Altcoin News

ETH Naik ke $2.000, Tapi Data Derivatif Ungkap Exodus Besar

Published

on

Pasar derivatif Ethereum (ETH) menunjukkan sinyal pelemahan leverage dalam 30 hari terakhir, seiring turunnya open interest (OI) secara masif di berbagai exchange utama. Data net open interest change (30D) mencatat total penurunan melebihi 80 juta ETH, mengindikasikan bahwa trader mulai mengurangi eksposur risiko dan menutup posisi futures secara besar-besaran.

Fenomena ini dinilai sebagai fase deleveraging, di mana pelaku pasar menarik modal dari kontrak derivatif, terutama di tengah volatilitas harga Ethereum yang masih tinggi.

Binance hingga Bybit Catat Penurunan OI Terbesar

Dilaporkan Crypto Quant, penurunan open interest paling signifikan tercatat terjadi di beberapa exchange utama seperti Binance, Gate.io, OKX, dan Bybit. Dalam 30 hari terakhir, Binance mencatat penurunan sekitar 40 juta ETH. Gate.io turun lebih dari 20 juta ETH, sementara OKX mengalami penurunan sekitar 6,8 juta ETH dan Bybit turun sekitar 8,5 juta ETH.

Jika digabungkan, penurunan OI dari empat platform tersebut mencapai sekitar 75 juta ETH. Ketika ditambah dengan platform lain yang juga mencatat angka negatif dalam skala lebih kecil, total kontraksi open interest secara keseluruhan melampaui 80 juta ETH.

Data ini memperlihatkan bahwa penurunan tidak hanya terjadi di satu exchange tertentu, melainkan bersifat luas dan merata di pasar derivatif Ethereum.

Sinyal Trader Mulai Kurangi Leverage

Baca juga: Whale Borong $400 Juta Ethereum Saat Harga Koreksi! Sinyal Bullish?

Penurunan open interest dalam jumlah besar umumnya mengindikasikan bahwa trader, terutama pengguna leverage tinggi, sedang mengurangi posisi dan memilih menutup kontrak futures dibanding membuka posisi baru. Hal ini bisa disebabkan oleh meningkatnya kehati-hatian pasar atau tekanan akibat pergerakan harga yang tidak stabil.

Kondisi seperti ini sering terjadi ketika pasar memasuki fase transisi, di mana spekulasi jangka pendek mulai melemah dan pelaku pasar beralih ke strategi yang lebih konservatif.

Bisa Jadi “Bersih-Bersih” Pasar Sebelum Stabil

Dari sisi struktur pasar, kontraksi open interest dalam skala besar dapat dianggap sebagai proses “clean-up” atau pembersihan posisi lemah. Ketika leverage menurun, potensi terjadinya forced liquidation besar-besaran di masa depan juga cenderung berkurang.

Situasi ini dinilai dapat membuka peluang terbentuknya stabilitas harga yang lebih solid, atau bahkan menjadi dasar pembentukan support baru bagi Ethereum dalam waktu dekat.

Harga Ethereum Naik 6% dalam 24 Jam

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 14 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Di tengah penurunan leverage tersebut, Ethereum tercatat mengalami penguatan. ETH diperdagangkan di kisaran $2.078, naik sekitar 6% dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasar Ethereum berada di sekitar $250 miliar, dengan volume perdagangan harian mencapai lebih dari $18 miliar.

Meski harga menunjukkan pemulihan jangka pendek, data open interest menegaskan bahwa pasar derivatif sedang memasuki fase penyesuaian risiko yang signifikan, dengan trader memilih mengurangi posisi daripada menambah spekulasi baru.

Menurut Tim Research Tokocrypto, penurunan OI yang tajam biasanya diikuti oleh periode volatilitas rendah atau konsolidasi. Pasar sedang ‘dicuci’ dari leverage berlebih, yang sebenarnya sehat untuk stabilitas jangka menengah meskipun berdarah-darah di jangka pendek.

Baca Juga: Ethereum Terkapar di $2.100, Investor AS Diduga Ramai-Ramai Cabut?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending

Exit mobile version