Market
Donald Trump Desak The Fed Pangkas Suku Bunga 2 Poin
Presiden Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat seharusnya memiliki suku bunga terendah di dunia dan mendesak agar suku bunga dipangkas dua poin. Pernyataan tersebut disampaikan dalam wawancara bersama Larry Kudlow di program “Kudlow” di FOX Business pada Selasa.
Trump menilai bahwa penurunan suku bunga akan berdampak signifikan terhadap biaya pinjaman pemerintah federal dan dapat memperbaiki kondisi fiskal negara.
“Negara ini seharusnya memiliki suku bunga terendah di dunia. Kita yang menjaga dunia tetap berjalan,” kata Trump dalam wawancara tersebut.
Daftar Isi
Klaim Pangkas 2 Poin Bisa Hapus Defisit
Trump mengaitkan kebijakan suku bunga dengan beban pembayaran bunga utang pemerintah. Ia menyebut bahwa setiap penurunan satu poin suku bunga setara dengan penghematan sekitar 600 miliar dolar AS.
“Setiap satu poin itu 600 miliar dolar. Jika kita turun dua poin, kita tidak akan punya defisit lagi,” ujarnya.
Pernyataan tersebut muncul di tengah perdebatan mengenai arah kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed), yang saat ini masih mempertahankan pendekatan hati-hati terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi.
Kritik Keras untuk Jerome Powell
Dalam wawancara tersebut, Trump juga melontarkan kritik tajam terhadap Ketua The Fed Jerome Powell. Ia menyebut Powell “sangat buruk” dan menilai suku bunga seharusnya sudah diturunkan lebih cepat.
“He’s so bad. Suku bunga seharusnya sudah dipotong. Kita seharusnya dua poin lebih rendah,” kata Trump.
Trump juga memuji Kevin Warsh, sosok yang dikaitkan sebagai calon kuat dalam pembahasan kepemimpinan Federal Reserve. Ia menyatakan bahwa Warsh kemungkinan akan menjadi figur yang berpengaruh dalam arah kebijakan moneter ke depan.
Baca juga: Trump Umumkan Calon Bos The Fed, Pasar Keuangan Dunia Panik
Dow Tembus 50.000, Trump Sebut Bukti Kekuatan Ekonomi
Selain membahas suku bunga, Trump juga menyoroti pencapaian pasar saham, termasuk penutupan indeks Dow Jones di atas 50.000 untuk pertama kalinya. Ia menyebut capaian tersebut sebagai bukti kekuatan ekonomi Amerika Serikat di masa pemerintahannya.
Trump mengatakan bahwa sebelumnya banyak pihak menganggap indeks Dow mencapai 50.000 pada akhir masa jabatan sebagai “keajaiban,” namun kini angka tersebut telah tercapai lebih cepat dari perkiraan.
Ia juga menyinggung turunnya harga energi sebagai faktor yang membantu menekan biaya hidup. Trump mengklaim harga bensin di beberapa wilayah, seperti Iowa, sempat berada di kisaran 1,85 dolar per galon, dan di wilayah lain turun di bawah 2 dolar per galon.
Tarif dan Perdagangan dengan Swiss
Dalam wawancara tersebut, Trump juga menyinggung kebijakan tarif, termasuk sengketa perdagangan dengan Swiss. Ia menyatakan bahwa Amerika Serikat sebelumnya mengalami defisit perdagangan sebesar 42 miliar dolar AS dengan Swiss.
Trump mengaku sempat memberlakukan tarif 30% terhadap impor dari Swiss, yang kemudian dinaikkan menjadi 39%. Namun, berdasarkan kerangka perdagangan yang diumumkan tahun lalu, tarif tersebut akhirnya diturunkan menjadi 15% untuk sejumlah produk tertentu.
Dorong Sistem Lama: Kabar Baik Harusnya Naikkan Pasar
Trump juga mengkritik dinamika pasar saat ini yang menurutnya terlalu sensitif terhadap isu inflasi. Ia menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak selalu berarti inflasi tinggi dan pasar tidak seharusnya turun hanya karena kabar baik memicu kekhawatiran kebijakan moneter lebih ketat.
“Kita harus kembali ke sistem lama. Kalau ada kabar baik, pasar harus naik. Kalau ada kabar buruk, pasar turun,” ujarnya.
Wawancara tersebut menegaskan kembali posisi Trump yang konsisten mendesak kebijakan moneter yang lebih longgar, sembari mengkritik kepemimpinan The Fed saat ini.
Menurut Tim Research Tokocrypto, pernyataan ini menambah sensitivitas pasar terhadap risiko intervensi politik pada kebijakan moneter. Jika narasi penurunan suku bunga makin dominan, aset berisiko bisa terdorong (risk-on). Namun bila pasar melihatnya sebagai ancaman terhadap independensi bank sentral, yield bisa naik karena premi risiko kebijakan meningkat.
Baca juga: 8,4 Juta WLFI Gratis! Begini Cara Mendapatkannya Lewat Program USD1
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
