Crypto
Harga Solana Terkoreksi ke US$75,72, Gagal Tembus Area Resistensi
Pergerakan harga Solana (SOL) kembali mengalami tekanan pada perdagangan hari ini setelah reli yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir mulai kehilangan tenaga.
Pergerakan harga Solana (SOL) kembali mengalami tekanan pada perdagangan hari ini setelah reli yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir mulai kehilangan tenaga.
Di tengah meningkatnya kehati-hatian investor terhadap aset kripto, SOL gagal mempertahankan level di atas US$77 dan berbalik melemah seiring munculnya aksi jual di pasar.
Berdasarkan data perdagangan terbaru, harga Solana berada di US$75,72 per koin atau turun sekitar 2,51% dalam 24 jam terakhir.
Kapitalisasi pasar SOL kini mencapai sekitar US$44,15 miliar, sementara volume perdagangan harian tercatat sebesar US$1,57 miliar.
Dalam 24 jam terakhir, harga bergerak di rentang US$75,31 hingga US$77,80.
Baca Juga: Harga Solana Naik 3%, Daya Beli Kembali Meningkat
Koreksi Setelah Gagal Menembus Area Resistensi
Pelemahan Solana hari ini dipicu oleh aksi ambil untung setelah harga gagal mempertahankan momentum kenaikan di area resistensi sekitar US$78.
Dalam beberapa pekan terakhir, SOL masih mencatat kenaikan sekitar 9,44% dalam 30 hari, sehingga sebagian investor memilih mengamankan keuntungan ketika harga mendekati level teknikal yang cukup kuat.
Kegagalan menembus area resistensi tersebut memicu tekanan jual jangka pendek yang membuat harga kembali turun ke kisaran US$75.
Sentimen Pasar Kripto Masih Melemah
Selain faktor teknikal, penurunan Solana juga dipengaruhi oleh pelemahan pasar kripto secara keseluruhan.
Bitcoin dan Ethereum sama-sama bergerak di zona merah dalam 24 jam terakhir, sehingga memicu meningkatnya sikap hati-hati di kalangan investor.
Sebagai salah satu aset kripto dengan volatilitas tinggi, Solana cenderung bergerak searah dengan perubahan sentimen pasar.
Ketika aset kripto utama mengalami koreksi, tekanan jual biasanya ikut merembet ke altcoin, termasuk SOL.
Volume Perdagangan Belum Menunjukkan Akumulasi Besar
Menurut laporan Tokocrypto pada Jumat (24/7), volume perdagangan Solana mencapai sekitar US$1,57 miliar dalam sehari terakhir.
Meski angka tersebut masih tergolong tinggi, belum terlihat lonjakan volume yang menunjukkan adanya akumulasi besar dari investor institusi maupun pelaku pasar jangka panjang.
Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar pelaku pasar masih memilih menunggu kepastian arah pergerakan harga sebelum kembali meningkatkan posisi beli.
Baca Juga: Harga Solana Naik Tipis, Rebound Menuju US$79?
Peluang Rebound Masih Terbuka
Secara teknikal, area US$75 kini menjadi level support penting bagi Solana.
Selama harga Solana mampu bertahan di atas zona tersebut, peluang untuk melakukan rebound menuju kisaran US$77 hingga US$78 masih terbuka.
Namun apabila tekanan jual berlanjut dan support tersebut ditembus, SOL berpotensi melanjutkan koreksi menuju area US$73–US$74 dalam jangka pendek.
Meski mengalami penurunan harian, prospek Solana secara menengah masih relatif positif. Hal itu terlihat dari kenaikan hampir 9,5% dalam 30 hari terakhir, yang menunjukkan tren pemulihan belum sepenuhnya berakhir.
Untuk saat ini, investor akan mencermati pergerakan Bitcoin, arus volume perdagangan, serta kemampuan SOL mempertahankan level support sebagai penentu arah harga pada sesi perdagangan berikutnya.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
