Blockchain

FIFA Rilis Proyek Web3 dan Game NFT untuk Piala Dunia 2022

Published

on

Menjelang Piala Dunia 2022 di Qatar, FIFA telah mengumumkan portofolio proyek web3 dan game NFT yang bakal menghibur penggemar sepak bola. Ini menjadikan adopsi blokchain di industri sepak bola semakin meluas.

FIFA telah melisensikan beberapa proyek, termasuk Altered State Machine, yang merupakan permainan liga sepak bola yang ditenagai artificial intelligence (AI) League. Gamesmart football‘ baru ini akan memperkenalkan karakter AI yang cerdas kepada yang lebih kasual.

Pengalaman bermain game dimulai dengan game prediksi yang dapat dimainkan selama Piala Dunia FIFA Qatar 2022. Mulai tanggal 20 November, pemain dapat berpartisipasi dalam game metaverse berbasis sepak bola yang menyenangkan ini.

Upland dan Phygtl

FIFA rilis proyek Web3 dan game NFT untuk Piala Dunia 2022.

Baca juga: Analisa: Data Inflasi AS Selamatkan Market Kripto di Tengah Krisis FTX

Proyek kedua adalah Upland, metaverse berbasis blockchain untuk membeli dan menjual properti virtual. Upland kini telah memperkenalkan aset digital dan koleksi NFT Piala Dunia FIFA. Penawaran koleksi digital Upland tampaknya bersaing dengan FIFA+ Collect di situs web resmi, yang dikembangkan bersama dengan mitra blockchain resmi Algorand.

Sementara penawaran Upland dan FIFA+ Collect melibatkan NFT, FIFA telah menghindari penggunaan terminologi NFT, sebagian karena kripto dianggap niche dan karena beberapa menganggap sebagai penipuan.

Advertisement

Selanjutnya, ada Phygtl yang memungkinkan penggemar untuk bersama-sama membuat hadiah digital menggunakan augmented reality (AR). Fans dapat memiliki bagian terbatas dari golden-globe-football dengan gambar atau video pilihan dari Piala Dunia.

MatchDay

MatchDay adalah permainan prediksi berdasarkan kartu sepak bola menggunakan blockchain Solana. Kedengarannya agak mirip dengan game NFT fantasi, Sorare, dengan game menggunakan kartu pemain NFT untuk membangun tim impian.

Selain itu, sponsor Piala Dunia lainnya, Crypto.com juga menjalankan game sepak bola fantasi di situs resmi FIFA.

FIFA rilis proyek Web3 dan game NFT untuk Piala Dunia 2022.

Baca juga: WEB3 TOUR de BALI, Hadir Dorong Kemajuan Evolusi Blockchain

“Seiring kami terus membangun strategi permainan kami di masa depan, pastilah bahwa web 3.0 akan memiliki peran penting untuk dimainkan, dan ini menandai awal dari perjalanan kami,” kata Romy Gai, Chief Business Officer FIFA.

Pengenalan game web3 untuk FIFA penting dalam banyak hal, mengingat game blockchain ini adalah inisiatif pertama FIFA sejak berakhirnya kemitraan jangka panjangnya dengan EA.

Advertisement

Faktanya, game fantasi yang tersedia di FIFA+ Playzone mencerminkan permainan “Ultimate Team” yang sukses di FIFA 22. Seperti yang diungkapkan EA dalam laporan tahunan 2021, Ultimate Team menghasilkan pendapatan bersih US$ 1,6 miliar di berbagai olahraga, termasuk game FIFA.

Popular

Exit mobile version