XRP News

Harga XRP Hari Ini Turun ke US$1,11, Tekanan Jual Masih Bayangi Pasar

Dalam satu jam terakhir, harga XRP bahkan mencatat kenaikan sekitar 1,22%, mengindikasikan adanya aktivitas beli di area harga rendah.

Published

on

Harga XRP kembali bergerak melemah dalam perdagangan 24 jam terakhir. Berdasarkan data terbaru, XRP diperdagangkan di level US$1,1169, turun sekitar 1,21% dibandingkan sehari sebelumnya.

Penurunan ini menunjukkan bahwa tekanan jual masih mendominasi pergerakan XRP, meskipun aset kripto tersebut sempat menunjukkan upaya pemulihan dalam beberapa jam terakhir.

Dalam satu jam terakhir, harga XRP bahkan mencatat kenaikan sekitar 1,22%, mengindikasikan adanya aktivitas beli di area harga rendah.

Baca Juga: Harga XRP Menguat ke US$1,12, Rebound Jangka Pendek

XRP Masih Berada dalam Tren Koreksi

Dalam 24 jam terakhir, XRP bergerak di rentang US$1,0901 hingga US$1,1346, menurut data dari Tokocrypto pada Kamis (11/6).

Meski berhasil bertahan di atas level psikologis US$1,00, performa aset ini masih menunjukkan tekanan yang cukup besar jika dilihat dalam jangka menengah.

Selama 30 hari terakhir, XRP telah terkoreksi sekitar 24,03%, sementara dalam 60 hari terakhir turun 16,18%.

Adapun dalam rentang 90 hari, pelemahan mencapai hampir 21%, mencerminkan sentimen pasar yang masih belum sepenuhnya pulih.

Kapitalisasi Pasar Tetap Kokoh di Atas US$69 Miliar

Meski mengalami koreksi harga, XRP masih menjadi salah satu aset kripto terbesar di dunia dengan kapitalisasi pasar sekitar US$69,31 miliar.

Volume perdagangan harian mencapai US$1,95 miliar, menunjukkan minat investor terhadap aset ini masih cukup tinggi.

Saat ini terdapat sekitar 62,05 miliar XRP yang beredar di pasar, atau sekitar 62,05% dari total pasokan maksimum sebanyak 100 miliar XRP.

Sementara itu, valuasi terdilusi penuh (fully diluted valuation) mencapai sekitar US$111,54 miliar.

Level Penting yang Harus Diperhatikan

Dari sisi teknikal, area US$1,09 menjadi support terdekat yang saat ini berhasil dipertahankan oleh XRP.

Jika tekanan jual meningkat dan harga menembus level tersebut, risiko koreksi menuju area US$1,00 akan semakin terbuka.

Di sisi lain, resistance jangka pendek berada di sekitar US$1,13 hingga US$1,15. Apabila XRP mampu menembus dan bertahan di atas zona tersebut, peluang pemulihan menuju level yang lebih tinggi dapat kembali terbuka.

Masih Jauh dari Rekor Tertinggi

Harga XRP saat ini masih berada jauh di bawah rekor tertinggi sepanjang masa yang pernah mencapai US$3,84.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa aset ini masih memiliki perjalanan panjang untuk kembali ke level puncaknya, terutama di tengah kondisi pasar kripto yang belum sepenuhnya stabil.

Pergerakan harga dalam sepekan terakhir yang masih turun 3,22% juga menunjukkan bahwa sentimen jangka pendek masih cenderung berhati-hati.

Baca Juga: Harga XRP Menguat ke US$1,12, Rebound Jangka Pendek

Outlook Jangka Pendek XRP

Dalam jangka pendek, XRP masih menghadapi tantangan untuk keluar dari fase koreksi yang telah berlangsung selama beberapa pekan terakhir.

Meskipun terdapat sinyal pembelian pada timeframe pendek, tren utama masih cenderung bearish selama harga belum mampu menembus area resistance penting di atas US$1,13.

Investor saat ini akan mencermati kemampuan XRP mempertahankan support di area US$1,09. Jika level tersebut tetap kokoh, peluang rebound masih terbuka.

Namun apabila tekanan jual kembali meningkat, XRP berisiko melanjutkan koreksi menuju level psikologis US$1,00 dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending

Exit mobile version