Altcoin News
Standard Chartered Prediksi MORPHO Bisa Naik 2.900%
Harga Morpho (MORPHO) naik 13% pada 1 Juli ke sekitar US$2,11.
Tim Research Tokocrypto mengatakan, Standard Chartered menilai dua sektor utama yang dapat mendorong pertumbuhan Morpho adalah DeFi dan tokenisasi aset.
Harga Morpho (MORPHO) naik 13% pada 1 Juli ke sekitar US$2,11.
Kenaikan ini terjadi setelah Standard Chartered memproyeksikan bahwa harga MORPHO berpotensi mencapai US$60 pada 2030.
Prediksi tersebut langsung menarik perhatian pasar karena menyiratkan potensi kenaikan sekitar 2.900% dari harga saat ini.
Daftar Isi
Open Interest MORPHO Ikut Melonjak
DIlaporkan Coingape, sentimen bullish dari Standard Chartered juga mendorong aktivitas di pasar derivatif MORPHO.
Data Coinglass menunjukkan open interest MORPHO naik 33% menjadi sekitar US$40 juta.
Sementara itu, volume trading derivatif melonjak 155%, menunjukkan meningkatnya minat trader setelah target harga bullish tersebut dirilis.
Standard Chartered Mulai Coverage Morpho
Analis Standard Chartered, Geoff Kendrick, menyebut Morpho sebagai salah satu protokol yang berpotensi mendapat manfaat besar dari pertumbuhan DeFi dan tokenisasi.
Menurut Kendrick, Morpho memiliki posisi yang kuat untuk berkembang seiring meningkatnya aset yang masuk ke ekosistem DeFi.
Ia menilai status Morpho sebagai salah satu protokol lending terbesar dan kondisi keuangannya yang relatif sehat dapat membantu protokol ini memperluas skala bisnisnya.
Morpho Jadi Protokol DeFi Terbesar Ketiga
Data DeFiLlama menunjukkan bahwa Morpho saat ini menjadi protokol DeFi terbesar ketiga setelah Lido dan Aave.
Total Value Locked atau TVL Morpho berada di sekitar US$6,52 miliar.
Posisi ini membuat Morpho menjadi salah satu pemain utama dalam sektor lending DeFi, terutama di tengah meningkatnya minat terhadap aplikasi keuangan on-chain.
TVL Morpho Diproyeksikan Naik 37 Kali
Standard Chartered memperkirakan TVL Morpho dapat naik 37 kali lipat pada 2030.
Dari posisi saat ini di sekitar US$6,52 miliar, TVL Morpho diproyeksikan dapat mencapai US$241 miliar.
Proyeksi ini menjadi dasar utama target harga MORPHO di US$60, karena pertumbuhan TVL dapat meningkatkan aktivitas protokol dan potensi nilai ekonomi bagi ekosistemnya.
DeFi dan Tokenisasi Jadi Katalis Utama
Tim Research Tokocrypto mengatakan, Standard Chartered menilai dua sektor utama yang dapat mendorong pertumbuhan Morpho adalah DeFi dan tokenisasi aset.
“Tokenisasi memungkinkan aset dunia nyata masuk ke infrastruktur blockchain, sementara DeFi menyediakan sistem keuangan terbuka untuk lending, borrowing, dan yield,” jelasnya.
Jika kedua sektor ini terus tumbuh, Morpho berpotensi menjadi salah satu protokol yang mendapat aliran likuiditas besar.
Outlook Bullish Muncul saat Target BTC dan ETH Dipangkas
Menariknya, pandangan bullish Standard Chartered terhadap Morpho muncul ketika beberapa bank besar justru menurunkan target untuk Bitcoin dan Ethereum.
Citigroup, misalnya, memangkas target Bitcoin dari US$112.000 menjadi US$82.000.
Target Ethereum juga dipangkas dari US$3.175 menjadi US$2.240, menunjukkan bahwa sebagian institusi mulai lebih selektif dalam melihat peluang di pasar crypto.
MORPHO Bentuk Pola Double Bottom
Dari sisi teknikal, outlook jangka pendek MORPHO juga menunjukkan sinyal positif.
Harga MORPHO membentuk pola double bottom, dengan bottom pertama terjadi pada 6 Juni di sekitar US$1,58.
Level tersebut kembali diuji pada 23 Juni dan membentuk bottom kedua, memperkuat potensi reversal jika harga mampu menembus resistance neckline.
Resistance Neckline di US$2,17
Neckline dari pola double bottom MORPHO berada di sekitar US$2,17.
Harga MORPHO sempat menguji level ini pada 1 Juli setelah prediksi bullish dari Standard Chartered muncul.
Jika MORPHO mampu bergerak di atas US$2,17 dan mencatatkan tiga daily close berturut-turut di atas level tersebut, peluang kenaikan lanjutan akan semakin kuat.
Target Jangka Pendek di US$2,98
Jika breakout double bottom terkonfirmasi, MORPHO berpotensi naik sekitar 37% menuju target teknikal di sekitar US$2,98.
RSI yang berada di sekitar 63 menunjukkan momentum masih berpihak pada buyer.
Selama RSI belum masuk area overbought ekstrem, masih ada ruang bagi MORPHO untuk melanjutkan kenaikan jika tekanan beli tetap kuat.
Baca juga: Standard Chartered dan Grayscale Sama-Sama Bullish terhadap Aave
ADX Tunjukkan Tren Masih Lemah
Meski sinyal teknikal mulai membaik, indikator ADX memberi catatan kehati-hatian.
Garis ADX yang menurun menunjukkan bahwa tren naik yang membawa MORPHO ke area neckline US$2,17 belum terlalu kuat.
Jika tekanan beli melemah, pergerakan menuju US$2,98 bisa tertunda atau gagal terjadi dalam waktu dekat.
Listing Upbit Jadi Tambahan Sentimen Positif
MORPHO juga mendapat dukungan dari listing baru di exchange besar.
Upbit melisting MORPHO pada 29 Juni, yang membantu meningkatkan visibilitas dan volume perdagangan token tersebut.
Listing di exchange besar sering kali menjadi katalis tambahan karena membuka akses bagi lebih banyak trader dan meningkatkan likuiditas pasar.
Derivatif MORPHO Meningkat, tetapi Trader Masih Skeptis
Meningkatnya open interest menunjukkan bahwa trader derivatif mulai kembali memperhatikan MORPHO.
Namun, long/short ratio di sekitar 0,97 menunjukkan jumlah short seller masih sedikit lebih besar dibanding long buyer.
Hal ini menandakan bahwa sebagian trader masih skeptis apakah tekanan beli setelah prediksi Standard Chartered dapat bertahan dalam jangka pendek.
Outlook MORPHO Masih Positif, tetapi Perlu Konfirmasi
Untuk saat ini, MORPHO memiliki kombinasi katalis fundamental dan teknikal.
Dari sisi fundamental, target Standard Chartered di US$60 didukung oleh proyeksi pertumbuhan DeFi dan tokenisasi. Dari sisi teknikal, pola double bottom memberi peluang pemulihan jika harga mampu menembus US$2,17.
Namun, MORPHO tetap membutuhkan konfirmasi lanjutan dari volume, open interest yang sehat, dan daily close di atas neckline agar skenario bullish lebih valid.
Baca juga: Kolaborasi DRX dan Tokocrypto: Mengulik Adopsi Web3 di Yogyakarta
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
