Altcoin News

Saham SpaceX Diprediksi Tembus US$190, Analis Soroti Pertumbuhan Starlink

Tim Research Tokocrypto menganalisis di balik sentimen positif terhadap saham, penjualan obligasi SpaceX baru-baru ini juga menjadi perhatian pasar.

Published

on

Harga saham SpaceX atau SPCX diprediksi berpotensi menguat dalam waktu dekat setelah analis Wedbush, Dan Ives, memberikan peringkat outperform terhadap saham tersebut. Ives memperkirakan harga SPCX dapat naik hingga US$190, didorong oleh prospek pertumbuhan dari tiga segmen utama perusahaan, yaitu bisnis antariksa, Starlink, dan xAI.

Dikutip Coingape, pandangan positif tersebut muncul setelah saham SPCX mencatat kenaikan sekitar 7% dalam lima hari perdagangan terakhir dan ditutup di level US$162 pada 2 Juli. Dengan target harga US$190, saham SpaceX dinilai memiliki potensi kenaikan sekitar 17% dari level saat ini.

Starlink Jadi Pendorong Utama

Menurut Ives, Starlink menjadi salah satu segmen paling penting yang dapat menopang pertumbuhan SpaceX ke depan. Layanan internet satelit tersebut terus memperluas pangsa pasar di industri telekomunikasi global.

Dalam dokumen IPO yang diajukan SpaceX ke SEC, Starlink disebut menghasilkan pendapatan sebesar US$11,4 miliar pada 2025. Angka tersebut setara dengan sekitar 61% dari total pendapatan SpaceX yang mencapai US$18,7 miliar pada tahun yang sama.

Selain Starlink, lini bisnis roket dan xAI juga dinilai dapat menjadi katalis tambahan bagi pertumbuhan perusahaan. Struktur bisnis SpaceX yang mencakup teknologi antariksa, konektivitas satelit, dan kecerdasan buatan membuat saham ini menarik bagi investor yang mencari eksposur ke sektor teknologi masa depan.

Sentimen positif juga muncul menjelang potensi masuknya saham SpaceX ke indeks Nasdaq 100 pada 7 Juli. Jika terealisasi, hal ini dapat meningkatkan visibilitas saham SPCX di kalangan investor institusional.

Level US$155 Jadi Support Penting

Secara teknikal, harga saham SpaceX masih bertahan di atas level support US$155. Area ini menjadi level penting yang perlu dijaga agar momentum pemulihan tetap terbuka.

Indikator RSI berada di level 53, yang menunjukkan bahwa tekanan beli mulai meningkat. Jika momentum positif berlanjut, SPCXB berpotensi kembali menguji level tertinggi 1 Juli di sekitar US$171.

Baca juga: SpaceX Masuk Nasdaq-100 pada 7 Juli, Permintaan SPCXB Berpotensi Meningkat

Sinyal teknikal lain juga menunjukkan tekanan bearish mulai melemah. Bar Awesome Oscillator yang berubah hijau mengindikasikan peluang pembeli kembali masuk ke pasar. Jika SPCXB mampu menembus resistance US$165 secara meyakinkan, peluang kenaikan menuju US$190 hingga US$195 dapat semakin terbuka.

Namun, risiko koreksi tetap perlu diperhatikan. Bank of America sebelumnya memperingatkan bahwa investor mulai mengurangi eksposur terhadap saham AS. Jika tekanan jual di pasar ekuitas meningkat, saham SpaceX berisiko kembali turun di bawah support US$155.

Penjualan Obligasi Jadi Sorotan

Tim Research Tokocrypto menganalisis di balik sentimen positif terhadap saham, penjualan obligasi SpaceX baru-baru ini juga menjadi perhatian pasar.

“Invesco menilai penerbitan obligasi SpaceX menunjukkan permintaan yang lemah karena harga obligasi tersebut melemah tidak lama setelah diluncurkan,” tuturnya.

Obligasi tersebut dilaporkan mencatat kerugian di atas kertas sekitar US$305 juta akibat minimnya permintaan di pasar sekunder. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran bahwa investor dapat terus mengurangi eksposur terhadap obligasi SpaceX, sehingga menambah tekanan terhadap sentimen perusahaan.

Untuk saat ini, prospek saham SpaceX masih ditopang oleh pertumbuhan Starlink, ekspektasi masuk ke Nasdaq 100, dan peringkat outperform dari analis. Namun, investor tetap perlu mencermati risiko dari pelemahan pasar saham AS serta performa obligasi perusahaan.

Jika SPCX mampu bertahan di atas US$155 dan menembus area US$165, peluang reli menuju US$190 masih terbuka. Sebaliknya, jika tekanan jual meningkat dan support utama gagal dipertahankan, saham SpaceX berisiko mengalami koreksi lanjutan.

Baca juga: Rahasia SpaceX yang Baru IPO: Punya 18.712 Bitcoin, Lebih Banyak dari Tesla!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending

Exit mobile version