Altcoin News

HYPE Naik Hampir 50% pada Agustus, Hyperliquid Dekati Resistance US$76,87

Tim Resesarch Tokocrypto melihat HYPE bergerak di sekitar US$73–US$74 setelah sebelumnya menembus area US$60–US$62.

Published

on

Harga Hyperliquid (HYPE) terus mencatat momentum positif sepanjang Agustus 2026. Token ini menguat hampir 50% dalam sebulan terakhir, seiring meningkatnya aktivitas perdagangan, inflow spot, dan dominasi Hyperliquid di pasar on-chain perpetual.

Pada 21 Agustus 2026, Tim Resesarch Tokocrypto melihat HYPE bergerak di sekitar US$73–US$74 setelah sebelumnya menembus area US$60–US$62. Kenaikan tersebut membawa harga mendekati resistance penting di kisaran US$76 hingga US$76,87.

“Secara fundamental, Hyperliquid juga mencatat pertumbuhan kuat. Data 21Shares menunjukkan platform ini menghasilkan gross fees sekitar US$419,3 juta pada semester I-2026, dengan volume perdagangan mencapai US$1,29 triliun dan rata-rata pengguna aktif harian naik 90% secara tahunan,” ungkapnya.

Hyperliquid juga menguasai 54,5% open interest derivatif on-chain, lebih besar dari gabungan pesaing lainnya.

HYPE Bertahan di Atas EMA Utama

Secara teknikal, struktur HYPE masih terlihat bullish. Token ini berhasil menembus area US$60–US$62 dan melanjutkan kenaikan ke area US$76, membentuk pola higher high dan higher low pada grafik empat jam.

Harga juga masih berada di atas seluruh exponential moving average utama. EMA 20 berada di sekitar US$68,02, EMA 50 di US$62,92, sementara EMA 100 dan EMA 200 masing-masing berada di sekitar US$60,07 dan US$59,31.

Posisi harga di atas seluruh EMA menunjukkan momentum jangka pendek hingga menengah masih berpihak pada pembeli. Selama HYPE bertahan di atas area EMA 20, struktur bullish masih dapat dipertahankan.

Namun, area US$76 hingga US$76,87 kini menjadi resistance besar. Penutupan candle empat jam di atas zona tersebut dapat membuka peluang kenaikan lanjutan menuju US$78 hingga US$80.

Baca juga: HYPE Melonjak 20% Usai Trump Soroti Rencana Bawa Hyperliquid ke AS

Area US$74–US$75 Jadi Battleground

Dilaporkan Coinedition, dalam jangka pendek, area US$74–US$75 menjadi zona penting yang perlu dipertahankan pembeli. Jika harga mampu berkonsolidasi di atas area ini, peluang untuk kembali menguji US$76,87 akan tetap terbuka.

Sebaliknya, jika HYPE gagal bertahan di atas US$74, tekanan jual dapat meningkat. Support pertama berada di sekitar US$71,62, diikuti level Donchian penting di US$70,61.

Kehilangan US$70,61 dapat menjadi sinyal bahwa momentum mulai melemah. Dalam kondisi tersebut, HYPE berisiko turun menuju zona support yang lebih kuat di sekitar US$68,02–US$68,15.

Meski begitu, selama HYPE masih bertahan di atas US$68, tren jangka pendek belum sepenuhnya rusak. Area ini menjadi batas penting antara konsolidasi sehat dan koreksi yang lebih dalam.

Open Interest Naik di Atas US$3 Miliar

Pasar derivatif menjadi salah satu pendorong reli HYPE. Open interest naik dari sekitar US$1,5 miliar pada Mei menjadi lebih dari US$3 miliar. Pada awal Juni, open interest sempat mendekati US$3,5 miliar sebelum mengalami pendinginan.

Per 21 Agustus, open interest HYPE berada di sekitar US$3,23 miliar. Angka ini menunjukkan trader masih menambah eksposur leverage selama reli berlangsung.

Kenaikan open interest dapat memperkuat momentum karena menunjukkan partisipasi pasar yang lebih besar. Namun, kondisi ini juga membawa risiko volatilitas. Jika harga kehilangan support penting, posisi leverage yang terlalu padat dapat memicu likuidasi cepat.

Karena itu, trader perlu memantau apakah open interest tetap stabil di atas US$3 miliar. Jika stabil dan harga tetap naik, tren bullish dapat berlanjut. Namun, jika open interest tinggi tetapi harga gagal menembus resistance, risiko koreksi meningkat.

Inflow Spot Dukung Reli

Selain derivatif, pasar spot juga memberi dukungan. Setelah sempat menghadapi tekanan jual besar pada akhir Mei dan awal Juni, arus modal HYPE mulai membaik pada Juni dan kembali menguat saat harga naik pada Agustus.

Pada 21 Agustus, HYPE mencatat net inflow spot sekitar US$19,25 juta. Inflow ini terjadi saat harga bergerak ke area US$74, menandakan ada permintaan nyata di pasar spot yang mendukung reli derivatif.

Kombinasi antara inflow spot dan open interest tinggi menjadi sinyal positif selama harga mampu mempertahankan support. Artinya, kenaikan HYPE tidak hanya digerakkan oleh leverage, tetapi juga oleh pembelian spot.

Namun, inflow spot perlu berlanjut agar reli tetap sehat. Jika inflow mulai melemah sementara leverage tetap tinggi, risiko pullback akan semakin besar.

Dominasi Hyperliquid Perkuat Narasi Fundamental

Kenaikan HYPE juga didukung oleh performa platform Hyperliquid. Pada semester I-2026, Hyperliquid mencatat volume perdagangan US$1,29 triliun, dengan volume Juni mencapai US$266,5 miliar. Gross fees meningkat 31% secara tahunan menjadi US$419,3 juta.

Dalam pasar perpetual crypto global, laporan KuCoin menyebut open interest Hyperliquid mencapai sekitar US$9,1 miliar atau 10,3% dari pasar perpetual global. Di segmen on-chain perpetual, pangsa Hyperliquid mencapai 54,5%, melampaui gabungan platform on-chain lain.

Dominasi ini penting karena HYPE memiliki hubungan erat dengan aktivitas platform. Dalam dokumen Hyperion DeFi, sekitar 99% daily fees Hyperliquid dialokasikan ke Assistance Fund untuk membeli HYPE di pasar terbuka, menciptakan permintaan berkelanjutan terhadap token.

Dengan demikian, pertumbuhan volume, fees, dan pengguna Hyperliquid menjadi bagian penting dari narasi HYPE. Jika aktivitas platform terus meningkat, sentimen terhadap token dapat tetap kuat.

Target Berikutnya US$78 hingga US$80

Secara teknikal, resistance utama HYPE berada di US$76 dan US$76,87. Jika harga mampu menembus zona tersebut dengan volume kuat, target berikutnya berada di US$78 dan US$80.

Di sisi bawah, support pertama berada di US$71,62, lalu US$70,61. Jika dua level ini gagal dipertahankan, area US$68,02–US$68,15 menjadi zona pertahanan berikutnya.

Koreksi menuju US$68 masih dapat dianggap sebagai pullback sehat selama harga tidak kehilangan struktur EMA utama. Namun, penurunan di bawah area tersebut dapat meningkatkan risiko koreksi lebih dalam ke US$67,03 atau US$65,72.

Untuk saat ini, tren HYPE masih bullish, tetapi harga berada di zona yang sensitif karena mendekati resistance rekor. Trader perlu mencermati apakah pembeli mampu mendorong breakout atau justru pasar mulai mengambil profit setelah reli besar.

HYPE Masih Bullish, tapi Volatilitas Meningkat

Secara keseluruhan, HYPE masih berada dalam momentum bullish. Kenaikan hampir 50% sepanjang Agustus didukung oleh pertumbuhan aktivitas Hyperliquid, inflow spot, open interest tinggi, serta dominasi kuat di pasar on-chain perpetual.

Namun, reli besar juga meningkatkan risiko volatilitas. Open interest di atas US$3 miliar dapat mempercepat pergerakan harga ke dua arah, terutama jika terjadi likuidasi leverage.

Kunci berikutnya adalah area US$76–US$76,87. Jika HYPE mampu menembus level tersebut, peluang menuju US$78 hingga US$80 akan terbuka.

Sebaliknya, jika harga gagal menembus resistance dan turun di bawah US$74, pasar dapat melihat pullback menuju US$71,62–US$70,61. Selama support utama di sekitar US$68 tetap terjaga, struktur bullish HYPE masih belum rusak.

Baca juga: Metaplanet Bangun Venture Firm Fokus Ekosistem Bitcoin


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending

Exit mobile version