Altcoin News
Magic Eden Tutup Pasar NFT Ethereum dan Bitcoin, Ada Apa?
Keputusan Magic Eden menghentikan dukungan NFT Ethereum dan Bitcoin demi fokus ke Dicey menandai babak baru dalam strategi bisnis mereka. Melihat keputusan tersebut,
Tim Research Tokocrypto menjelaskan bahwa kondisi ini merupakan sinyal kalau marketplace NFT murni sedang berjuang keras buat cari model bisnis yang berkelanjutan.
Marketplace NFT ternama, Magic Eden, resmi menghentikan dukungan untuk pasar NFT berbasis EVM seperti Ethereum serta NFT berbasis Bitcoin.
Keputusan ini diambil demi mengalihkan fokus bisnis ke platform kasino dan sportsbook online milik mereka, Dicey.
Langkah drastis ini mencerminkan tekanan berat yang tengah dialami industri NFT global.
Magic Eden menyebutkan bahwa sekitar 80% biaya operasional perusahaan terserap untuk produk yang hanya menyumbang 20% dari total pendapatan.
Sebagaimana dilansir Cointelegraph pada Selasa (3/3), ketimpangan inilah yang memicu keputusan pivot strategis.
Baca Juga: Harga Magic Eden (ME) Menguat 12%, Awal Tren Baru?
Daftar Isi
Fokus Kembali ke Akar: Solana dan iGaming
Magic Eden awalnya dikenal sebagai marketplace NFT terbesar di ekosistem Solana.
Platform ini sempat menikmati masa kejayaan ketika volume perdagangan NFT memuncak pada 2021–2022.
Namun, seiring mendinginnya hype NFT dan menurunnya volume transaksi di berbagai jaringan, model bisnis marketplace NFT murni semakin tertekan.
Biaya infrastruktur, pengembangan produk lintas chain, serta operasional tim global tidak lagi sebanding dengan pendapatan yang dihasilkan.
Kini, Magic Eden memilih untuk kembali fokus pada Solana sebagai basis utama NFT mereka, sekaligus mempercepat ekspansi ke sektor iGaming melalui Dicey—platform kasino dan sportsbook online yang dinilai memiliki arus kas lebih stabil.
Industri NFT Sedang “Berdarah”
Keputusan Magic Eden dinilai sebagai sinyal kuat bahwa sektor NFT tengah menghadapi fase sulit.
Sementara itu, tim Research Tokocrypto melihat pivot ini sebagai refleksi realita industri kripto saat ini yang menggerus segmen NFT.
“Sektor NFT lagi bener-bener berdarah. Magic Eden yang dulunya raksasa NFT milih buat ‘pivot’ ke judi (iGaming) yang profitabilitasnya jauh lebih pasti di tengah market yang lesu. Ini sinyal kalau marketplace NFT murni lagi berjuang keras buat cari model bisnis yang berkelanjutan,” tegas Tim Research Tokocrypto.
Volume perdagangan NFT global memang telah turun drastis dibanding puncaknya.
Banyak koleksi kehilangan likuiditas, floor price merosot, dan minat investor ritel menyusut seiring pergeseran fokus ke sektor lain seperti DeFi, AI crypto, dan memecoin.
Mengapa iGaming Lebih Menjanjikan?
Sektor iGaming menawarkan model bisnis yang lebih jelas dan terukur.
Tidak seperti NFT yang bergantung pada hype, tren, dan spekulasi koleksi, kasino dan sportsbook online menghasilkan pendapatan berbasis aktivitas pengguna yang konsisten.
Dalam kondisi pasar kripto yang volatil dan cenderung lesu, diversifikasi ke iGaming dinilai sebagai langkah defensif untuk menjaga profitabilitas perusahaan.
Selain itu, integrasi blockchain dalam industri perjudian online juga membuka peluang baru, seperti transparansi transaksi, sistem reward berbasis token, dan interoperabilitas aset digital.
Dampak bagi Ekosistem NFT
Penutupan pasar NFT Ethereum dan Bitcoin oleh Magic Eden dapat berdampak pada likuiditas di kedua ekosistem tersebut, meski kemungkinan tidak signifikan dalam skala global.
Namun secara simbolis, langkah ini memperkuat narasi bahwa model marketplace NFT lintas chain membutuhkan efisiensi tinggi agar tetap berkelanjutan.
Bagi Solana, keputusan ini bisa menjadi angin segar karena Magic Eden akan kembali memusatkan sumber daya dan inovasi pada ekosistem tersebut.
Akhir Era Marketplace NFT?
Tidak sepenuhnya. NFT masih memiliki utilitas potensial di sektor gaming, ticketing, dan identitas digital.
Namun, model spekulatif berbasis koleksi profil picture (PFP) tampaknya semakin sulit dipertahankan sebagai sumber pendapatan utama.
Marketplace NFT kini dituntut untuk berevolusi—baik melalui integrasi DeFi, model revenue sharing, atau ekspansi ke sektor lain seperti yang dilakukan Magic Eden.
Baca Juga: Token Magic Eden Melejit 28% dalam Sehari: Apa Kuncinya?
Keputusan Magic Eden menghentikan dukungan NFT Ethereum dan Bitcoin demi fokus ke Dicey menandai babak baru dalam strategi bisnis mereka.
Dengan 80% biaya operasional terkunci pada produk yang hanya menghasilkan 20% pendapatan, pivot ke iGaming dinilai sebagai langkah rasional.
Di tengah lesunya pasar NFT, langkah ini menjadi sinyal bahwa pemain besar pun harus beradaptasi untuk bertahan.
Bagi industri kripto, perubahan arah Magic Eden menjadi pengingat bahwa inovasi dan fleksibilitas model bisnis adalah kunci keberlanjutan di pasar yang terus berubah.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
