Highlight 2
Mengenal Skala Arithmetic Dan Skala Logarithmic Dalam Pembentukan Harga

Pada pengaturan skala di dalam menu charting yang digunakan di dalam trading Aset Kripto, umumnya terdapat dua pilihan, yaitu: Skala Arithmetic dan Skala Logarithmic.
Skala Arithmetic mempunyai Garis Skala Harga (GSH) dengan jarak yang sama pada setiap kelipatan kenaikan satuan nilai harga.
Contoh:
Skala antara “1 ke 2” sama jaraknya dengan “5 ke 6′” karena nilainya sama-sama naik satu. Begitu juga jarak skala antara kenaikan 5 ke 6 dengan kenaikan 9 ke 10, dan seterusnya. Meskipun demikian, jika dinilai secara persentase, kenaikan harga 1 ke 2 sama dengan peningkatan 100%, sedangkan kenaikan dari 5 ke 6 hanya naik sebesar 20%.
Contoh chart yang menggunakan skala Archimetric
Skala Logarithmic menggunakan perhitungan Garis Skala Harga (GSH) yang berbeda dengan skala Arithmetic. Pada Logarithmic, jarak semakin mengecil karena tidak dihitung berdasarkan kenaikan dalam satuan nilai harga, melainkan mengikuti peningkatan secara persentase.
Contoh:
Jarak antara “1 ke 2” sama dengan jarak antara “2 ke 4” atau “5 ke 10”, dan seterusnya, karena dianggap sama-sama mengalami kenaikan nilai 100%.
Contoh chart yang menggunakan skala Logarithmic
Jadi kesimpulannya, skala Arithmetic menggunakan perhitungan berdasarkan peningkatan dalam satuan nilai harga, sedangkan Logarithmic berdasarkan peningkatan secara persentase. Skala Logarithmic umumnya berkinerja lebih baik jika menggunakan time horizon long-term (di atas satu tahun).
-
Bitcoin News4 days ago
Tren Bitcoin 31 Maret-4 April 2025: DXY JUNAM by Hoteliercrypto
-
Academy7 days ago
Riset Kripto 24-28 Maret 2025: Dominasi BTC Berlanjut, Potensi ke Depan?
-
Altcoin News7 days ago
Cardano (ADA) Bersiap Hadapi Peningkatan Besar dengan Leios
-
Market7 days ago
Interactive Brokers Tambah SOL, XRP, ADA, DOGE ke Opsi Perdagangan Kripto