Altcoin News
Harga XRP Turun ke US$2,05, Pasar Menanti Keputusan CLARITY Act
Harga XRP melemah menjelang agenda penting regulasi kripto di Amerika Serikat. Dalam 24 jam terakhir, XRP tercatat turun 0,9% seiring sikap wait and see investor menjelang pemungutan suara Digital Asset Market Structure and Clarity Act of 2025 (CLARITY Act) yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Januari.
XRP sempat menyentuh level tertinggi mingguan di US$2,40 pada 6 Januari, namun gagal mempertahankan momentum dan berbalik turun ke kisaran US$2,05–US$2,09. Sepanjang perdagangan harian, XRP bergerak terbatas di antara US$2,08 hingga US$2,13, dengan level US$2,13 bertindak sebagai resistance kuat yang belum berhasil ditembus.
Berbeda dengan XRP, pasar kripto secara keseluruhan justru mencatat kenaikan 0,6% dalam 24 jam terakhir, dengan penguatan mingguan sebesar 0,73%. Meski demikian, kapitalisasi pasar kripto masih tercatat 2,32% lebih rendah secara bulanan, meskipun tetap bertahan di atas level US$3,05 triliun. Bitcoin diperdagangkan di atas US$90.000, sementara Ethereum bertahan di sekitar US$3.000.
CLARITY Act Masuk Agenda Senat AS
Baca juga: XRP ke US$2,09 usai Koreksi, Target Rebound Mengarah US$2,41
Berdasarkan pemberitahuan terbaru dari Komite Senat AS, para legislator akan menggelar rapat pada 15 Januari pukul 10.00 waktu setempat untuk membahas dan melakukan markup terhadap CLARITY Act. RUU ini dirancang untuk membentuk kerangka regulasi menyeluruh bagi aset digital dan komoditas kripto.
RUU tersebut mengatur pembagian kewenangan pengawasan, khususnya bagi Commodity Futures Trading Commission (CFTC), termasuk pengawasan praktik wash trading serta kewajiban pembuktian cadangan aset. Jika disahkan, CLARITY Act dinilai berpotensi mengurangi hambatan kepatuhan yang selama ini dihadapi pelaku institusional dalam mengadopsi aset kripto, termasuk altcoin seperti XRP.
Meski pertemuan ini bersifat prosedural, agenda tersebut mencerminkan meningkatnya urgensi pembuat kebijakan AS dalam menetapkan batas hukum yang jelas bagi industri aset digital. Proses ini juga membuka peluang CLARITY Act melangkah ke tahap pemungutan suara penuh di Senat pada tahun ini.
ETF Spot XRP Catat Arus Dana Masuk
Di tengah pelemahan harga, minat investor institusional terhadap XRP justru terlihat meningkat. Data pasar AS menunjukkan bahwa ETF spot XRP mencatat arus dana masuk bersih sebesar US$4,92 juta pada 9 Januari.
Dilaaporkan Coingape, arus masuk tersebut setara dengan penambahan sekitar 2,32 juta XRP ke dalam produk ETF spot. Kondisi ini mengindikasikan kepercayaan investor terhadap prospek jangka menengah XRP, meskipun volatilitas harga masih terjadi.
Level Kunci XRP Masih Dipantau
Pada saat laporan ini disusun, harga XRP diperdagangkan di kisaran US$2,09. Volume perdagangan menunjukkan perlambatan, menandakan momentum pasar yang melemah setelah reli sebelumnya.
Indikator teknikal menunjukkan MACD berada di bawah garis sinyal, mengindikasikan tekanan bearish jangka pendek. Sementara itu, RSI berada di level 43, mencerminkan kondisi netral dan belum memasuki area jenuh jual.
Jika level US$2,00 mampu dipertahankan sebagai support, XRP berpeluang mencoba pemulihan menuju US$2,20. Penembusan bersih di atas level tersebut dapat membuka jalan menuju US$2,35 hingga US$2,50. Sebaliknya, jika support US$2,00 gagal bertahan, XRP berisiko terkoreksi lebih dalam ke US$1,90, dengan support lanjutan di sekitar US$1,80.
Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
