Bitcoin turun di bawah $85.000 setelah data PMI AS yang kuat mendorong kenaikan imbal hasil obligasi. PMI komposit AS mencapai level tertinggi.
Di tengah penguatan pasar, Bitcoin relatif stabil di sekitar US$86.690.
Bitcoin menjadi perhatian utama setelah menembus level US$87.000 atau naik sekitar 7%.
Bitcoin juga bergerak menguat hingga US$81.782,32. Kenaikan tersebut sedikit berada di bawah pertumbuhan pasar kripto secara keseluruhan yang mencapai 1,12%.
Kenaikan AVA semakin mencuri perhatian setelah token Travala tersebut melonjak hampir 100%. Momentum ini dipicu oleh listing AVA/KRW di Bithumb.
Pergerakan pasar turut dipengaruhi keputusan bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve (The Fed).
Bitcoin turun sekitar 3,7%, Ethereum melemah 5,2%, dan XRP terkoreksi 7,3% dalam 24 jam.
Bitcoin mencatat kenaikan seiring terjadinya short squeeze di pasar derivatif. Kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan juga meningkat 1,44%.
Tekanan terhadap pasar kripto datang dari pergerakan harga minyak dan meningkatnya ekspektasi terhadap kebijakan The Fed.
Bitcoin gagal mempertahankan momentum setelah tidak mampu menembus area resistance US$79.000–US$80.000.
Pasar kripto hari ini, Kamis, 10 September 2026 bergerak beragam. BBitcoin (BTC) masih bergerak sideways di atas US$78.000 menjelang rilis data inflasi Amerika Serikat (CPI).