Altcoin News
Solana Melonjak 10%, Target $110 Terbuka, Apakah SOL Tembus $100?
Harga Solana (SOL) memimpin pemulihan pasar kripto memicu spekulasi bahwa level US$100 bisa segera tercapai.
Tim Research Tokocrypto jelasnya SOL kembali menunjukkan kekuatannya sebagai aset ‘high-beta’ yang paling responsif saat market rebound.
Harga Solana (SOL) memimpin pemulihan pasar kripto dengan lonjakan 10% dalam 24 jam terakhir, memicu spekulasi bahwa level US$100 bisa segera tercapai. Sejumlah indikator teknikal dan data on-chain menunjukkan potensi kenaikan lanjutan menuju area US$110–US$115.
Pada perdagangan Rabu, SOL sempat menyentuh level intraday US$86, naik dari posisi terendah dua minggu di US$75 sehari sebelumnya. Kenaikan ini terjadi seiring pemulihan pasar kripto secara keseluruhan.
Open Interest dan Likuidasi Short Meningkat
Reli harga SOL dibarengi lonjakan aktivitas derivatif. Open interest futures Solana naik lebih dari 5% menjadi US$5,27 miliar, mencerminkan meningkatnya partisipasi pasar.
Dalam 24 jam terakhir, likuidasi posisi short SOL tercatat mencapai US$15,4 juta. Tekanan likuidasi ini mengindikasikan dorongan beli yang kuat dari sisi permintaan.
Selain itu, ETF spot Solana berbasis Amerika Serikat mencatat arus masuk bersih sebesar US$40 juta sejak 9 Februari. Arus dana ini dinilai memperkuat sentimen positif terhadap SOL di tengah pemulihan pasar.
Secara umum, kapitalisasi pasar kripto global naik 4% menjadi US$2,28 triliun. Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$66.800 atau naik 5% dalam 24 jam, sementara Ether menguat sekitar 8% ke area US$1.990.
Baca juga: Solana ETF Masuk US$30 Juta Tertinggi 2,5 Bulan, Tapi Harga SOL Lemah?
Breakout Pola Segitiga Arahkan ke US$110
Dari sisi teknikal, grafik enam jam SOL/USD menunjukkan breakout dari pola symmetrical triangle. Pola ini sering diartikan sebagai sinyal kelanjutan tren setelah fase konsolidasi.
Dilaporkan Cointelegraph, untuk menjaga momentum kenaikan, harga perlu ditutup di atas simple moving average (SMA) 100-hari di sekitar US$86. Jika level ini mampu dipertahankan, target pengukuran pola mengarah ke US$110, yang bertepatan dengan SMA 50-hari. Target tersebut mencerminkan potensi kenaikan sekitar 28% dari level saat ini.
Penutupan harian di atas exponential moving average (EMA) 20-hari di sekitar US$88 dapat membuka ruang menuju US$95 dan selanjutnya US$117.
Data distribusi harga realisasi dari Glassnode menunjukkan aktivitas beli historis di atas US$85 relatif terbatas. Artinya, hanya sedikit pemegang SOL yang memiliki harga pokok di atas area tersebut, sehingga potensi tekanan jual jangka pendek dinilai lebih rendah.
Level resistensi signifikan berikutnya berada di sekitar US$115, di mana sebelumnya sekitar 22 juta SOL sempat diakumulasi.
Dengan kombinasi breakout teknikal, arus masuk ETF, serta tekanan likuidasi short, Solana kini menjadi salah satu altcoin dengan momentum pemulihan paling kuat. Namun, keberlanjutan tren naik akan sangat bergantung pada kemampuan harga mempertahankan area di atas US$86–US$88 dalam waktu dekat.
Menurut Tim Research Tokocrypto, SOL kembali menunjukkan kekuatannya sebagai aset ‘high-beta’ yang paling responsif saat market rebound.
“Inflow ETF yang konsisten meskipun market sedang ‘Fear’ menandakan adanya akumulasi institusional yang kuat di ekosistem Solana. Secara teknikal, jalan menuju 10 terbuka lebar karena minimnya resistensi historis di area 5-15,” ungkapnya.
Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Menguat ke $70.682, Sentimen Pulih
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
