Solana News
Harga Solana Merosot ke US$74,07, SOL Kehilangan Momentum
Harga Solana (SOL) kembali mengalami tekanan jual setelah gagal mempertahankan pergerakan di atas level US$75.
Harga Solana (SOL) kembali mengalami tekanan jual setelah gagal mempertahankan pergerakan di atas level US$75.
Koreksi yang terjadi dalam 24 jam terakhir menunjukkan bahwa pelaku pasar masih memilih bersikap konservatif di tengah melemahnya sentimen pasar kripto.
Meski penurunannya tidak sedalam beberapa altcoin lain, SOL tetap kehilangan momentum setelah reli yang berlangsung sepanjang bulan lalu.
Berdasarkan data perdagangan terbaru, harga Solana berada di US$74,07 atau turun sekitar 2,14% dalam 24 jam terakhir.
Kapitalisasi pasar SOL kini mencapai sekitar US$43,19 miliar, sementara volume perdagangan harian tercatat sebesar US$1,58 miliar.
Dalam 24 jam terakhir, SOL bergerak pada kisaran US$73,47 hingga US$76,28.
Baca Juga: Harga Solana Hari Ini Menguat Tipis ke US$77,50, Apa yang Mendorong Kenaikan SOL?
Tekanan Profit Taking Setelah Kenaikan Bulanan
Pelemahan harga Solana hari ini diperkirakan dipicu oleh aksi ambil untung setelah token ini masih mencatat kenaikan sekitar 9,55% dalam 30 hari terakhir.
Setelah sempat menguji area US$76, banyak trader memilih mengamankan keuntungan karena level tersebut menjadi area resistensi jangka pendek.
Kondisi ini membuat tekanan jual meningkat dan mendorong harga kembali turun ke area US$74, menurut laporan Tokocrypto pada Sabtu (25/7).
Sentimen Pasar Kripto Masih Belum Stabil
Selain faktor teknikal, Solana juga tertekan oleh melemahnya sentimen di pasar kripto secara keseluruhan.
Bitcoin dan Ethereum sama-sama bergerak melemah dalam perdagangan harian, sehingga minat investor terhadap aset berisiko ikut menurun.
Sebagai salah satu altcoin dengan kapitalisasi pasar terbesar, Solana umumnya bergerak searah dengan kondisi pasar.
Ketika aset kripto utama mengalami koreksi, investor cenderung mengurangi eksposur terhadap altcoin sehingga tekanan jual pada SOL ikut meningkat.
Aktivitas Perdagangan Belum Menunjukkan Akumulasi Besar
Volume perdagangan Solana mencapai sekitar US$1,58 miliar dalam 24 jam terakhir.
Meskipun angka tersebut menunjukkan aktivitas transaksi yang masih cukup tinggi, belum terlihat lonjakan volume pembelian yang mampu mengubah arah pergerakan harga.
Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar pelaku pasar masih menunggu sinyal yang lebih kuat sebelum kembali melakukan akumulasi, terutama di tengah kondisi pasar yang masih dibayangi ketidakpastian.
Baca Juga: Harga Solana Kembali Hijau, Momentum Bullish Berlanjut di Atas US$80
Area US$73 Menjadi Support Penting
Secara teknikal, area US$73 menjadi level support yang patut diperhatikan dalam jangka pendek.
Jika harga mampu bertahan di atas zona tersebut, Solana masih berpeluang melakukan rebound menuju kisaran US$76 hingga US$78.
Sebaliknya, apabila tekanan jual terus berlanjut dan support tersebut ditembus, SOL berpotensi melanjutkan koreksi menuju area US$71–US$72.
Meski mengalami penurunan harian, prospek Solana dalam jangka menengah belum sepenuhnya berubah menjadi negatif.
Kenaikan hampir 10% selama 30 hari terakhir menunjukkan bahwa minat investor terhadap SOL masih cukup baik.
Namun, untuk kembali memasuki tren bullish yang lebih kuat, Solana memerlukan dukungan sentimen positif dari pasar kripto secara keseluruhan, disertai peningkatan volume pembelian yang mampu mengangkat harga keluar dari fase konsolidasi saat ini.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
