Market Analysis

Saatnya Anda Setting Bollinger Band Agar Lebih Akurat

Published

on

Saat melakukan aktivitas trading pada aset kripto, para trader bisa memaksimalkan penggunaan indikator agar mampu memprediksi harga bitcoin yang pergerakannya sangat fluktuatif. Pada artikel ini, kita akan membahas bagaimana cara setting bollinger band agar lebih akurat. Namun sebelum itu, yuk simak dulu kegunaan indikator dan mekanismenya!

Kegunaan Indikator dan Mekanismenya

Penggunaan indikator pada trading dapat memberi kemudahan bagi trader pemula ataupun handal dalam memprediksi pergerakan harga suatu koin yang kerap mengalami kenaikan atau penurunan.

Mekanisme dari indikator ini dimulai dari analisa teknikal, di mana analisa teknikal menggunakan data historis untuk memberikan gambaran matematis dari kemungkinan aksi harga. Kemudian model ini diubah menjadi indikator yang juga berkolaborasi dengan penggunaan data dari rumus.

Selanjutnya data dari rumus yang didapatkan akan digambar pada grafik, kemudian diposisikan pada grafik sehingga memudahkan trader untuk mengambil keputusan yang dikehendakinya.

Apa itu Bollinger Band dan Apa Fungsinya?

bollinger bands ditemukan oleh John Bollinger pada tahun 1980-an. bollinger band kerap digunakan oleh para trader scalper (jangka pendek) maupun jangka panjang. Hal tersebut dikarenakan, indikator ini memiliki kegunaan untuk membaca trend pergerakan harga dan mengukur volatilitas harga pasar.

Advertisement

Selain melihat arah trend, bollinger band juga digunakan untuk mendeteksi overbought dan oversold. Bahkan, indikator ini mampu untuk membaca pergerakan sideways atau harga yang datar. Maka dari itu, bollinger band dapat dikatakan sebagai indikator trading andalan yang bisa membantu trader menghasilkan profit setiap harinya.

Komposisi Bollinger Band

Bollinger band terdiri dari tiga baris yang bergerak mengikuti pergerakan harga, yaitu upper band (garis atas), middle band (garis tengah), dan lower band (garis bawah).

Nah, jarak yang terdapat di antara upper band, middle band, dan lower band dipengaruhi oleh volume. Di mana semakin besar volume, maka semakin lebar jarak upper band dan lower band-nya. Begitu juga sebaliknya.

Tidak hanya itu, Anda bisa mengenali ramai atau tidaknya pasar melalui bollinger band. Ketika bollinger band melebar, artinya pasar sedang ramai. Akan tetapi jika bollinger band menyempit dan cenderung datar, artinya pasar sedang sepi.

Cara Setting Bollinger Band yang Akurat

Jika Anda menggunakan strategi scalping, yaitu trading dengan waktu yang sangat singkat, maka terdapat beberapa cara mengatur bollinger band untuk membantu Anda menghasilkan profit:

Advertisement
  • Pasang Indikator

Pasang indikator bollinger band pada chart aset kripto yang ingin Anda trading-kan.

  • Setting Indikator

Atur indikator Bollinger untuk strategi scalping dengan mengisi beberapa parameter default, yakni sebagai berikut:

    • Periode: merupakan input periode Moving Average (MA) pada middle band sebagai alat pembaca trend. Di parameter ini, Anda bisa mengisi “20”.
    • Deviation: merupakan input jarak antara pita atas atau pita bawah dengan garis MA. Deviation berfungsi untuk mengukur volatilitas harga dengan menghubungkan sebuah rentang harga pada pergerakan rata-ratanya. Pada parameter deviation, isilah “2.00”
    • Apply to: berfungsi sebagai pembaca data input. Anda bisa mengisi “close”.
  • Lakukan Analisa

Setelah mengatur bollinger band, Anda bisa melakukan analisa secara teknikal untuk mengamati perkembangan harga masa lampau dan terkini agar bisa memperkirakan arah pergerakan harga pasar.

Itulah langkah sederhana yang bisa Anda coba dalam melakukan setting parameter bollinger band agar lebih akurat dalam menganalisis pergerakan. Dengan menggunakan parameter default dari Metatrader, Anda bisa melakukan trading dan mendapatkan profit apabila dilakukan dengan benar dan disiplin.

Selain menggunakan indikator agar profit lebih maksimal, jangan lupa trading aset kripto pada exchange terpercaya seperti Tokocrypto, ya! Nantikan update terbaru di instagram dan twitter kami! Salam to the moon!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Popular

Exit mobile version