XRP News
Harga XRP Terkoreksi ke US$1,09, Investor Mulai Kurangi Risiko Beli
Harga XRP kembali diperdagangkan di zona merah setelah gagal mempertahankan momentum penguatan yang sempat membawa harganya mendekati level US$1,12.
Harga XRP kembali diperdagangkan di zona merah setelah gagal mempertahankan momentum penguatan yang sempat membawa harganya mendekati level US$1,12.
Koreksi yang terjadi dalam 24 jam terakhir menunjukkan bahwa tekanan jual masih mendominasi pasar, seiring meningkatnya aksi profit taking dan sentimen hati-hati dari para investor terhadap aset kripto.
Berdasarkan data perdagangan terbaru, harga XRP berada di US$1,0918 atau turun sekitar 1,47% dalam 24 jam terakhir.
Kapitalisasi pasar XRP kini mencapai US$68,27 miliar, dengan volume perdagangan harian sekitar US$1,02 miliar.
Selama 24 jam terakhir, harga XRP bergerak dalam rentang US$1,0848 hingga US$1,1199.
Baca Juga: Harga XRP Melemah ke US$1,11, Investor Cenderung Wait and See
Aksi Profit Taking Setelah Kenaikan Jangka Pendek
Penurunan harga XRP hari ini diperkirakan dipicu oleh aksi ambil untung setelah token tersebut masih mencatat kenaikan sekitar 1,75% dalam 30 hari terakhir.
Ketika harga mendekati area resistensi di kisaran US$1,12, sebagian trader memilih mengunci keuntungan sehingga memicu peningkatan tekanan jual.
Koreksi ini masih tergolong normal dalam siklus perdagangan aset kripto.
Setelah mengalami kenaikan dalam beberapa sesi sebelumnya, pasar biasanya memasuki fase konsolidasi sebelum menentukan arah pergerakan berikutnya.
Pelemahan Bitcoin Membawa Dampak ke Altcoin
Faktor lain yang ikut menekan XRP adalah melemahnya Bitcoin dalam periode yang sama, menurut laporan Tokocrypto pada Sabtu (25/7).
Sebagai salah satu altcoin berkapitalisasi besar, XRP umumnya bergerak mengikuti arah sentimen pasar yang dipimpin oleh Bitcoin.
Ketika Bitcoin kehilangan momentum dan turun dari level tertingginya, investor cenderung mengurangi eksposur terhadap altcoin.
Kondisi ini menyebabkan tekanan jual tidak hanya terjadi pada XRP, tetapi juga pada sejumlah aset kripto utama lainnya.
Volume Perdagangan Belum Mendukung Rebound
Volume perdagangan XRP tercatat sekitar US$1,02 miliar dalam 24 jam terakhir.
Meski aktivitas transaksi masih cukup tinggi, belum terlihat peningkatan volume beli yang mampu mengimbangi tekanan jual.
Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa pelaku pasar masih bersikap wait and see, menunggu munculnya katalis baru sebelum kembali melakukan akumulasi dalam jumlah besar.
Baca Juga: Harga XRP Terkoreksi ke US$1,07, Pasar Masih Menunggu Momentum Pemulihan
Area US$1,08 Menjadi Support Penting
Dari sisi teknikal, level US$1,08 kini menjadi area support yang perlu dipertahankan.
Jika XRP mampu bertahan di atas zona tersebut, peluang untuk kembali menguji resistensi di kisaran US$1,12 hingga US$1,15 masih terbuka.
Namun apabila tekanan jual semakin besar dan support tersebut ditembus, XRP berpotensi melanjutkan koreksi menuju area US$1,05 dalam jangka pendek.
Meski melemah pada perdagangan hari ini, prospek XRP dalam jangka menengah belum sepenuhnya berubah.
Selama sentimen pasar kripto membaik dan Bitcoin kembali menemukan momentumnya, XRP masih memiliki peluang untuk melanjutkan pemulihan.
Untuk saat ini, investor akan mencermati kemampuan harga bertahan di atas level support utama serta perkembangan volume perdagangan sebagai petunjuk arah pergerakan berikutnya.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
