Altcoin News

Ethereum Tertekan, Analis Prediksi Harga Bisa Sideway Beberapa Pekan

Harga Ether (ETH) diperkirakan masih bergerak terbatas dalam beberapa pekan ke depan setelah berbagai risiko jangka pendek.
Menurut Tim Research Tokocrypto, meskipun sentimen ritel di zona ‘Extreme Fear’ (Indeks 13), BitMine justru nambah muatan 45.759 ETH.

Published

on

Harga Ethereum (ETH) diperkirakan masih bergerak terbatas dalam beberapa pekan ke depan setelah berbagai risiko jangka pendek dinilai sudah tercermin dalam harga. Analis menyebut, tanpa katalis baru yang kuat, aset kripto terbesar kedua ini berpotensi diperdagangkan sideways.

Dilaporkan Cointelegraph, analis utama Swyftx, Pav Hundal, mengatakan bahwa banyak ketidakpastian jangka pendek sudah diperhitungkan pasar. “Banyak ketidakpastian dalam waktu dekat sudah tercermin di harga Ethereum. Saya tidak akan terkejut jika ETH tetap relatif lesu dalam beberapa minggu ke depan,” ujarnya.

Menurut Hundal, faktor geopolitik seperti ketegangan terkait Iran serta perkembangan regulasi di Amerika Serikat melalui CLARITY Act telah sebagian besar diantisipasi pelaku pasar. Kondisi ini membuat ruang pergerakan harga dalam waktu dekat menjadi terbatas.

Likuidasi 19 Miliar Dolar AS Masih Membayangi

Baca juga: Ethereum Target $2.000! Sinyal On-Chain Isyaratkan Bottom Terbentuk

Ethereum saat ini diperdagangkan di kisaran 2.021 dolar AS, jauh dari puncaknya pada Oktober lalu di sekitar 4.687 dolar AS. Sejak saat itu, ETH telah terkoreksi sekitar 56,8%. Dalam 30 hari terakhir saja, Ether turun 31,65%, menurut data CoinMarketCap.

Hundal menilai pasar masih dalam fase pemulihan pasca peristiwa likuidasi besar pada Oktober yang menghapus sekitar 19 miliar dolar AS dari pasar. “Ethereum menghadapi tekanan ganda dalam jangka pendek. Kaskade likuidasi Oktober menghapus 19 miliar dolar AS dari pasar, dan kini sentimen konsumen turun ke level yang belum terlihat sejak 2022,” katanya.

Indeks Crypto Fear & Greed yang mengukur sentimen pasar kripto menunjukkan skor 13 atau kategori “extreme fear”, mencerminkan kehati-hatian tinggi di kalangan investor ritel.

Sentimen Jadi Faktor Penentu

Di tengah fokus pelaku pasar terhadap potensi masuknya likuiditas baru, Hundal menilai sentimen justru menjadi faktor yang kurang mendapat perhatian. “Bagi saya, sentimen konsumen adalah cerita besar yang tidak banyak dibahas,” ujarnya.

Meski investor ritel cenderung berhati-hati, akumulasi oleh institusi masih berlangsung. BitMine Immersion Technologies, perusahaan treasury Ether terbesar, baru-baru ini menambah 45.759 ETH ke dalam portofolionya. Total kepemilikan perusahaan tersebut kini mencapai 4.371.497 ETH atau sekitar 3,62% dari total 120,7 juta ETH yang beredar.

Uji Kesabaran Investor

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 1 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

Sementara itu, Bitcoin justru mencetak rekor tertinggi baru di level 126.100 dolar AS, memperlebar jarak performa dengan Ether. Namun dalam tujuh hari terakhir, rasio ETH/BTC naik 3,58%, mengindikasikan sedikit penguatan relatif Ether terhadap Bitcoin.

Dalam jangka menengah, Hundal memperkirakan pergerakan Ether dapat menjadi ujian bahkan bagi investor berpengalaman. Ia menambahkan bahwa pasar perlu mencermati tanda-tanda awal jika Ether mulai mengungguli Bitcoin.

“Di titik itulah pergerakan bisa menjadi sangat agresif,” kata Hundal.

Untuk saat ini, tanpa katalis baru yang signifikan, Ether diperkirakan masih akan bergerak terbatas sembari menunggu pemulihan sentimen dan arah likuiditas pasar selanjutnya.

Menurut Tim Research Tokocrypto, meskipun sentimen ritel di zona ‘Extreme Fear’ (Indeks 13), BitMine justru nambah muatan 45.759 ETH.

“Ada dikotomi: Ritel takut, institusi akumulasi. G-Protocol Filter: Pantau rasio ETH/BTC yang naik 3,58%, sinyal kekuatan relatif ETH mulai bangkit,” analisanya.

Baca Juga: Tekanan Jual Anjlok 90%, Ethereum Siap Meledak Lagi?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending

Exit mobile version