Crypto

Harga Ethereum Melemah ke $2.250, Tekanan Jual Kembali

Harga Ethereum (ETH) turun ke level US$2.250 setelah terkoreksi hampir 2% dalam 24 jam terakhir.

Published

on

Pergerakan harga Ethereum (ETH) kembali berada di zona merah setelah aset kripto terbesar kedua di dunia itu mengalami koreksi dalam perdagangan terbaru di Tokocrypto pada Kamis (14/5).

Berdasarkan data pasar terkini, harga Ethereum hari ini berada di level $2.250,76 per koin atau turun sekitar 1,78% dalam 24 jam terakhir.

Pelemahan tersebut memperlihatkan bahwa tekanan jual di pasar kripto masih cukup kuat, terutama setelah reli yang sempat terjadi beberapa waktu lalu mulai kehilangan momentum.

Dalam perdagangan intraday, ETH bergerak di rentang $2.233,55 hingga $2.322,23, menandakan volatilitas pasar masih tinggi.

Meski mengalami penurunan harian, Ethereum tetap mempertahankan statusnya sebagai aset digital terbesar kedua secara kapitalisasi pasar dengan valuasi mencapai sekitar $271,93 miliar.

Volume perdagangan harian ETH juga masih sangat aktif, berada di kisaran $15,16 miliar. Aktivitas transaksi yang tinggi menunjukkan minat pasar terhadap Ethereum belum surut sepenuhnya.

Namun dominasi tekanan jual membuat harga ETH kesulitan mempertahankan area resistance penting di atas $2.300.

Baca Juga: Ethereum Turun 3,8%, Sinyal Koreksi Lebih Dalam?

Koreksi Jangka Pendek Mulai Terlihat

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 14 Mei 2026. Sumber: Tokocrypto.

Data pergerakan harga menunjukkan Ethereum saat ini sedang menghadapi tekanan dalam jangka pendek.

Dalam tujuh hari terakhir, ETH tercatat melemah sekitar 2,87%, sementara dalam periode 30 hari koreksinya mencapai hampir 5%.

Meski demikian, tren jangka menengah Ethereum sebenarnya masih menunjukkan performa positif.

Dalam 60 hari terakhir, ETH masih membukukan kenaikan sekitar 7,15%, sedangkan dalam 90 hari terakhir aset ini naik lebih dari 15%.

Hal ini mengindikasikan bahwa pasar belum sepenuhnya kehilangan optimisme terhadap Ethereum.

Koreksi yang terjadi saat ini lebih banyak dipengaruhi aksi ambil untung dan sikap wait and see investor terhadap kondisi ekonomi global.

Pasar kripto sendiri masih sangat sensitif terhadap sentimen makro seperti kebijakan suku bunga Amerika Serikat, inflasi, hingga arus dana institusional ke aset digital.

Area $2.200 Jadi Support Penting Ethereum

Secara teknikal, level $2.200 kini menjadi area support krusial bagi Ethereum. Jika area tersebut mampu dipertahankan, peluang rebound menuju kisaran $2.300 hingga $2.400 masih cukup terbuka.

Namun apabila tekanan jual terus meningkat dan support berhasil ditembus, ETH berpotensi mengalami pelemahan lanjutan menuju area $2.100.

Analis kripto menilai pergerakan Ethereum saat ini masih berada dalam fase konsolidasi setelah reli sebelumnya. Pasar tampaknya sedang mencari arah baru sambil menunggu katalis yang lebih kuat.

Selain itu, volume perdagangan yang tetap tinggi menunjukkan trader masih aktif melakukan akumulasi maupun distribusi di area harga saat ini.

Kondisi tersebut membuat ETH berpotensi mengalami pergerakan tajam apabila muncul sentimen besar, baik positif maupun negatif.

Ethereum Masih Jadi Tulang Punggung Ekosistem Kripto

Di tengah volatilitas harga, fundamental Ethereum tetap dianggap kuat oleh banyak investor.

Blockchain Ethereum masih menjadi pusat aktivitas decentralized finance (DeFi), NFT, hingga pengembangan aplikasi berbasis Web3.

Selain itu, mekanisme staking dan pembaruan jaringan Ethereum terus menjadi faktor pendukung yang memperkuat ekosistemnya dalam jangka panjang.

Saat ini jumlah pasokan Ethereum yang beredar berada di angka 120,69 juta ETH. Berbeda dengan Bitcoin yang memiliki batas suplai maksimum, Ethereum tidak mempunyai limit total suplai tetap.

Meski begitu, sistem burning token yang diterapkan Ethereum berhasil membantu menekan laju inflasi suplai dalam beberapa tahun terakhir.

Faktor inilah yang membuat banyak investor institusional masih melihat ETH sebagai salah satu aset digital paling potensial di pasar kripto.

Baca Juga: Ethereum Siap Meledak? Kunci Q4 2025: ETF dan Regulasi

Investor Menunggu Arah Baru Pasar

Pergerakan Ethereum dalam beberapa hari ke depan diperkirakan masih akan sangat dipengaruhi oleh kondisi pasar global dan arah Bitcoin.

Jika Bitcoin mampu kembali menguat, ETH berpotensi ikut mendapatkan dorongan bullish baru.

Sebaliknya, apabila tekanan makro kembali meningkat, Ethereum kemungkinan masih menghadapi fase konsolidasi dengan kecenderungan bearish jangka pendek.

Saat ini perhatian trader tertuju pada kemampuan ETH mempertahankan support di area $2.200 sambil menunggu lonjakan volume yang dapat menjadi sinyal awal perubahan tren.

Dengan volatilitas yang masih tinggi, Ethereum tetap menjadi salah satu aset kripto paling menarik untuk dipantau dalam dinamika pasar digital global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonyyews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending

Exit mobile version