Market
Pasar Jenuh, 40% Altcoin Sentuh Harga Terendah: Sinyal Bottom?
Pasar altcoin menunjukkan kondisi yang tidak biasa di dekat level terendah sepanjang sejarah.
Tim Reseach Tokocrypto melihat secara onchain dan market structure, ini memperkuat tesis bahwa pasar masih berada di rezim BTC-led consolidation.
Pasar altcoin saat ini menunjukkan kondisi yang tidak biasa, dengan sekitar 38–40% aset berada di dekat level terendah sepanjang sejarah (all-time low/ATL).
Dilaporkan Crypto Quant, fenomena ini memunculkan pertanyaan besar: apakah ini tanda akhir tekanan pasar, atau justru awal fase penurunan baru?
Dominasi Bitcoin semakin kuat, altcoin tertinggal
Dalam kondisi pasar saat ini, Bitcoin masih bergerak dalam fase konsolidasi tanpa tren naik yang kuat. Namun, berbeda dengan BTC, altcoin justru mengalami tekanan yang lebih dalam.
Hal ini terlihat dari penurunan signifikan pada rasio volume perdagangan antara altcoin dan Bitcoin di centralized exchange (CEX). Penurunan ini menunjukkan adanya pergeseran preferensi investor dari altcoin ke Bitcoin, mencerminkan sikap pasar yang lebih berhati-hati (risk-off).
Dengan kata lain, aliran modal lebih banyak mengarah ke aset yang dianggap lebih stabil, sementara altcoin kehilangan daya tariknya.
Baca juga: 3 Altcoin RWA Siap Meledak di April: Whale Mulai Akumulasi Masif!
Banyak altcoin rugi, tanda kelelahan pasar?
Sekitar 38% altcoin saat ini berada di dekat level ATL, yang berarti sebagian besar investor masih berada dalam posisi rugi secara belum terealisasi.
Secara historis, kondisi seperti ini sering muncul pada fase akhir bear market, ketika tekanan jual mulai melemah karena sebagian besar pelaku pasar sudah keluar atau menahan kerugian.
Fenomena ini sering disebut sebagai “sell-side exhaustion”, di mana tekanan jual mulai habis. Namun, kondisi ini belum cukup untuk memastikan pembalikan tren.
Menurut Tim Reseach Tokocrypto, secara onchain dan market structure, ini memperkuat tesis bahwa pasar masih berada di rezim BTC-led consolidation.
“Altcoin memang terlihat mendekati zona sell-side exhaustion, tetapi tanpa pemulihan volume dan arus modal baru, kondisi “murah” itu belum cukup untuk memicu rebound yang berkelanjutan,” terangnya.
Pemulihan masih butuh satu hal penting
Meskipun altcoin terlihat mendekati titik dasar secara struktural, pemulihan belum dapat terjadi tanpa masuknya modal baru dan peningkatan aktivitas trading.
Selama volume perdagangan altcoin masih rendah dan minat investor belum kembali, pergerakan harga cenderung tetap lemah.
Selain itu, jika Bitcoin mengalami pelemahan signifikan, altcoin berpotensi mengalami tekanan yang lebih besar karena sifatnya yang lebih berisiko.
Pasar terbelah, arah masih belum jelas
Saat ini, pasar kripto menunjukkan struktur yang tidak seimbang. Bitcoin relatif stabil, sementara altcoin sudah mengalami penyesuaian harga yang jauh lebih dalam.
Skenario utama yang terlihat adalah konsolidasi yang dipimpin oleh Bitcoin. Namun, jika volume altcoin mulai meningkat bersamaan dengan berkurangnya jumlah aset di level ATL, maka potensi perubahan tren bisa mulai terbentuk.
Untuk saat ini, pasar masih berada dalam fase menunggu, di mana altcoin berada di titik kritis antara potensi pemulihan atau tekanan lanjutan.
Baca juga: Rekor Baru! Dana Tokenisasi Tembus $17 Miliar, RWA Jadi Perhatian
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
