Academy
Riset Kripto 1-5 Juni 2026: Bitcoin ke 61K, Rupiah Ambruk, We’re Over?
Nilai tukar rupiah turun ke level terendah sepanjang sejarah di Rp18.000 per dolar AS.
Market Cap & Volume anjlok ke angka $2.21 Triliun (-11.33%), sejalan dengan CoinMarketCap 100 Index yang ikut merosot tajam ke level $125.13 (-12.59%).
Laporan riset kripto yang disusun oleh tim Research Tokocrypto ini hadir sebagai referensi strategis bagi investor dalam memahami dinamika ekonomi global serta perkembangan industri aset digital. Melalui analisis komprehensif yang mencakup data makroekonomi, pergerakan harga, dan berbagai peristiwa penting dalam ekosistem blockchain, laporan ini mengulas tren utama yang turut membentuk arah pasar.
Riset ini berfokus pada penyajian wawasan yang tajam, relevan, dan terpercaya bagi para pembaca. Dengan informasi yang aktual dan terukur, laporan ini diharapkan dapat menjadi panduan dalam merumuskan strategi investasi yang lebih cerdas di tengah volatilitas industri aset digital.
Fokus Utama
- Makroekonomi Global
- Presiden Trump secara resmi menyatakan “I really don’t care. I couldn’t care less” setelah Iran mengakhiri semua negosiasi dengan AS.
- Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, secara resmi memperingatkan Amerika Serikat dan Iran untuk mempertahankan gencatan senjata karena pertukaran serangan baru mengancam akan menggoyahkan Timur Tengah.
- Amerika Serikat membuat tarif impor baru minimal 10% terhadap barang dari 60 mitra dagang, termasuk Indonesia. Produk dari sejumlah ekonomi besar seperti China, India, Jepang, Korea Selatan, Brasil, dan Swiss terkena tarif lebih tinggi sebesar 12,5% melalui mekanisme Section 301 Trade Act 1974.
- Makroekonomi Nasional
- Nilai tukar rupiah turun ke level terendah sepanjang sejarah di Rp18.000 per dolar AS pada Kamis (4/6) pagi setelah melemah ke posisi Rp17.966 per dolar AS pada hari sebelumnya.
- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengalami inflasi 3,08 persen pada Mei 2026 (year-on-year/ yoy). Secara bulanan, inflasi tercatat 0,28 persen.
- PT Danantara Investment Management memperoleh peringkat Baa2 dari Lembaga pemeringkat global Moody’s untuk program MTN global tanpa jaminan dan usulan obligasi senior tanpa jaminan, dengan outlook negatif.
- Performa Pasar Kripto
- Market Cap & Volume anjlok ke angka $2.21 Triliun (-11.33%), sejalan dengan CoinMarketCap 100 Index yang ikut merosot tajam ke level $125.13 (-12.59%). Indikator Fear & Greed terjun bebas ke angka 20, menandakan mental pasar yang kini diselimuti ketakutan mendalam (Fear) dan rentan terhadap kepanikan ekstrem akibat tekanan jual beruntun.
- CMC Altcoin Season Index justru merangkak naik ke skor 56/100. Angka ini mengindikasikan bahwa dominasi ‘Bitcoin Season’ mulai sedikit melonggar. Memperlihatkan sebuah anomali di mana altcoin mencoba memberikan perlawanan di tengah aksi jual masif, meskipun pelaku pasar masih menahan diri dari rotasi likuiditas besar-besaran mengingat kondisi pasar makro yang sedang sangat rapuh.
- Sektor Tourism (+123%) dan Prediction Markets (+59.67%) memimpin tren, menggeser fokus pasar secara masif ke arah narasi utilitas alternatif dan tingginya aktivitas spekulasi terhadap probabilitas prediksi di masa depan. Token GUA naik sebesar (+255%), disusul oleh kenaikan KOGE (+65.02%) dan HOME (+61.23%).
- Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
- Harga Bitcoin pada timeframe daily sangat melemah meskipun berada di Support Major.
- Magic Eden (ME) → Risiko distribusi suplai sangat ekstrem (~34.4%).
- BTC: Exchange Reserve ➜ Terjadi pasokan ke bursa, meningkatkan risiko tekanan jual
📌 Kesimpulan: Fokuskan radar portofolio minggu ini pada sektor Tourism dan Prediction Markets yang terbukti sedang menyedot arus modal pasar secara agresif. Mengingat sentimen pasar saat ini anjlok ke angka 20 ( ‘Fear’), waspada dan hindari token dengan jadwal unlock ekstrem seperti ME, HOME, dan CHEEL demi menghindari jebakan dump dadakan.
Sebagai strategi alternatif yang lebih aman—mengingat altcoin mulai menunjukkan sedikit perlawanan di tengah koreksi—manfaatkan momentum kepanikan ini untuk mulai menyicil (DCA) aset solid dengan jadwal emisi super minim seperti APT, LINEA, atau MOVE. Tetaplah disiplin mengamankan profit secara bertahap dan pastikan cadangan uang tunai (cash) selalu siaga penuh untuk menyerok peluang di tengah ketidakpastian tren saat ini!
Daftar Isi
Makroekonomi Global
- Presiden Trump secara resmi menyatakan “I really don’t care. I couldn’t care less” setelah Iran mengakhiri semua negosiasi dengan AS.
- Inflasi Korea Selatan pada Mei naik 3,1% pada bulan Mei ke level tertinggi dalam lebih dari dua tahun, melebihi ekspektasi pasar karena harga minyak yang tinggi akibat konflik di Timur Tengah.
- Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, secara resmi memperingatkan Amerika Serikat dan Iran untuk mempertahankan gencatan senjata karena pertukaran serangan baru mengancam akan menggoyahkan Timur Tengah.
- Amerika Serikat membuat tarif impor baru minimal 10% terhadap barang dari 60 mitra dagang, termasuk Indonesia. Produk dari sejumlah ekonomi besar seperti China, India, Jepang, Korea Selatan, Brasil, dan Swiss terkena tarif lebih tinggi sebesar 12,5% melalui mekanisme Section 301 Trade Act 1974.
- DPR Amerika Serikat (House of Representatives) telah melakukan pemungutan suara untuk membatasi wewenang perang Presiden Donald Trump terhadap Iran.
Makroekonomi Nasional
- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengalami inflasi 3,08 persen pada Mei 2026 (year-on-year/ yoy). Secara bulanan, inflasi tercatat 0,28 persen.
- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia surplus US$89,1 juta pada April 2026. Jauh lebih rendah dibandingkan Maret yang surplus US$3,32 miliar. Serta lebih rendah dibandingkan April 2025 yang surplus US$160 juta.
- PT Danantara Investment Management memperoleh peringkat Baa2 dari Lembaga pemeringkat global Moody’s untuk program MTN global tanpa jaminan dan usulan obligasi senior tanpa jaminan, dengan outlook negatif.
- Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung, dan mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dalam dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis tahun 2025–2026.
- Nilai tukar rupiah turun ke level terendah sepanjang sejarah di Rp18.000 per dolar AS pada Kamis (4/6) pagi setelah melemah ke posisi Rp17.966 per dolar AS pada hari sebelumnya.
Kalender Makroekonomi
| Jun 01, 2026 | U.S. ISM Manufacturing Purchasing Managers Index (PMI) | U.S. ISM Manufacturing Purchasing Managers Index (PMI) Actual: 54.0 Forecast: 53.3 Previous: 52.7→ Aktivitas manufaktur AS berekspansi lebih cepat ke level 54,0, melampaui proyeksi pasar maupun angka bulan sebelumnya. Data ini menjadi sentimen Bearish bagi pasar kripto. Angka yang kokoh di atas 50 ini menunjukkan bahwa sektor industri dan ekonomi riil AS masih sangat tangguh. Kekuatan ini semakin mengonfirmasi narasi bahwa The Fed memiliki ruang untuk mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama (higher for longer), yang pada akhirnya dapat mendorong penguatan Dolar AS dan menahan arus likuiditas ke dalam aset berisiko. |
| Jun 02, 2026 | U.S. JOLTS Job Openings | U.S. JOLTS Job Openings Actual: 7.618M Forecast: 6.860M Previous: 6.887M→ Lowongan pekerjaan AS melonjak tajam ke 7,61 juta, jauh melampaui ekspektasi pasar dan angka bulan sebelumnya. Data ini menjadi sentimen Bearish yang kuat bagi pasar kripto. Lonjakan ketersediaan lapangan kerja ini menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja AS secara mengejutkan masih sangat panas dan tangguh. Kondisi ini memberikan alasan kuat bagi The Fed untuk tidak terburu-buru memangkas suku bunga dan terus menahannya di level tinggi (higher for longer), yang pada akhirnya akan memperkuat Dolar AS serta menekan arus likuiditas ke dalam aset berisiko. |
| Jun 04, 2026 | U.S. Initial Jobless Claims | U.S. Initial Jobless Claims Actual: – (Akan dirilis nanti malam) Forecast: 211.00K Previous: 215.00K→ Klaim pengangguran awal AS diproyeksikan sedikit turun ke 211.000. Data ini akan memicu sentimen Bullish bagi pasar kripto jika rilis Actual nanti malam terbukti lebih tinggi dari ekspektasi, karena meningkatnya angka pengangguran akan memberi tekanan pada The Fed untuk kembali mempertimbangkan pemangkasan suku bunga. Sebaliknya, jika data dirilis lebih rendah dari perkiraan (Bearish), hal ini akan semakin mengonfirmasi ketangguhan pasar tenaga kerja AS (melanjutkan tren panas dari data JOLTS yang rilis sebelumnya), sehingga makin memperkuat narasi suku bunga tinggi (higher for longer) yang menekan aliran likuiditas ke aset berisiko. |
| Jun 05, 2026 (May) | U.S. Nonfarm Payrolls | U.S. Nonfarm Payrolls Actual: – (Akan dirilis besok) Forecast: 95.00K Previous: 115.00K→ Penambahan lapangan kerja (NFP) AS diproyeksikan melambat menjadi 95.000. Data ini akan memicu sentimen Bullish bagi pasar kripto jika rilis Actual besok terbukti sesuai ekspektasi atau bahkan lebih rendah. Mendinginnya angka penciptaan lapangan kerja akan meredam kepanikan pasar akibat melonjaknya data JOLTS sebelumnya, dan kembali memberi ruang bagi The Fed untuk melonggarkan kebijakan moneter. Sebaliknya, jika data dirilis melampaui perkiraan (Bearish), hal ini akan semakin mengonfirmasi bahwa sektor tenaga kerja AS masih kelewat panas, sehingga mengunci narasi suku bunga tinggi (higher for longer) yang akan terus menekan aset berisiko. |
| Kesimpulan | Rilis data manufaktur (PMI) dan lowongan kerja (JOLTS) yang melonjak tajam saat ini mendominasi pasar dengan sentimen Bearish yang kuat karena memperkokoh narasi suku bunga tinggi (higher for longer). Arah pasar kripto selanjutnya sangat bergantung pada Jobless Claims malam ini dan NFP besok; jika keduanya terbukti melambat, hal ini bisa menjadi penyelamat untuk membalikkan arah sentimen menjadi Bullish. | |
Perkembangan Regulasi Kripto
- Departemen Keuangan AS menjatuhkan sanksi terhadap empat crypto exchange Iran, termasuk Nobitex, Wallex, Bitpin, dan Ramzinex, sebagai bagian dari kampanye Economic Fury untuk memutus akses Iran ke jaringan keuangan.
- Sekelompok anggota parlemen dari Liberal Democratic Party Jepang mengusulkan Menteri Keuangan Satsuki Katayama untuk reformasi pajak crypto, framework ETF aset digital, kenaikan leverage cap untuk derivatif retail, serta pengembangan stablecoin berbasis yen.
- European Banking Authority dan New York State Department of Financial Services menandatangani memorandum of understanding untuk mengawasi aktivitas stablecoin lintas yurisdiksi.
- Komite House of Lords mendukung percepatan regulasi stablecoin Inggris, tetapi memperingatkan Bank of England agar tidak membuat aturan yang menjadikan stablecoin pound sterling tidak layak secara komersial.
- DPR RI resmi mengesahkan revisi UU P2SK pada Kamis (4/6/2026) yang mencakup 17 pokok perubahan. Salah satu sorotan utamanya adalah penguatan pengaturan aset kripto—khususnya Pasal 312A dan 215C—yang berpotensi mewajibkan bursa kripto menyelenggarakan perdagangan secara langsung, sebuah aturan yang sebelumnya menuai kekhawatiran karena dapat menggerus peran pedagang kripto independen (PAKD).
Adopsi Kripto oleh Institusi
- Binance akan menawarkan akses ke lebih dari 7.000 saham dan ETF AS untuk pengguna non-AS. Fitur ini mencakup fractional investing mulai dari $5, trading 24/5, serta pembelian memakai aset crypto seperti USDT, USDC, dan BNB. Binance juga mengungkap rencana tokenized equities atau bStocks di BNB Chain.
- Gate bermitra dengan Alpaca untuk menghadirkan akses trading saham dan ETF bagi pengguna yang memenuhi syarat. Layanan ini akan membuka akses ke lebih dari 10.000 saham dan ETF di AS, mendukung fractional share mulai dari $1.
- Bitget meluncurkan Stocks 2.0, produk tokenized stock spot yang ditujukan untuk meningkatkan likuiditas, transparansi aset, dan efisiensi modal dalam trading ekuitas tokenized.
- Mastercard memperluas jaringan settlement untuk mendukung stablecoin teregulasi seperti USDC, PYUSD, USDG, USDP, RLUSD, dan SoFiUSD, di samping proses fiat yang sudah ada.
- Raksasa pembayaran Stripe, Visa, dan Mastercard dilaporkan akan segera meluncurkan platform stablecoin baru, dengan potensi keikutsertaan Coinbase.
Performa Pasar Kripto Mingguan
Memasuki pekan pertama bulan Juni, perputaran arus modal (capital flow) di ekosistem kripto menunjukkan dinamika yang cukup unik dan menyebar. Likuiditas pekan ini secara agresif mengalir ke sektor-sektor niche (spesifik) yang sebelumnya jarang mendapat sorotan, sembari tetap menjaga minat pada infrastruktur privasi, pasar prediksi, dan ekosistem spekulatif regional.
📈 Highlights:
- Lonjakan Sektor Alternatif & Pasar Prediksi ✈️🔮 Sektor Tourism secara mengejutkan memimpin pasar dengan lonjakan masif sebesar +123%. Tren positif ini diikuti oleh sektor Prediction Markets yang mencetak pertumbuhan tajam sebesar +59.67%, memperlihatkan tingginya aktivitas spekulasi dan partisipasi pelaku pasar terhadap acara atau probabilitas di masa depan.
- Fokus Privasi, Tata Kelola & Euforia Meme Regional 🛡️🐸 Narasi keamanan dan kerahasiaan data kembali mendapatkan momentum yang kuat lewat naiknya Privacy Blockchain (+48.09%) dan fondasi teknologi Zero Knowledge Proofs (+21.12%). Di sisi spekulasi tingkat tinggi, selera risiko ritel tampak beralih ke Chinese Meme (+43.33%). Sementara itu, sektor tata kelola jaringan tetap solid dengan Governance naik +36.43%, disusul peluang rilis awal lewat Binance Wallet IDO (+25.13%).
- Top Gainers 📈 Pada deretan pergerakan aset individu, token GUA menembus +255%. Posisinya disusul oleh lonjakan signifikan dari token KOGE (+65.02%) dan HOME (+61.23%). Di lapisan berikutnya, token-token seperti STG (+54.19%), LIT (+49.47%), serta MRVLX (+44.25%) juga menorehkan angka hijau yang tebal, mencerminkan agresivitas para trader dalam mengeksekusi momentum koin-koin dengan kapitalisasi pasar menengah-kecil di awal bulan ini.
Pergerakan Harga Bitcoin
Daily Chart Bitcoin – TradingView
Pada dua minggu sebelumnya, harga diprediksi akan membentuk Higher High terakhirnya sebelum akhirnya akan “Nuke” atau koreksi besar. Sayangnya, prediksi soal Higher Highnya salah tetapi Nuke nya benar, hidup bagaimana ini. Jadi, selanjutnya kemana?
Pada timeframe daily, secara harga kini berada di Support Majornya pada Fibonacci 0.786 – 0.886 (64,890 – 62,605), harga bisa mantul dari sini untuk kembali retracement pada Fibonacci 0.382 – 0.5 (69,613 – 72,141) sejalan dengan MA 7 dan 14 sebelum akhirnya kembali melanjutkan penurunan karena RSI berada di bawah angka 20 dan diindikasikan semakin menurun. Kalaupun menurun, kemana? Tentunya akan ke Fibonacci Extension di 1.272 (53,784).
Secara timeframe weekly, harga menunjukkan berada di Support Major dan sejalan dengan MA 200, kemungkinan kuat akan memantul dan mengalami fibonacci retracement seperti pada timeframe daily, tetapi perlu diwaspadai adanya indikasi kenaikan hanya untuk kembali menurun jauh lebih dalam. Jika ini terjadi maka selamat buat kita semua, Selamat tinggal, maksudnya. Jadi, apa yang harus dilakukan? Jaga money management, jaga capital, terkadang tidak profit atau tidak mengambil posisi jauh lebih baik daripada harus menangkap pisau yang jatuh.
Daily:
- Harga Bitcoin pada timeframe daily sangat melemah meskipun berada di Support Major. Diindikasikan naik tetapi hanya untuk retracement sebelum mengalami penurunan lebih lanjut.
Weekly:
- Harga Bitcoin pada timeframe weekly juga berada di Support Major sejalan dengan MA 200, diindikasikan mengalami kenaikan sama halnya seperti Daily. Jika tidak, maka bisa menurun hingga Fibonacci Extension di 1.272 (53,784).
🔭 Short-Term Projection:
✅ Bullish Case:
- Saat ini, apabila harga dirasa bullish dari support yang sekarang maka patut diwaspadai karena indikasi kenaikannya hanya sampai Fibonacci Retracement sebelum menurun lebih lanjut.
⚠️ Bearish Case:
- Apabila Bitcoin tidak mengalami retracement atau rebound sama sekali dari major support saat ini, maka sudah saatnya mengucapakan selamat untuk kita semua. Selamat tinggal.
Analisis Data On-Chain Bitcoin
Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week
Peta likuiditas (heatmap) Bitcoin terbaru merekam jejak pasca koreksi harga yang sangat tajam, memperlihatkan pergeseran “magnet” likuiditas yang kini didominasi oleh tumpukan posisi di sisi atas:
- Zona $66.000 – $69.000: Kumpulan posisi Short (garis-garis hijau) mulai terbentuk tepat di atas harga saat ini, bertindak sebagai resistance terdekat. Area ini sangat berpotensi menjadi target pantulan jangka pendek (short squeeze) pasca penurunan.
- Zona $72.500 – $75.000: Garis kuning menyala yang amat tebal di rentang ini menandakan kolam likuiditas raksasa yang tertinggal. Area ini kini berubah menjadi tembok resistance masif sekaligus magnet utama jangka menengah jika pemulihan makro terjadi.
🔍 Insight:
- Tersapunya mayoritas posisi Long di area bawah ($60.000 – $62.000) menggeser fokus likuiditas ke sisi atas. Kondisi ini memberikan dorongan kuat bagi pasar untuk memicu relief rally jangka pendek guna menyapu tumpukan posisi Short tersebut.
Bitcoin: STH/LTH Supply vs ETF Flows vs MIcrostrategy
Pergerakan on-chain terbaru menyoroti aktivitas arus keluar dari dompet institusi MicroStrategy. Berdasarkan data, hal ini terkonfirmasi sebagai manuver taktis korporat dan bukan sinyal distribusi massal:
- Aksi Jual Taktis Berskala Mikro: Penjualan 32 BTC (senilai ~$2,5 juta) pada rentang 26–31 Mei di harga rata-rata $77.135 murni ditujukan untuk mendanai pembayaran dividen saham preferen (preferred stock). Volume pelepasan ini sangat tidak signifikan, hanya merepresentasikan 0,0038% dari total perbendaharaan 843.706 BTC, sehingga struktur suplai institusi tetap kokoh.
- Evolusi Model Bisnis: Alih-alih melepas aset, operasional MicroStrategy kini justru semakin bergeser dari sekadar penyimpan aset menjadi platform pembiayaan inovatif berbasis Bitcoin melalui instrumen keuangan seperti STRC.
🔍 Insight:
Pelepasan 32 BTC murni merupakan langkah manajemen kas spesifik dan bukan indikasi sentimen bearish. Fokus utama perusahaan kini telah berevolusi untuk menjadikan Bitcoin sebagai fondasi instrumen pembiayaan masa depan.
Bitcoin: Supply in Loss (%)
Data on-chain Bitcoin menunjukkan dinamika signifikan pada metrik pasokan historis yang merefleksikan posisi pasar saat ini:
- Kondisi Pasokan Defisit: Metrik Bitcoin Supply in Loss saat ini berada di level 40,6%, yang merepresentasikan persentase pasokan beredar dengan nilai valuasi pasar di bawah harga beli awal (cost basis).
- Pola Historis Siklus Harga: Mengacu pada tren sejak tahun 2015, titik terendah pasar (major cycle low) kerap terbentuk ketika metrik ini mendekati batas atas dari garis tren menurun (descending trendline), dengan karakteristik di mana setiap siklus baru selalu mencatatkan batas persentase defisit yang semakin mengecil.
🔍 Insight:Posisi metrik yang mendekati batas atas descending trendline mengindikasikan bahwa pasar mulai memasuki fase jenuh jual secara historis. Jika pola siklus masa lalu berulang, level 40,6% ini berpotensi kuat menjadi fondasi support krusial yang menandai pembentukan titik terendah siklus sebelum pembalikan arah tren berlanjut.
Bitcoin: Exchange Reserve – All Exchanges
Data on-chain Bitcoin menunjukkan dinamika pergerakan likuiditas di bursa yang merefleksikan respons pelaku pasar terhadap kondisi harga saat ini:
- Dinamika Cadangan Bursa: Likuiditas Bitcoin di seluruh exchange sempat menyusut secara konsisten dari puncak ~2,93 juta BTC (akhir 2025) ke area terendah ~2,67 juta BTC (Mei 2026), namun kini kembali mencatatkan rebound ke level 2,714 juta BTC menjelang awal Juni.
- Stagnasi Pemulihan Harga: Pergerakan harga BTC masih tertahan dan berjuang di kisaran $70.700 pasca mengalami koreksi tajam dari rekor tertinggi di atas $120.000, mengindikasikan bahwa struktur pasar belum membentuk pola pemulihan tren yang solid.
🔍 Insight:
- Rebound atau masuknya kembali pasokan Bitcoin ke dalam bursa di tengah tren harga yang belum pulih merupakan sinyal kehati-hatian.
Altcoin Update
Perkembangan Proyek Altcoin
Pavel Durov mengumumkan bahwa native cryptocurrency TON akan berganti nama menjadi Gram, menghidupkan kembali nama asli dari whitepaper Telegram 2018. TON tetap menjadi nama blockchain, sementara token currency berubah menjadi GRAM tanpa token swap atau perubahan teknis pada balance, staking, maupun DeFi.
Grayscale mengumumkan Grayscale Hyperliquid Staking ETF (HYPG) sudah mulai diperdagangkan, memberi exposure ke HYPE lewat akun brokerage dengan staking. HYPG listing di Nasdaq dengan sponsor fee 0,29%, menjadi fee terendah di antara produk Hyperliquid AS, serta menargetkan exposure HYPE plus potensi reward staking historis sekitar 2,2% per tahun.
Sei menggelar sesi bersama Mastercard di a16z Techweek NYC pada 2 Juni untuk membahas blockchain evaluation framework bagi sektor jasa keuangan. Materi dari Sei menyebut framework ini ditujukan untuk membantu institusi menilai blockchain secara lebih terstruktur, dengan konteks penggunaan finansial dan infrastruktur ekonomi modern.
Injective mengumumkan kembalinya INJ Community BuyBack pada Rabu pekan ini, dengan nilai event Juni saat ini lebih dari $315.000 dan disebut sebagai buyback komunitas terbesar sejauh ini. Event ini menjadi katalis supply-side karena pembelian kembali token dapat memperkuat narasi dukungan ekosistem terhadap nilai INJ.
Orbs mempromosikan Orbs V5 sebagai network upgrade besar untuk execution layer on-chain trading. Orbs menyebut sejak V4 jaringan telah memproses volume lebih dari $14 miliar di lebih dari 30 integrasi DEX dan menghasilkan revenue protokol lebih dari $3,2 juta. V5 memperkenalkan Committee Sync agar execution layer lebih decentralized, chain-agnostic, dan efisien.
Analisis On Chain Altcoin
Data on-chain LAB menunjukkan market cap di atas $4,66 miliar meski sebagian besar holder awal masih terkunci oleh jadwal vesting. Circulating supply hanya sekitar 312 juta token atau 31% dari maksimum 1 miliar, sementara rally 30 hari mencapai 656% dan FDV mendekati $14,9 miliar dengan kenaikan sekitar 67% dalam 24 jam ke rekor $16,24 pada 1 Juni sebelum akhirnya turun seperti gedung Burj Khalifa.
David Hoffman dari Bankless menjual ETH miliknya setelah menilai tesis “ETH is money” sudah gagal memberi rerating struktural. Data on-chain menunjukkan active addresses Ethereum turun dari puncak di atas 1,5 juta i ke sekitar 544.000, sementara supply ETH di exchange kembali naik dari sekitar 7 juta ke 7,5 juta pada Mei.
XRP tetap menarik dana institusional, dengan produk spot ETF mencatat inflow $131,94 juta pada Mei dan tambahan $4,13 juta pada awal Juni. Di sisi on-chain, Hodler Net Position Change naik ke sekitar 264,7 juta XRP pada 2 Juni saat harga turun ke sekitar $1,21, sementara likuiditas Binance disebut berada di level terendah sejak Januari 2020.
Data on-chain volume mingguan DEX Solana turun sekitar 82% dalam dua minggu, dari sekitar $104,3 miliar. Meteora menjadi kontributor terbesar pelemahan, turun dari sekitar $93,1 miliar menjadi $9,2 miliar, sementara aktivitas launchpad meme coin ikut mendingin.
Data on-chain menunjukkan seorang investor OG Ethereum menjual total sekitar $136 juta ETH dalam sepekan, terdiri dari 55.000 ETH senilai $112,25 juta dan 9.442 ETH senilai sekitar $24 juta pada harga rata-rata $2.041. Namun BTC: HODL Waves menunjukkan supply older-holder secara umum tetap meningkat, sementara pergerakan terbesar justru terlihat pada cohort jangka pendek seperti 3–6 bulan dan 1 minggu–1 bulan.
Token Unlock (08 Juni – 12 Juni 2026)
Memasuki pekan kedua di bulan Juni 2026, lanskap kripto kembali diwarnai oleh agenda token unlock atau pelepasan gembok pasokan koin. Sorotan utama minggu ini mengarah pada proyek-proyek yang bersiap meluapkan suplai dalam porsi raksasa ke pasar, terutama pada pertengahan minggu. Kondisi ini menuntut kita untuk meracik ulang taktik trading, menghindari aset yang terancam inflasi mendadak, dan tetap jeli melihat peluang masuk pada proyek bernarasi solid.
🔍 Highlight Unlock
- 🔺 Unlock Masif (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Sirine bahaya paling nyaring berbunyi untuk Magic Eden (ME) yang akan membanjiri pasar dengan rilis super ekstrem, yakni 34.4% dari total market cap-nya (bernilai sekitar $13.56 juta) pada 10 Juni! Selain itu, waspadai juga ancaman tekanan jual ganda dari DeFi.app (HOME) yang akan melepas 23% pasokan, serta Cheelee (CHEEL) dengan emisi sebesar 11.3% di hari yang sama.
- 🟡 Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): Di area abu-abu ini, radar kita harus memantau ketat pergerakan Rain (RAIN) dengan emisi sebesar 8.08%, disusul oleh ADI Chain (ADI) di angka 7.18%, Talus Network (US) sebesar 6.32%, dan Space and Space and Time (SXT) yang mencapai 5.08%.
- 🟢 Unlock Relatif Aman (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Angin segar bertiup untuk proyek-proyek seperti Aptos (APT) dan Gods Unchained (GODS) yang rilisnya sangat minim, masing-masing hanya 1.22% dan 1.59%. Deretan lain yang juga masuk zona aman meliputi Allora (ALLO) 1.60%, Delysium (AGI) 1.67%, RaveDAO (RAVE) 1.81%, B3 fun (B3) 1.94%, Linea (LINEA) 3.40%, Aster (ASTER) 3.70%, Mocaverse (MOCA) 4.09%, hingga Movement (MOVE) 4.22%.
💡 Analisis untuk Investor/Trader:
- Ancaman Dump Berlebih (ME, HOME, & CHEEL): Berhadapan dengan lonjakan suplai mengerikan yang tembus di atas 20-30% seperti pada ME dan HOME, langkah paling waras adalah mundur sejenak dan pantau dari pinggir lapangan (wait and see). Injeksi koin baru dalam skala masif ini adalah pemicu utama panic selling. Jangan coba-coba menangkap pisau jatuh (catching a falling knife); biarkan pasar menyerap hantamannya sampai harga benar-benar menemukan pijakan (base) barunya.
- Waspada Volatilitas (RAIN, ADI, US, SXT): Meskipun bukan zona merah pekat, rilis pasokan 5-8% jelas membuka pintu lebar-lebar bagi early investors untuk mengamankan profit mereka (take profit). Harga koin di kategori ini sangat rawan terombang-ambing. Buat kamu yang suka main cepat (scalping), volatilitas ini bisa jadi arena cuan kilat. Tapi kalau kamu adalah tipe investor jangka menengah, aku sarankan lebih baik bersabar dan jangan gegabah membuka posisi (entry) baru di sekitar kalender pelepasan ini.
- Momentum Buy the Dip di Aset Solid (APT, LINEA, MOVE, dll): Kalau kamu berinvestasi dengan kacamata fundamental, penambahan suplai di bawah 5% pada proyek jaringan infrastruktur atau L2 yang menjanjikan biasanya tidak akan merusak struktur tren bullish utamanya. Kalaupun ada sedikit koreksi jelang hari eksekusi karena ritel pada ketakutan duluan, momen itu justru bisa kamu sulap jadi peluang manis buat nyicil beli (akumulasi/DCA) di area support yang kuat.
Proyeksi & Analisis
Market Cap & Volume anjlok tajam ke angka $2.21 Triliun (-11.33%). CoinMarketCap 100 Index ikut merosot tajam ke level $125.13 (-12.59%). Indikator psikologi Fear & Greed terjun bebas ke angka 20, yang berarti mental pasar kini diselimuti ketakutan mendalam (‘Fear’). Di sisi lain, CMC Altcoin Season Index merangkak naik menuju skor 56/100.
Kondisi ini mengindikasikan sebuah anomali; di tengah aksi jual masif yang terjadi secara makro, dominasi Bitcoin mulai melonggar dan beberapa altcoin menunjukkan perlawanan (relatif lebih tahan banting dibandingkan penurunan harga BTC). Meskipun begitu, menahan diri dari rotasi likuiditas besar-besaran dantidak terburu-buru “menangkap pisau jatuh” tetap menjadi langkah yang paling bijak saat ini.
🔮Outlook Minggu Depan:
✅Harga Bitcoin pada timeframe daily sangat melemah meskipun berada di Support Major. Diindikasikan naik tetapi hanya untuk retracement sebelum mengalami penurunan lebih lanjut.
- Bullish case: Saat ini, apabila harga dirasa bullish dari support yang sekarang maka patut diwaspadai karena indikasi kenaikannya hanya sampai Fibonacci Retracement sebelum menurun lebih lanjut.
- Bearish case: Apabila Bitcoin tidak mengalami retracement atau rebound sama sekali dari major support saat ini, maka sudah saatnya mengucapkan selamat untuk kita semua. Selamat tinggal.
✅ Zona likuidasi & teknikal:
- Zona $66.000 – $69.000 ➜ Menjadi resistance terdekat; terdapat kumpulan likuiditas posisi Short yang baru terbentuk dan berpotensi menjadi target pantulan jangka pendek (short squeeze).
- Zona $72.500 – $75.000 ➜ Area resistance masif di sisi atas; berfungsi sebagai tembok penahan utama sekaligus magnet kuat jika terjadi pemulihan pasar secara makro.
✅ Narrative utama:
- Sektor Tourism (+123%) dan Prediction Markets (+59.67%) memimpin tren, menggeser fokus pasar secara masif ke arah narasi utilitas alternatif dan tingginya aktivitas spekulasi terhadap probabilitas peristiwa di masa depan, keluar dari bayang-bayang utilitas DeFi tradisional.
- Token GUA mencatat kenaikan tertinggi sebesar (+255%), disusul oleh lonjakan pada KOGE (+65.02%) dan HOME (+61.23%).
✅ On-chain Insight & Derivatif:
- BTC: MicroStrategy Netflow ➜ Pelepasan 32 BTC murni untuk kebutuhan manajemen kas.
- BTC: Supply in Loss ➜ Berada di level 40,6% dan mendekati batas tren menurun historis
- BTC: Exchange Reserve ➜ Terjadi pasokan ke bursa, meningkatkan risiko tekanan jual
Fokuskan radar portofolio minggu ini pada sektor Tourism dan Prediction Markets yang terbukti sedang menyedot arus modal pasar secara agresif. Mengingat sentimen pasar saat ini anjlok ke angka 20 ( ‘Fear’) di tengah masifnya tekanan jual makro, waspada dan hindari token dengan jadwal unlock ekstrem seperti ME, HOME, dan CHEEL demi menghindari jebakan dump dadakan.
Sebagai strategi alternatif yang lebih aman—mengingat altcoin mulai menunjukkan sedikit perlawanan di tengah koreksi—manfaatkan momentum kepanikan ini untuk mulai menyicil (DCA) aset solid dengan jadwal emisi super minim seperti APT, LINEA, atau MOVE. Tetaplah disiplin mengamankan profit secara bertahap dan pastikan cadangan uang tunai (cash) selalu siaga penuh untuk menyerok peluang di tengah ketidakpastian tren saat ini!
Edukasi Mingguan
Strategi On-Chain Melacak Alpha dari Interaksi Smart Contract, Bukan Sekadar Whale Alert!
Mayoritas pelaku pasar sering tertinggal karena hanya mengandalkan Whale Alert. Kunci analisis on-chain tingkat lanjut adalah membaca niat awal pergerakan smart money melalui interaksi Smart Contract, bukan sekadar memantau hasil akhir dari transfer koin.
- Signifikansi Interaksi “Method”: Jika transfer koin (ERC-20 Txns) adalah hasil akhir, interaksi Smart Contract (kolom Method di block explorer) merupakan indikator persiapan awal. Melacak aktivitas ini memungkinkan deteksi pergerakan modal masif ke sebuah protokol jauh sebelum tokennya dirilis atau terdaftar di bursa.
- Eksekusi & Otomatisasi Data: Pantau tab utama Transactions pada block explorer dan waspadai eksekusi perintah krusial seperti Approve, Stake, atau Add Liquidity oleh dompet institusi. Untuk tingkat efisiensi maksimal, bangun pipeline data otomatis—misalnya dengan menggunakan Google Apps Script di VPS—guna menarik data API dan mengirimkan peringatan langsung ke server Discord.
🎯 Kesimpulan: Membedah aktivitas terdalam dari smart contract dan mengotomatisasi penarikan datanya memberikan keuntungan kompetitif untuk mengantisipasi tren pasar, jauh sebelum informasi tersebut menjadi konsumsi publik yang kedaluwarsa.
Pengumuman
Lagi Turun, Saatnya Nabung BTC Pakai DCA di Tokocrypto
Tokocrypto menghadirkan campaign “Nabung BTC, Dapat USDC!” untuk para Tokonauts yang ingin mulai mengumpulkan aset kripto secara lebih konsisten. Melalui fitur DCA atau Recurring Buy, pengguna bisa membeli BTC secara bertahap tanpa harus pusing menentukan waktu terbaik untuk masuk market.
Saat harga sedang turun, strategi DCA bisa menjadi salah satu cara untuk mengakumulasi BTC secara rutin dan lebih terencana. Selain itu, peserta juga berkesempatan mendapatkan hadiah dalam bentuk USDC dengan total hadiah mencapai Rp25 juta.
Periode Campaign
Campaign ini berlangsung pada:
5 Juni 2026 – 25 Juni 2026
Cara Mengikuti Campaign
Untuk ikut serta dalam campaign ini, pengguna perlu memperhatikan beberapa ketentuan berikut:
- Daftar melalui Reward Hub di Tokocrypto.
- Pastikan akun sudah KYC level 1.
- Peserta yang belum menyelesaikan KYC akan dianggap tidak valid.
- Lakukan Recurring Buy atau DCA BTC di Tokocrypto.
- Minimal transaksi DCA adalah Rp100.000 untuk token BTC.
Ketentuan Perhitungan Volume
Volume transaksi akan dihitung jika transaksi sudah berhasil diperdagangkan ke BTC. Jika transaksi belum tereksekusi, maka transaksi tersebut tidak akan masuk dalam perhitungan performa volume.
Pemenang campaign ini dibagi menjadi dua kategori:
- Top 10 Volume DCA BTC Tertinggi
Pemenang ditentukan berdasarkan pengguna dengan volume Recurring Buy BTC tertinggi selama periode event.
Top 100 Cashback Rp150.000
Sebanyak 100 pemenang akan dipilih secara acak dengan syarat total volume transaksi BTC melalui DCA minimal mencapai Rp1.000.000 selama periode event berlangsung.
Baca juga: Apa Itu Bitcoin Inscriptions dan Mengapa Penting bagi Masa Depan BTC?
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.