Bitcoin News
Pegang 350.000 BTC, ETF BlackRock Kini Lebih Besar dari Coinbase
Dominasi exchange kripto mulai mendapat tantangan serius. ETF Bitcoin milik BlackRock.
Tim Research Tokocrypto melihat fenomena ini sebagai tanda perubahan struktur pasar kripto.
Dominasi exchange kripto mulai mendapat tantangan serius. ETF Bitcoin milik BlackRock, iShares Bitcoin Trust (IBIT), kini mencatat volume perdagangan harian yang menyaingi Binance dan bahkan melampaui Coinbase hingga dua kali lipat.
ETF Mulai Geser Peran Exchange
Berdasarkan data dari Kaiko, IBIT saat ini mencatat volume transaksi harian di kisaran $16 miliar hingga $18 miliar. Angka ini jauh di atas Coinbase yang berada di kisaran $6 miliar–$8 miliar, dan mulai mendekati Binance sebagai pemimpin likuiditas global.
Dikutip BeInCrypto, lonjakan ini menunjukkan bahwa produk keuangan berbasis regulasi semakin menjadi alternatif utama bagi investor, khususnya institusi, dibandingkan platform kripto tradisional.
IBIT sendiri kini menguasai sekitar 70% pangsa volume di antara ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat, memperkuat posisinya sebagai pemain dominan dalam kategori ini.
Baca Juga: BlackRock Lepas $250 Juta ETH, Akankah Harga Ethereum Terkoreksi?
Volume Tinggi, Tapi Dana Tidak Selalu Masuk
Meski aktivitas perdagangan IBIT meningkat pesat, aliran dana ke ETF Bitcoin tidak sepenuhnya sejalan. Sepanjang kuartal pertama 2026, ETF Bitcoin spot mencatat arus keluar bersih sebesar $496 juta.
Pada dua bulan pertama, tekanan cukup besar dengan total dana keluar mencapai $1,8 miliar, seiring penurunan harga Bitcoin sebesar 23,8%—menjadi performa kuartal pertama terburuk sejak 2018.
Namun, situasi mulai membaik di bulan Maret dengan masuknya dana sebesar $1,32 miliar, mengakhiri tren negatif yang berlangsung sejak Oktober 2025.
Aliran Dana Mulai Stabil di Awal April
Memasuki April, ETF Bitcoin kembali mencatat arus masuk meski masih terbatas. Pada 2 April, total net inflow mencapai $8,99 juta, dipimpin oleh Fidelity FBTC sebesar $7,29 juta.
Sementara itu, ETF Ethereum justru mengalami tekanan dengan arus keluar mencapai $71,17 juta, termasuk penarikan terbesar dari produk BlackRock ETHA.
Volume Tinggi Bukan Berarti Permintaan Baru
Analis menilai tingginya volume perdagangan tidak selalu mencerminkan masuknya dana baru ke pasar. Aktivitas tersebut bisa berasal dari strategi hedging, rebalancing portofolio, atau transaksi jangka pendek.
Hal ini menjelaskan mengapa volume IBIT melonjak, tetapi secara keseluruhan ETF Bitcoin masih mencatat performa kuartalan yang lemah.
Tim Research Tokocrypto melihat fenomena ini sebagai tanda perubahan struktur pasar kripto. “Meningkatnya volume ETF seperti IBIT menunjukkan pergeseran preferensi investor, khususnya institusi, dari exchange kripto ke instrumen yang lebih terregulasi,” jelas mereka.
Namun, mereka juga menekankan bahwa volume tinggi belum tentu berarti minat baru.
“Perlu dibedakan antara aktivitas trading dan arus modal masuk. Saat ini, sebagian besar volume kemungkinan berasal dari strategi manajemen risiko, bukan akumulasi jangka panjang,” tambahnya.
Dengan capaian volume yang hampir menyamai exchange terbesar dunia, IBIT menjadi bukti bahwa batas antara pasar keuangan tradisional dan kripto semakin tipis.
Arah selanjutnya akan sangat bergantung pada stabilitas harga Bitcoin serta kondisi makroekonomi global yang memengaruhi minat investor terhadap aset digital.
Baca Juga: BlackRock Diam-Diam Daftarkan Staked Ethereum Trust
nvestasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
