Altcoin News
Lorenzo Protocol Melonjak 29%, BANK Ikut Terangkat Tren Token AI
Tim Research Tokocrypto melihat BANK juga bergerak berbeda dari Bitcoin yang cenderung melemah tipis, sehingga kenaikan ini tidak terlihat sebagai bagian dari penguatan pasar kripto secara umum.
Harga Lorenzo Protocol (BANK) mencatat kenaikan tajam dalam 24 jam terakhir. Token ini naik 29,43% ke level US$0,0557, jauh mengungguli pasar kripto yang secara umum bergerak datar.
Kenaikan BANK terutama didorong oleh rotasi modal ke sektor AI dan Big Data. Dalam periode yang sama, sejumlah token bertema AI juga mencatat reli besar, menunjukkan bahwa minat trader sedang bergeser ke narasi tersebut.
Token AI Ramai Diburu Trader
Reli BANK terjadi di tengah meningkatnya perhatian terhadap aset kripto yang masuk kategori AI dan data. Beberapa token dalam sektor yang sama mencatat kenaikan besar, seperti BOBO yang naik 931% dan AKEDO yang melonjak 311%.
Sebagai token yang juga dikaitkan dengan kategori AI & Big Data, BANK ikut mendapat dorongan dari arus modal yang masuk ke sektor tersebut. Pergerakan ini menunjukkan bahwa kenaikan harga lebih banyak dipicu oleh sentimen naratif dibanding katalis khusus dari proyek.
Kondisi seperti ini umum terjadi ketika trader mengejar momentum pada sektor yang sedang panas. Jika narasi AI tetap kuat, token-token terkait berpotensi mempertahankan minat pasar dalam jangka pendek.
Baca juga: Mengenal AI Tokens: Teknologi Masa Depan atau Bubble Teknologi Baru?
Volume BANK Naik 303%
Selain dorongan sektor, kenaikan BANK juga diperkuat oleh lonjakan volume perdagangan. Volume trading token ini meningkat 303% dalam 24 jam terakhir, menunjukkan adanya peningkatan aktivitas spekulatif yang cukup besar.
Namun, belum terlihat adanya pengumuman besar, kemitraan baru, atau pembaruan protokol yang secara langsung menjelaskan reli Lorenzo Protocol.
Tim Research Tokocrypto melihat BANK juga bergerak berbeda dari Bitcoin yang cenderung melemah tipis, sehingga kenaikan ini tidak terlihat sebagai bagian dari penguatan pasar kripto secara umum.
“Hal ini memperkuat pandangan bahwa reli BANK lebih banyak digerakkan oleh sentimen sektor dan arus perdagangan jangka pendek,” ujarnya.
Meski volume tinggi dapat menunjukkan minat beli yang kuat, pergerakan tanpa katalis fundamental biasanya memiliki risiko volatilitas lebih besar. Jika minat terhadap token AI mulai melemah, BANK dapat mengalami koreksi cepat.
Level US$0,048 Jadi Support Kunci
Dalam jangka pendek, area US$0,048 menjadi level support penting untuk BANK. Selama harga mampu bertahan di atas zona tersebut, peluang kenaikan menuju resistance US$0,065 masih terbuka.
Level US$0,065 menjadi area penting karena berada dekat dengan level tertinggi 90 hari. Jika momentum sektor AI berlanjut dan volume tetap tinggi, BANK berpotensi menguji area tersebut.
Namun, jika harga turun di bawah US$0,048, hal itu dapat menjadi sinyal melemahnya momentum dan meningkatnya aksi ambil untung. Dalam skenario tersebut, BANK berisiko terkoreksi menuju area US$0,040.
Untuk saat ini, outlook BANK masih cenderung bullish secara jangka pendek, tetapi sangat bergantung pada kekuatan narasi AI. Jika volume tetap tinggi dalam 48 jam ke depan dan sektor AI terus bergerak positif, reli BANK dapat berlanjut. Sebaliknya, jika minat pasar mereda, kenaikan ini berisiko berubah menjadi pullback tajam.
Baca juga: Rahasia SpaceX yang Baru IPO: Punya 18.712 Bitcoin, Lebih Banyak dari Tesla!
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
