Altcoin News
DeXe Meledak 22% Saat Bitcoin Melemah, DEXE Siap Terbang ke US$2,70?
Tim Research Tokocrypto melihat pergerakan tersebut membuat area US$2,70 menjadi resistance utama yang perlu ditembus apabila DEXE ingin melanjutkan reli menuju level psikologis US$3.
DeXe (DEXE) mencuri perhatian pasar kripto setelah melonjak lebih dari 20% dalam 24 jam, ketika Bitcoin dan sebagian pasar kripto bergerak relatif lebih lemah. Lonjakan harga dibarengi ledakan volume perdagangan, mengindikasikan adanya perpindahan modal menuju sejumlah altcoin berkapitalisasi menengah.
Dalam snapshot pasar terbaru, DEXE sempat naik 22,39% menuju sekitar US$2,33, dengan volume perdagangan melonjak hampir 18 kali lipat. Data CoinGecko pada 29 Agustus kemudian mencatat DEXE di sekitar US$2,27, masih naik 18,7% dalam 24 jam setelah sempat menyentuh level tertinggi US$2,70. Volume transaksi 24 jam berada di sekitar US$167 juta.
Tim Research Tokocrypto melihat pergerakan tersebut membuat area US$2,70 menjadi resistance utama yang perlu ditembus apabila DEXE ingin melanjutkan reli menuju level psikologis US$3.
Daftar Isi
Volume DEXE Meledak, Trader Mulai Berburu Altcoin
Salah satu faktor paling mencolok dari kenaikan DEXE adalah lonjakan aktivitas perdagangan.
Sebelum reli terjadi, volume harian DEXE sepanjang akhir Agustus umumnya hanya berada di kisaran US$10 juta hingga US$26 juta. Data CoinGecko menunjukkan volume pada 27 Agustus masih sekitar US$11,26 juta.
Volume tersebut kemudian meningkat menjadi lebih dari US$160 juta ketika reli terjadi.
Lonjakan drastis ini menunjukkan minat spekulatif terhadap DEXE meningkat dalam waktu sangat singkat. Kondisi tersebut juga sejalan dengan rotasi modal menuju sejumlah altcoin berkapitalisasi menengah ketika trader mencari aset dengan potensi pergerakan lebih tinggi.
DEXE sendiri memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$80 juta berdasarkan data CoinGecko terbaru, membuat pergerakan harganya dapat jauh lebih volatil dibandingkan Bitcoin atau Ethereum.
Baca juga: Zcash Bertahan di Atas US$800, ZEC Siap Tembus US$840?
Bitcoin Konsolidasi, Mid-Cap Mulai Dilirik
Reli DEXE terjadi ketika sebagian trader mulai meningkatkan eksposur pada aset dengan beta lebih tinggi.
Fenomena seperti ini umum terjadi ketika Bitcoin memasuki fase konsolidasi. Setelah aset terbesar tersebut mengalami reli, sebagian modal dapat berpindah menuju altcoin untuk mencari pergerakan harga yang lebih agresif.
Menariknya, DEXE bahkan menguat kuat terhadap Bitcoin. Pasangan DEXE/BTC sempat melonjak lebih dari 32% pada 28 Agustus, sebelum mengalami koreksi pada perdagangan berikutnya.
Kondisi ini menunjukkan penguatan DEXE tidak semata-mata berasal dari kenaikan pasar kripto secara keseluruhan, tetapi juga dari meningkatnya permintaan relatif terhadap token tersebut.
Namun, hingga saat ini belum terlihat katalis fundamental besar seperti peluncuran produk, kemitraan, atau pembaruan protokol yang cukup jelas untuk menjelaskan seluruh kenaikan tersebut.
Karena itu, reli DEXE saat ini lebih banyak terlihat sebagai kombinasi rotasi altcoin, lonjakan volume, dan momentum trading.
Sempat Sentuh US$2,70, Ini Resistance Utamanya
Secara teknikal, DEXE menunjukkan perubahan momentum yang cukup drastis.
CoinGecko mencatat rentang perdagangan 24 jam DEXE berada antara sekitar US$1,91 hingga US$2,70. Dalam tujuh hari terakhir, US$2,70 juga merupakan level tertinggi yang berhasil dicapai token tersebut.
Area tersebut kini menjadi resistance terpenting.
Jika buyer mampu membawa harga kembali menuju US$2,70 dan menembusnya dengan volume kuat, target psikologis berikutnya berada di sekitar US$3.
Namun, penolakan sebelumnya di sekitar US$2,70 menunjukkan seller mulai muncul ketika harga bergerak terlalu cepat ke area atas.
Artinya, DEXE membutuhkan konsolidasi sehat dan kelanjutan volume beli sebelum breakout berikutnya dapat dikonfirmasi.
US$2,20 Jadi Support Penting
Di sisi bawah, area US$2,20–US$2,25 menjadi level yang perlu diperhatikan.
Jika harga mampu bertahan di atas zona tersebut setelah reli, level ini berpotensi menjadi support baru sekaligus basis untuk mencoba menguji US$2,70 sekali lagi.
Sebaliknya, kehilangan US$2,20 dapat memperbesar risiko profit taking.
Area sekitar US$1,85–US$1,90 kemudian menjadi support berikutnya. Level tersebut juga berdekatan dengan rentang harga DEXE sebelum reli dimulai.
Data historis CoinGecko menunjukkan DEXE masih diperdagangkan di sekitar US$1,87–US$1,91 pada 25–27 Agustus, sebelum lonjakan besar terjadi.
Artinya, koreksi menuju area tersebut masih memungkinkan apabila trader yang masuk saat breakout mulai merealisasikan keuntungan.
Korelasi dengan Emas Belum Tentu Berarti Defensive Asset
Dilansir CoinMarketCap, data jangka sangat pendek juga menunjukkan pergerakan DEXE sempat memiliki korelasi tinggi dengan emas.
Namun, korelasi sekitar 96% yang dihitung hanya menggunakan periode 24 jam perlu dibaca dengan hati-hati.
Kesamaan arah harga dalam periode sesingkat itu belum cukup untuk menyimpulkan investor menggunakan DEXE sebagai aset defensif seperti emas.
DEXE tetap merupakan aset kripto berkapitalisasi relatif kecil dengan volatilitas tinggi. Kenaikannya saat ini juga jauh lebih konsisten dengan karakteristik risk-on rotation menuju altcoin dibandingkan perpindahan modal defensif.
Dengan demikian, arah Bitcoin dan sentimen pasar kripto secara keseluruhan masih menjadi faktor yang lebih relevan untuk menentukan keberlanjutan reli.
DEXE Bisa Lanjut ke US$3?
Dalam jangka pendek, momentum DEXE masih tergolong bullish setelah harga melonjak lebih dari 20% dan volume perdagangan meningkat tajam.
Namun, terdapat tiga level yang menjadi kunci.
US$2,20 menjadi support yang perlu dipertahankan, sementara US$2,70 menjadi resistance utama. Jika breakout terjadi, area psikologis US$3 dapat menjadi target berikutnya.
Sebaliknya, kegagalan mempertahankan US$2,20 dapat membawa DEXE kembali menuju US$1,85–US$1,90.
Dengan volume perdagangan yang melonjak berkali-kali lipat tanpa katalis fundamental besar yang terlihat, reli DEXE saat ini masih sangat bergantung pada momentum trader dan rotasi modal menuju altcoin.
Selama aktivitas perdagangan tetap tinggi dan Bitcoin tidak mengalami penurunan tajam, DEXE masih memiliki peluang mempertahankan performanya. Namun, apabila volume cepat menghilang, kenaikan yang sama agresifnya juga dapat berubah menjadi koreksi tajam.
Baca juga: CryptoQuant: Data Demand Tunjukkan Bear Market Mungkin Sudah Selesai
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
