Altcoin News

SpaceX Masuk Nasdaq-100 pada 7 Juli, Permintaan SPCXB Berpotensi Meningkat

Tim Resarch Tokocrypto menganalisis saham SPCXB mulai pulih pada sesi perdagangan sebelumnya setelah pengumuman masuk ke Nasdaq-100.

Published

on

SpaceX milik Elon Musk akan resmi bergabung dengan indeks Nasdaq-100 pada 7 Juli 2026 sebelum pasar dibuka.

Masuknya SpaceX ke indeks tersebut menjadi sentimen positif bagi saham SPCX, terutama setelah saham perusahaan sempat mengalami tekanan dalam beberapa sesi terakhir.

Perkembangan ini juga menandai salah satu penambahan tercepat ke indeks saham utama setelah SpaceX mencatatkan sahamnya secara publik.

Jalur Cepat Nasdaq Jadi Faktor Utama

Dilaporkan Coingape, Nasdaq mengumumkan bahwa SpaceX akan menjadi komponen Nasdaq-100 melalui kerangka kerja fast-track.

Kerangka baru ini memungkinkan perusahaan yang masuk peringkat 40 teratas dan memenuhi seluruh kriteria kelayakan untuk bergabung dengan indeks setelah 15 hari perdagangan.

Dengan aturan tersebut, SpaceX dapat masuk ke Nasdaq-100 kurang dari sebulan setelah pencatatan publiknya.

Permintaan dari Dana Indeks Berpotensi Naik

Masuknya SpaceX ke Nasdaq-100 dapat menciptakan permintaan baru terhadap saham SPCX.

Reksa dana indeks dan ETF yang melacak Nasdaq-100 perlu membeli saham SPCX untuk menyesuaikan komposisi portofolio mereka.

Selain itu, fund aktif yang menjadikan Nasdaq-100 sebagai acuan juga berpotensi menambahkan SPCX ke dalam posisi mereka.

Bobot SpaceX Diperkirakan di Bawah 1%

SpaceX diperkirakan masuk ke dalam indeks dengan bobot kurang dari 1%.

Meski bobotnya tidak terlalu besar, efek masuk indeks tetap penting karena dapat memicu pembelian mekanis dari dana yang mengikuti Nasdaq-100.

Dalam jangka pendek, arus beli dari rebalancing indeks dapat membantu menopang harga SPCX setelah koreksi sebelumnya.

SpaceX Juga Masuk Russell 1000

Selain Nasdaq-100, SpaceX juga baru masuk ke indeks Russell 1000.

Masuknya perusahaan ke beberapa indeks besar dalam waktu berdekatan dapat memperluas basis investor institusional.

Hal serupa juga terjadi pada Bitmine, perusahaan treasury Ethereum, yang ikut bergabung dengan Russell 1000 dan berpotensi mendapat permintaan baru untuk saham BMNR.

Baca juga: Tokenized Stocks: Cara Baru Mengakses Saham Global Lebih Mudah

Saham SPCX Mulai Pulih

Tim Resarch Tokocrypto menganalisis saham SPCXB mulai pulih pada sesi perdagangan sebelumnya setelah pengumuman masuk ke Nasdaq-100.

“Menurut data TradingView, saham SpaceX sempat naik ke level tertinggi sekitar US$158,” jelasnya.

Namun, meski mengalami rebound, saham SPCX masih turun lebih dari 18% dalam lima hari terakhir.

Investor Manfaatkan Koreksi Harga

Koreksi saham SPCX mulai menarik kembali minat beberapa investor.

ARK Invest milik Cathie Wood dilaporkan membeli 45.728 saham SPCX senilai sekitar US$7 juta.

Selain SpaceX, ARK juga menambah eksposur ke saham terkait crypto seperti CRCL, HOOD, dan COIN.

Pergerakan harga SpaceX (bStocks) (SPCXB/USDT) pada Senin, 29 Juni 2026. Sumber: Tokocrypto.

Akuisisi Mesh Dapat Lampu Hijau FTC

Sentimen positif lain datang setelah SpaceX mendapat persetujuan dari FTC untuk mengakuisisi startup Mesh.

Akuisisi ini dinilai dapat memperkuat operasi data center perusahaan.

Jika integrasi berjalan baik, akuisisi tersebut dapat menjadi bagian penting dari strategi infrastruktur SpaceX ke depan, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan data dan konektivitas.

Penjualan Obligasi Masih Jadi Kekhawatiran

Meski ada sentimen positif dari Nasdaq-100 dan akuisisi Mesh, penjualan obligasi SpaceX tetap menjadi sumber kekhawatiran investor.

Obligasi tersebut mengalami penurunan tajam hanya beberapa hari setelah perusahaan mengumpulkan US$25 miliar melalui penawaran saham.

Kerugian di atas kertas dari obligasi itu disebut telah melampaui US$300 juta, menambah tekanan terhadap persepsi pasar pada struktur pendanaan SpaceX.

Investor Khawatir Valuasi Sudah Terlalu Tinggi

Penjualan obligasi membuat sebagian investor mulai mempertanyakan apakah reli saham SpaceX sudah terlalu jauh.

Kepala Investasi Allianz, Ludovic Subran, menilai penurunan obligasi tersebut bisa menjadi tanda bahwa pasar telah melewati fase reli yang sehat.

Jika kekhawatiran valuasi terus meningkat, saham SPCXB masih berisiko menghadapi volatilitas meskipun masuk ke indeks besar.

Baca juga: Rahasia SpaceX yang Baru IPO: Punya 18.712 Bitcoin, Lebih Banyak dari Tesla!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending

Exit mobile version