.

Brasil dan Kripto

Brasil keluarkan aturan legalkan kripto sebagai metode pembayaran. Foto: Shutterstock.
Brasil keluarkan aturan legalkan kripto sebagai metode pembayaran. Foto: Shutterstock.

Baca juga: NGOBRAS Spesial: Prediksi Market Kripto dan NFT di Akhir Tahun 2022

Brasil telah membuat banyak kemajuan dalam hal regulasi dan adopsi aset digital di kalangan investor. Saat ini, Brasil menjadi negara dengan ETF kripto paling banyak di Amerika Latin, dan sebagian besar bank dan broker utama negara itu saat ini menawarkan beberapa jenis eksposur terhadap investasi kripto atau layanan serupa seperti penawaran kustodian atau token.

Beberapa bank di Brasil saat ini sudah bereksperimen dengan penyimpanan aset digital, seperti anak perusahaan Brazil dari raksasa perbankan Spanyol, Santander, yang berencana untuk mulai menawarkan layanan perdagangan kripto juga.

Bank lain seperti Itaú, salah satu bank swasta terbesar di Brasil, berencana meluncurkan platform tokenisasi asetnya sendiri. Namun, belum ada yang mengembangkan layanan untuk memproses pembayaran dalam kripto.

Continue Reading

Market

NGOBRAS Spesial: Prediksi Market Kripto dan NFT di Akhir Tahun 2022

Published

on

NGOBRAS Spesial: Bahas Prediksi Market Kripto dan NFT di Akhir Tahun 2022.

Tidak terasa tahun 2022 telah memasuki babak akhir. Di Desember ini, diharapkan menjadi bulan yang baik untuk market kripto dan NFT pulih dan menguntungkan bagi investor.

Untuk membahas lengkap mengenai prediksi market kripto di akhir tahun 2022 ini, NGOBRAS hadir dengan video edisi spesial. Kali ini, bukan hanya Trader Tokocrypto, Afid Sugiono dan Adriansah dari TokoScholar saja yang membahas soal market, tetapi kedatangan bintang tamu Dennis Adhiswara.

Baca juga: NGOBRAS Season 2: Bahas Potensi Bullish Dogecoin dan MobileCoin

Mereka bertiga akan kupas tuntas prediksi market kripto dan token-token apa saja yang menjadi watchlist pekan ini dan diskusi soal masa depan NFT. Tapi, sekali lagi ini bukan rekomendasi atau financial advice. Perlu riset mendalam tentang token atau koin yang disampaikan dalam video NGOBRAS edisi spesial ini.

Penasaran? Yuk simak video lengkapnya di bawah ini.

Continue Reading

Popular