Altcoin News

Samsung Akan Hadirkan Stablecoin USDC di Samsung Wallet, Apa Dampaknya bagi Dunia Kripto?

Published

on

Dalam ajang Galaxy Unpacked 2026, raksasa teknologi asal Korea Selatan, Samsung mengumumkan bahwa Samsung Wallet akan segera mendukung stablecoin secara native, dengan tampilan demonstrasi yang memperlihatkan USDC milik Circle sebagai salah satu aset digital yang akan tersedia.

Meski Samsung belum mengumumkan tanggal peluncuran maupun daftar stablecoin yang akan didukung secara resmi, langkah ini dinilai menjadi salah satu adopsi stablecoin terbesar oleh produsen smartphone global. 

Samsung Wallet Bakal Dukung Stablecoin

Samsung Wallet dengan rewards menarik. Sumber: Youtube @Samsung

Pengumuman tersebut disampaikan oleh Lee Dinham, Product Manager Samsung Wallet, saat memperkenalkan visi baru Samsung Wallet sebagai pusat layanan keuangan digital dalam ekosistem mereka.

Dalam presentasinya, Dinham mengatakan Samsung Wallet tidak hanya akan menyimpan kartu pembayaran, identitas digital, dan kartu loyalitas, tetapi juga akan mendukung bentuk berbegai pembayaran digital, termasuk stablecoin.

Melalui Samsung Wallet, pengguna juga nantinya bisa mendpatkankan rewards menarik di setiap transaksi.

Samsung menyebut langkah ini akan menjadikannya sebagai salah satu merek smartphone besar pertama yang menghadirkan dukungan stablecoin secara native di perangkat seluler.

Tampilan antarmuka Samsung Wallet dengan stablecoin USDC. Sumber: Youtube @Samsung

Pada demonstrasi yang ditampilkan di atas panggung, Samsung juga menampilkan antarmuka Samsung Wallet yang memperlihatkan USDC milik Circle.

Namun hingga kini Samsung belum mengonfirmasi apakah Circle merupakan mitra resmi maupun apakah USDC akan menjadi stablecoin pertama yang tersedia saat fitur tersebut diluncurkan.

Baca juga: Roadmap Kripto OJK Bakal Soroti Stablecoin dan Tokenisasi Aset

Apa Dampaknya bagi Dunia Kripto?

Apabila resmi diluncurkan, integrasi stablecoin ke Samsung Wallet berpotensi memperluas akses masyarakat terhadap aset digital. Pasalnya, Samsung Wallet telah tersedia secara bawaan di jutaan perangkat Galaxy dan digunakan untuk berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari pembayaran digital hingga penyimpanan kartu identitas.

Dengan hadirnya stablecoin di aplikasi yang telah digunakan secara luas, pengguna tidak lagi harus mengunduh aplikasi dompet kripto terpisah hanya untuk menyimpan atau mengirim aset digital. Hal ini dinilai dapat membuat penggunaan stablecoin menjadi lebih mudah dijangkau oleh pengguna umum. 

Langkah Samsung juga menunjukkan bahwa stablecoin semakin dipandang sebagai bagian dari infrastruktur pembayaran digital, bukan hanya sebagai aset yang digunakan untuk aktivitas perdagangan kripto. 

Selain itu, adopsi stablecoin oleh perusahaan teknologi global menunjukkan semakin luasnya penggunaan aset digital dalam ekosistem keuangan.

Bagi investor yang ingin memiliki stablecoin seperti USDC, USDT, dan berbagai aset kripto lainnya bisa membeli melalui platform resmi yang diawasi OJK seperti Tokocrypto, dengan modal mulai dari Rp10.000 aja lho!  [Download di sini]

Samsung Belum Ungkap Jadwal Peluncuran

Meski telah mengumumkan dukungan terhadap stablecoin, Samsung masih belum mengungkap sejumlah detail penting. Perusahaan belum mengumumkan tanggal peluncuran, blockchain yang akan digunakan, wilayah ketersediaan fitur, maupun daftar stablecoin yang akan didukung secara resmi.

Karena itu, pengguna masih perlu menunggu pengumuman lanjutan mengenai implementasi fitur tersebut di Samsung Wallet.

Baca juga: Stablecoin Institusi Naik Daun: Yen Stablecoin, Chainlink Pangea, & OpenUSD, Apa Artinya?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending

Exit mobile version