Altcoin News
ETF XRP Catat Inflow tinggi, Kenapa Harga Mandek di Bawah US$1,50?
Harga XRP bergerak relatif datar dalam 24 jam dan sepekan terakhir, mencerminkan kebingungan pasar.
ETF spot XRP mencatat inflow selama tiga pekan berturut-turut.
Menurut Tim Research Tokocrypto, penurunan arus masuk ETF sebesar 95% menunjukkan bahwa minat institusional terhadap XRP
Harga XRP bergerak relatif datar dalam 24 jam dan sepekan terakhir, mencerminkan kebingungan pasar. Di satu sisi, ETF spot XRP mencatat inflow selama tiga pekan berturut-turut. Namun di sisi lain, sejumlah indikator teknikal dan on-chain menunjukkan potensi pelemahan yang tersembunyi.
Dilaporkan BeInCrypto, kondisi ini memunculkan pertanyaan: mengapa harga tetap tertahan di bawah US$1,50 meski arus dana institusional masih positif?
Inflow ETF Masih Positif, Tapi Melemah Tajam
ETF spot XRP mencatat inflow sebesar US$36,04 juta pada pekan yang berakhir 6 Februari. Namun, pada pekan yang berakhir 20 Februari, angka tersebut turun drastis menjadi hanya US$1,84 juta.
Penurunan hampir 95% dalam tiga pekan ini menunjukkan bahwa meskipun arus dana masih positif, kekuatan permintaan institusional melemah secara signifikan.
Secara teknikal, XRP juga telah turun di bawah weekly Volume Weighted Average Price (VWAP) sejak 18 Februari dan belum berhasil merebut kembali level tersebut. VWAP kerap digunakan sebagai acuan rata-rata harga institusi. Ketika harga berada di bawah VWAP, rata-rata posisi institusi berada dalam kondisi rugi, yang biasanya mengurangi minat akumulasi lanjutan.
Pada kejadian sebelumnya ketika XRP kehilangan VWAP mingguan, harga terkoreksi hampir 26%.
Selain itu, terdapat indikasi hidden bearish divergence antara 6 hingga 20 Februari. Harga mencetak lower high, sementara indikator RSI mencetak higher high. Pola ini kerap menandakan melemahnya momentum pemulihan dan potensi perpanjangan tren turun jika support penting ditembus.
Menurut Tim Research Tokocrypto, penurunan arus masuk ETF sebesar 95% menunjukkan bahwa minat institusional terhadap XRP mulai mendingin secara drastis setelah euforia awal.
“Harga yang bertahan di bawah VWAP mingguan mengindikasikan bahwa “big money” saat ini dalam posisi defensif atau merugi. Tanpa katalis baru untuk menarik inflow, cluster biaya ,26 menjadi satu-satunya pembatas sebelum harga terjun bebas menuju area ,02 sebagai target koreksi logis berikutnya,” ungkapnya.
Tekanan Beli Masih Ada, Tapi Mulai Melemah
Meski sinyal institusional melemah, harga belum mengalami penurunan tajam. Data on-chain menunjukkan arus keluar dari bursa (exchange outflows) sempat mencapai 71,32 juta XRP pada 18 Februari, namun kini turun menjadi sekitar 41,69 juta XRP, atau melemah sekitar 41%.
Outflow umumnya diartikan sebagai akumulasi. Penurunan outflow menunjukkan tekanan beli mulai berkurang, meski belum sepenuhnya hilang.
Indikator Money Flow Index (MFI) juga menunjukkan divergensi positif. Saat harga cenderung turun antara 6 hingga 19 Februari, MFI justru bergerak naik. Hal ini mengindikasikan adanya akumulasi oleh pembeli saat harga melemah.
Dukungan dari dip buyers inilah yang sejauh ini mencegah harga mengalami koreksi lebih dalam.
Baca juga: XRP Dipakai Siapa Sih? Ini Jawaban yang Bikin Banyak Orang Kaget
Support US$1,26 Jadi Penentu Arah
Data cost basis menunjukkan level krusial berada di sekitar US$1,26, di mana lebih dari 159 juta XRP dibeli. Level ini berpotensi menjadi support kuat karena banyak investor mempertahankan posisi di area harga tersebut.
Jika level US$1,26 bertahan, XRP berpotensi menghindari koreksi lebih dari 12% meski support di US$1,35–US$1,37 ditembus.
Namun, jika harga turun di bawah US$1,259, tekanan jual bisa meningkat signifikan dengan target berikutnya di sekitar US$1,162 dan US$1,024.
Untuk mengubah momentum menjadi lebih positif, XRP perlu merebut kembali level US$1,439. Penguatan lebih lanjut memerlukan penembusan US$1,476 dan US$1,549. Sementara breakout di atas US$1,670 diperlukan untuk sepenuhnya menghapus tekanan bearish.
Saat ini, XRP berada di persimpangan antara melemahnya dukungan institusional dan akumulasi bertahap oleh pembeli ritel. Level US$1,26 menjadi titik krusial yang kemungkinan besar akan menentukan arah pergerakan selanjutnya.
Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
