Altcoin News
Grayscale Soroti 8 Kripto dengan Narasi Terkuat Saat Ini
TIm Research Tokocrypto melihat Solana disorot karena narasi high performance blockchain.
Jaringan ini menawarkan transaksi cepat dan murah, sehingga banyak digunakan untuk memecoin, DeFi, dan aplikasi konsumen.
Grayscale menyoroti delapan aset kripto yang dinilai memiliki narasi penting dalam membentuk arah pasar saat ini. Daftar tersebut mencakup Bitcoin, Ethereum, XRP, Solana, Hyperliquid, Chainlink, Sui, dan Avalanche.
Menurut Grayscale, masing-masing aset memiliki cerita utama yang mendorong adopsi, aktivitas developer, dan minat investor. Narasi tersebut mulai dari Bitcoin sebagai digital money, Ethereum sebagai world computer, hingga Chainlink sebagai infrastruktur penting untuk tokenisasi aset dan oracle.
Dilaporkan BeInCrypto, sorotan ini muncul ketika pasar kripto mulai lebih banyak memperhatikan fundamental seperti penggunaan jaringan, pendapatan, adopsi institusional, serta kejelasan regulasi. Meski begitu, sebagian besar aset dalam daftar tersebut masih diperdagangkan jauh di bawah level tertinggi sepanjang masa setelah koreksi tajam pada 2026.
Bitcoin, Ethereum, dan XRP Masih Jadi Narasi Utama
Bitcoin tetap menjadi narasi utama sebagai uang digital terdesentralisasi dan aset lindung nilai terhadap pelemahan mata uang fiat. Dengan suplai tetap dan meningkatnya adopsi institusional melalui ETF serta treasury perusahaan, BTC masih dilihat sebagai store of value utama di pasar kripto.
Bitcoin diperdagangkan di sekitar US$62.000, atau sekitar 51% di bawah rekor tertingginya yang berada di dekat US$126.000. Meski mengalami koreksi besar, Bitcoin masih menjadi aset cadangan utama yang memengaruhi arah pasar kripto secara keseluruhan.
Ethereum masuk dalam daftar Grayscale karena perannya sebagai world computer. Jaringan ini menjadi fondasi bagi smart contract, aplikasi terdesentralisasi, DeFi, NFT, staking, dan ekosistem Layer-2. ETH diperdagangkan di sekitar US$1.732, sekitar 65% di bawah all-time high yang mendekati US$4.878.
Sementara itu, XRP membawa narasi global payments. Aset ini berfokus pada pembayaran lintas negara yang cepat dan berbiaya rendah untuk institusi keuangan. Kejelasan regulasi di Amerika Serikat dinilai dapat mendukung potensi adopsi XRP sebagai infrastruktur settlement. XRP diperdagangkan di sekitar US$1,09, sekitar 72% di bawah rekor tertingginya di sekitar US$3,84.
Solana hingga Chainlink Jadi Sorotan Infrastruktur
TIm Research Tokocrypto melihat Solana disorot karena narasi high performance blockchain. Jaringan ini menawarkan transaksi cepat dan murah, sehingga banyak digunakan untuk memecoin, DeFi, dan aplikasi konsumen.
“Meski sempat menghadapi masalah jaringan di masa lalu, ekosistem Solana terus berkembang melalui proyek baru dan minat institusional,” analisisnya.
SOL diperdagangkan di sekitar US$77, atau sekitar 74% di bawah all-time high US$293. Aktivitas developer yang tetap kuat menjadi salah satu faktor yang membuat Solana masih diperhatikan pasar.
Hyperliquid juga masuk daftar Grayscale dengan narasi on-chain trading 24/7. Proyek ini berfokus pada Layer-1 berkinerja tinggi untuk perdagangan perpetual futures dan spot secara terdesentralisasi. HYPE diperdagangkan di sekitar US$67, hanya sekitar 13% di bawah rekor tertingginya di US$76,70, menjadikannya salah satu aset yang lebih kuat dibanding banyak token lain.
Chainlink membawa narasi tokenization and oracles. Jaringan ini menyediakan layanan oracle yang menghubungkan blockchain dengan data dunia nyata. Perannya semakin penting seiring berkembangnya tokenisasi real-world assets di sektor keuangan. LINK diperdagangkan di sekitar US$7,59, sekitar 85% di bawah all-time high di dekat US$53.
Sui dan Avalanche Bawa Narasi Infrastruktur Generasi Baru
Sui masuk dalam daftar karena dinilai sebagai infrastruktur generasi berikutnya. Blockchain ini dirancang untuk skalabilitas tinggi dengan arsitektur object-centric yang mendukung aplikasi gaming, DeFi, dan use case baru lainnya.
SUI diperdagangkan di sekitar US$0,70, atau sekitar 87% di bawah rekor tertingginya di sekitar US$5,35. Meski harga masih tertekan, minat developer terhadap jaringan ini tetap menjadi faktor yang mendukung narasinya.
Avalanche juga menjadi perhatian karena narasi mass customization. Jaringan ini memungkinkan pembuatan subnet khusus untuk kebutuhan blockchain yang lebih spesifik, termasuk sektor enterprise, gaming, keuangan, dan institusional.
AVAX diperdagangkan di sekitar US$6,42, atau sekitar 95% di bawah all-time high di dekat US$146. Pemulihan harga Avalanche dinilai akan sangat bergantung pada kemampuan ekosistemnya mendorong adopsi nyata melalui subnet dan solusi institusional.
Secara keseluruhan, daftar Grayscale menunjukkan bahwa pasar kripto mulai bergerak dari sekadar narasi spekulatif menuju aset yang memiliki use case, infrastruktur, dan potensi adopsi lebih jelas. Namun, karena mayoritas token masih berada jauh di bawah harga tertingginya, investor tetap perlu memperhatikan risiko eksekusi, likuiditas, dan kondisi pasar yang masih selektif.
