Market

Trump Umumkan Calon Bos The Fed, Pasar Keuangan Dunia Panik

Published

on

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan mengumumkan calon Ketua Federal Reserve (The Fed) yang baru pada Jumat (30/1/2026) waktu setempat, di tengah meningkatnya spekulasi pasar terkait arah kebijakan ekonomi Amerika Serikat ke depan.

Dilaporkan Coincu, pengumuman tersebut dilakukan dalam sebuah pertemuan kebijakan di Washington, D.C., dan akan menentukan pengganti Jerome Powell, Ketua The Fed saat ini yang kerap mendapat kritik dari Trump terkait kebijakan moneter, khususnya soal suku bunga.

Sejumlah nama mencuat sebagai kandidat kuat, di antaranya Direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih Kevin Hassett dan mantan pejabat The Fed Kevin Warsh. Trump menyebut sosok yang akan dipilihnya sebagai “orang yang sangat baik, dihormati, dan dikenal luas di dunia keuangan,” sebagaimana dikutip CBS News.

Kondisi Pasar Keuangan Global

Baca juga: Drama Tarif Trump Berlanjut, Bitcoin Kehilangan Level Kunci $90.000

Pasar keuangan global memantau ketat pengumuman ini karena Ketua The Fed memiliki peran strategis dalam menentukan kebijakan suku bunga, inflasi, serta stabilitas ekonomi. Perubahan kepemimpinan dikhawatirkan dapat memengaruhi independensi bank sentral Amerika Serikat yang selama ini dijaga ketat.

Dampak pengumuman ini juga berpotensi merembet ke pasar aset digital. Perubahan ekspektasi suku bunga dapat memengaruhi minat investor terhadap aset berisiko, termasuk cryptocurrency. Data CoinMarketCap per 30 Januari 2026 menunjukkan harga Ethereum berada di level USD 2.750,42 dengan kapitalisasi pasar USD 331,96 miliar, meskipun mengalami penurunan 6,96 persen dalam 24 jam terakhir. Sementara itu, harga Bitcoin tercatat turun 28,83 persen dalam periode 90 hari terakhir.

Menurut Tim Research Tokocrypto, transisi kepemimpinan di The Fed selalu membawa volatilitas jangka pendek.

“Jika Warsh yang terpilih, ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter yang lebih hawkish (anti-inflasi) namun pro-inovasi finansial akan meningkat, sebuah kombinasi unik yang bisa menguntungkan Bitcoin sebagai hedge inflasi,” jelasnya.

Para analis menilai arah kebijakan moneter di bawah pimpinan baru The Fed akan sangat menentukan pengelolaan inflasi dan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat ke depan. Ketidakpastian tersebut membuat pelaku pasar bersikap waspada, seiring meningkatnya risiko volatilitas di pasar keuangan global.

Baca juga: 8,4 Juta WLFI Gratis! Begini Cara Mendapatkannya Lewat Program USD1


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending

Exit mobile version